Orang Mapor dan Strategi Bertahan dalam Pemanfaatan Obat Tradisional di Era Modernisasi
Kata Kunci:
Pemanfaatan Obat Tradisonal, Suku Mapor, BangkaAbstrak
Modernisasi yang terus melaju pesat membawa dampak signifikan bagi komunitas adat, termasuk bagi Orang Mapor. Di satu sisi, modernisasi menawarkan kemudahan akses terhadap layanan kesehatan modern, namun di sisi lain, akan mengikis keberadaan, dan keberlanjutan pengetahuan tradisional, khususnya dalam hal pemanfaatan obat-obatan tradisional orang Mapor. Orang Mapor, yang memiliki kekayaan pengetahuan pemanfaatan tumbuhan yang diwariskan secara turun-temurun, kini menghadapi ancaman serius berupa ekspansi hutan adat, marginalisasi pengetahuan, berkurangnya minat generasi muda untuk mempelajarinya, serta kompetisi dengan obat-obatan medis modern yang dianggap lebih praktis. Permasalahan ini memunculkan kegelisahan akademik mengenai bagaimana orang Mapor dapat mempertahankan identitas dan pengetahuannya di tengah gempuran arus globalisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam berbagai strategi yang diterapkan oleh Orang Mapor dalam mempertahankan dan melestarikan praktik pemanfaatan obat tradisional di era kontemporer, serta untuk memahami faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan 0bat-obatan tradisional yang sudah lama ada untuk dikenali oleh masyarakat secara luas dan untuk menganalisis praktek sosial budaya masyarakat yang terjadi di orang mapor. Secara teoritis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori praktik sosial yang dipelopori oleh Pierre Bourdieu ada 4 idikator kunci dalam menganalisis suatu persoalan diantaranya arena (field), habitus, kekerasan simbolik (symbolic violence), modal (capital) dan strategi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa proses tergerusnya pemanfaatan obat-obatan tradisional orang mapor terjadi karna adanya ekspansi agreria yang dilakukan oleh PT. Gunung Pelawan Lestari (GPL) terhadap hutan-hutan Mapor, kemudian berimplikasi terhadap aspek-aspek pemanfaatan tumbuhan-tumbuhan tradisonal seperti kurangnya bahan baku, tidak ada regenerasi dan persaingan dengan obat-obatan modern. Sedangkan strategi orang Mapor dalam mempertahankan tanaman obat tradisonal terbentuk melalui merupakan kebiasaan yang sudah dilakukan secara turun-temurun yang diwarisi oleh nenek moyang. Selain itu, orang mapor juga mempunyai langkah kongkrit dimulai dari melestarikan sosialiasi adat, melestarikan Pemanfaatan tumbuhan obat keluarga (TOBA).
Unduhan
Referensi
Adelia, N. (2010). Etnobotani. Universitas Bangka Belitung Press, Bangka Belitung.
Arikunto, Suharsimi. 2016. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bourdieu, P. (1980). Diterjemahkan 1972 dari Sociologie De I' Aljazair. Boston: Beacon Press.
Douglas, G. R. (2009). Teori Sosiologi: Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Mutakir Teori Sosial Post Modern. Yogjakarta: Kreasi Wacana.
Fajrian, U. (2007). Revalitasi Kearifan Lokal Studi Resulisi Konflik. Jakarta: ICIP.
Fauzi, F. (2007). Menanggapi Kekuatan Simbol: Apropriasi Reflektif Pemikiran Pierre Bourdieu. Yogjakarta: Joxtapos.
Herke, R. D. (1990). Praktik, Pengantar Pemikiran Bourdieu. Yogjakarta: Jalan Sutra.
Hermansyah. (2015). Islam dan Melayu di Borneo. Pontianak: IAIN Pontianak.
Lubis, A. Y. (2014). Post Modernisme: Teori dan Metode. Jakarta: PT. Raka Grafindo Persada.
Madjied, D. (2018). Sejarah Bangka Belitung Dari Masa ke masa. Bangka: Dinas Kebudayaan Pariwisata Bangka Belitung.
Ristoja, T. P. (2013). umbuhan Obat Suku Lom. Bangka Belitung: UBB Press.
Ritzer, G. (2012). Teori Sosiologi Dari Klasik Hingga Post Modern, trans. . Yogjakarta: Pencipta Wacana.
Soekanto. (2001). Masyarakat Adat dan Peran didalamnya . Surabaya: Canta Pratama Press.
Yudha, K. (2013). Pradigma Teori Area Kultural Sastra terhadap pemikiran Pierre Bourdieu. Surabaya: Universitas Surabaya.
Hardani, Dkk. 2020. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.
Haryanto, Sindung. Sosiologi Ekonomi. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2016
Nugroho, Heru. 2002. Max Weber tentang Hegemoni Sistem Kepercayaan.
Jamil, Abdul.2015. Harmoni di Negeri Seribu Agama. Jakarta Elex Media Komutindo
Jacobus Ranjabar, Sistem Sosial Budaya Indonesia; Suatu Pengantar (Bogor : Ghalia Indonesia 2006)
Koentjaraningrat,. 1993. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Moleong, Lexy, J. 2012. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Narwoko, Dwi. 2007. Sosiologi teks pengantar dan terapan. Jakarta: Kencana Prenada
Rahman, Bustami & Ibrahimm. 2009. Menyusun Proposal Penelitian. Pangkal Pinang: UBB Press.
