Praktik Governmentality dalam Skema Hutan Tanaman Energi (HTE) Pada Suku Jerieng di Kabupaten Bangka Barat
Kata Kunci:
Kuasa Pengetahuan, Hutan Tanaman Energi, Transisi Energi, Masyarakat Adat Suku JeriengAbstrak
Krisis iklim global mendorong Indonesia mempercepat transisi energi menuju sumber energi baru terbarukan. Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah skema Hutan Tanaman Energi (HTE) yang dalam praktiknya membentuk konsekuensi terhadap ruang hidup masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan kerangka governmentality Michel Foucault untuk menganalisis bagaimana regulasi, perencanaan, serta teknologi politik dan sosial bekerja sebagai instrumen kuasa dalam skema HTE, serta bagaimana konsekuensi praktik tersebut termanifestasi dalam kehidupan suku Jerieng di Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Belitung. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan menggunakan pisau analisis govermentality Foucault. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pemerintah daerah, lembaga kehutanan, tokoh adat, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat adat Jerieng, dilengkapi observasi sosial-ekonomi serta telaah dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik governmentality dalam skema HTE berlangsung melalui regulasi perizinan berusaha (PBPH), perencanaan teknokratis, konstruksi narasi energi hijau, hingga normalisasi melalui dokumen resmi. Melalui teknologi dominasi, teknologi politik, biopower, dan mekanisme internalisasi kepatuhan, masyarakat adat Jerieng mengalami penyempitan ruang hidup, marginalisasi pengetahuan lokal, serta transformasi relasi budaya-ekonomi. Konsekuensi ini menegaskan bahwa transisi energi bukan semata agenda teknis, melainkan arena kuasa yang sarat kepentingan politik-ekonomi dengan implikasi serius terhadap keadilan ekologis dan sosial.
Unduhan
Referensi
Che, E. (2007). Analytics Of Government, Theories Of State Governmentality and the Foucauldian Challenge to International Political Economy.
Dean, M. (2010). Governmentality: Power and Rule in Modern Society (2nd ed.). London: Sage.
Desti, I. (2022). Literature Riview : Upaya Energi Bersih Dan Terjangkau. Jurnal Sains Edukatika Indonesia, 4(1), 8–11.
Escobar, A. (1995). Encountering Development: The Making and Unmaking of the Third World. Princeton: Princeton University Press.
Falzon, C., O’Leary, T., & Sawicki, J. (Eds.). (2013). A Companion To Foucault. Blackwell Publishing.
Foucault, M. (2008). The Birth of Biopolitics: Lectures at the Collège de France, 1978–1979. New York: Palgrave Macmillan.
Foucault, M. (1995). Discipline and Punish: The Birth of the Prison. New York: Vintage Books.
Foucault, M. (1980). Power/Knowledge: Selected Interviews and Other Writings, 1972–1977. New York: Pantheon Books.
Foucault, M. (1978). The history of sexuality, Volume 1: An introduction. New York: Pantheon Books.
Foucault, M. (1972). The Archaeology of Knowledge. New York: Pantheon Books
Haryatmoko. (2016). Critical Discourse Analysis = Analisis Wacana Kritis: Landasan Teori, Metodologi Dan Penerapan. Obor Indonesia.
Li, T. M. (2014). Land’s End: Capitalist Relations on an Indigenous Frontier. Duke University Press. https://doi.org/10.1215/9780822376460
Li, T. M. (2007). The Will to Improve: Governmentality, Development, and the Practice of Politics. Durham: Duke University Press.
Mudhoffir, A. M. (2013). Teori Kekuasaan Michel Foucault: Tantangan bagi Sosiologi Politik. Masyarakat Jurnal Sosiologi, 18(1), 75- 100 https://doi.org/10.7454/mjs.v18i1.1253
Nixon, R. (2011). Slow Violence and the Environmentalism of the Poor. Harvard University Press. https://doi.org/10.2307/j.ctt2jbsgw
Palupi, D. N., S. (2024). Analisis Dampak Lingkungan Dan Keekonomian Pembangkit Listrik Tenaga Co-Firing Biomassa Dan Baru Bara Sebagai Upaya Bauran Energi Terbarukan. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Bisnis Islam, Vol 5 No 3, 1627 - 1635. https://doi.org/10.47467/elmal.v5i3.781
Patiroi, A. D., Pramono, H., Islam, M. R. S., & Kamila, M. Z. (2024). Transisi Energi Berkeadilan di Jawa Barat Riset Transisi Energi Berkeadilan di Jawa Barat Penulis : Enumerator : Penyunting : http://www.lbhbandung.or.id/
Scott, J. C. (1998). Seeing Like a State: How Certain Schemes to Improve the Human Condition Have Failed. New Haven: Yale University Press.
Scott, J. C. (1990). Domination and the Arts of Resistance: Hidden Transcripts. New Haven: Yale University Press.
Spivak, G. C. (1988). Can the Subaltern Speak? In C. Nelson & L. Grossberg (Eds.), Marxism and the Interpretation of Culture (pp. 271–313). Urbana: University of Illinois Press.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). (2020). Menagih Kebijakan Korektif Kebun Kayu Di Areal Kerja Hutan Tanaman Industri. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). Diakses pada 15 Maret 2025, dari Https://Www.Walhi.Or.Id/Menagih-Kebijakan-Korektif-Kebun-Kayu-Di-Areal-Kerja-Hutan-Tanaman-Industri