Soerjono Soekanto. 2006. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alpabeta
Arista, Wiwit. 2021. Konstruksi Sosial Masyarakat Pada Pemanfaatan Sebagai Solusi Penyembuhan Penyakit (Studi Pada Pengguna Pemanfaatan di Pandaan). Program Studi Magister Sosiologi. Universitas Muhammadiyah Malang.
Budi Afriansyah., dkk, Pemanfaatan Hewan Sebagai Obat Tradisional oleh Etnik Lom di Bangka, Jurnal Penelitian Sains, Vol. 18, No. 2, (2016)
Budi Darmawan, P. N. (2024). Tergurasnya Kearifan Lokal Orang Mapor di Tangah Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit Pt. GPL. Academy Of Education Journal, 121-135.
Darmawan, B., Pratama, P., & Hidayat, N. (2023). Tergerusnya kearifan lokal orang Mapor di tengah ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit PT GPL di Dusun Air Abik Kabupaten Bangka. Academy Of Education Journal, 234-345.
Fadilah, I. L. (2015). Pemanfaatan Tumbuhan dalam pengobatan Tradisonal Masyarakat Suku Daya Kanayatn Di Desa Ambawang Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya. Tanjungpura: Jurnal Protobiont.
Fahri Dipa Saputra., dkk, Pemanfaatan Satwa Liar Sebagai Obat Tradisional di Desa Parit Padang, Kabupaten Bangka, Jurnal Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan (CONSERVA), Vol. 1, No. 1, (2023)
Fanani, S., Dewi, T. 2014. Health Belief Model pada Pasien Pemanfaatan Supranatural dengan Bantuan Dukun. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental.
Fukuyama, Francis, 2001, Sosial Capital; Civil Society and Development, Third World Quarterly, Vol 22.
Gilang Setriyo Permadi, Bustami Rahman, Iskandar Zukarnain, The Power Of Exclusion Indigenous People Mapor Bangka, Jurnal Social Science Studies. Volume. 03 Nomor. 01 2023
Haeran. 2020. Multikultural Masyarakat Tanjung Jabur Timur: Membangun Kebersamaan Di Tengah Keberagaman Melalui Pelestarian Tradisi. Jurnal imu Humaniora. Vol 3 04 nomor 1.
Hafizah. 2018. Persepsi Masyarakat tentang Pemanfaatan dan Mistik di Nagari Suayan Tinggi Kecamatan Suayan Kabupaten Lima Puluh Kota. Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan STKIP Ahlussunnah Bukittinggi.
Herdiansyah, H. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial,Jakarta Selatan: Salemba Humanika Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Kementrian Kesehatan RI. 2019. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018.
Herdiyanti & Jamilah Cholilah, “Pergeseran Modal Sosial dalam Pelaksanaan Upacara Adat Mandi Belimau di Dusun Limbung Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka,” Text.Serial. Journal Society, 1 Desember 2017, 7.
Huda, M. Thoriqul. 2017. Harmoni Sosial Dalam Tradisi Sedeah Bumi Masyarakat Desa Pancur Bojonegoro. Jurnal Studi Agama-Agama. Vol 7
Khairul. 2018. Kebijakan Publik Pada Masyarakat Multikultural Di Desa Rias, Kec. Toboali Bangka Selatan. Jurnal Sosiologi. Vol. 2(2)
Lestari, G. 2015. “Bhineka Tunggal Ika: Khasanah Multikultural Indonesia di Tengah Kehidupan SARA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Maharani, D., Hidayat, T. 2020. Rasionalitas Muslim : Perilaku Konsumsi dalam Perspektif Ekonomi ISLAM. Jurnal Ilmiah Ekonomi ISLAM. Fakultas Agama ISLAM, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
Sulaiman, A. (2014). Pemanfaatan Tumbuhan Bagi Masyarakat suku Mapor Lom. Jurnal education , 22.
Suryadarma, I. (2005). Konsepsi Kosmologi dalam Pengobatan Usada Taru Permana. Jawa Barat: Journal Of Trapical Ethnobiologi.
Zulkarnain, I., Soetarto, Satyawan, & Soeryo. (2018). Pembungkaman Suara Politik Pengakuan Masyarakat Adat Dalam Perspektif Ekonomi Politik. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 237-245.
Zulkarnain, Panggio Restu Wilujang DKK. Covid-19 Pandemic And Identity Negotiation (Phenomenological Study About Mapor's Social Resilience In Bangka-Indonesia) Proceedings of the First Australian International Conference on Industrial Engineering and Operations Management, Sydney, Australia, December 20-22, 2022
Zulkarnain. (2018). Stifling of Customary People Political Voice of Recognition in Political Economy Perspective (Case Study on Mapor Tribe Lom Bangka Belitung). Bangka : UBB Press.
Skripsi dan Tesis
Lesmana, H., Dkk. 2018. Pemanfaatan Pada Masyarakat Tidung Kota Tarakan: Study Kualitatif Kearifan Lokal Bidang Kesehatan. Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan.
Nazriansyah, Ahmad, Pemetaan dan Partisipatif Sebagai Gerakan Sosial Pengakuan Masyarakat Hukum Adat (Studi Kasusu Pada Masyarakat Adat Suku Mapor Bangka) Other Thesis,Universitas Bangka Belitung
Artikel dan Berita
Harmoko, H. (2022). Berharap Negara Kembalikan Jantung Suku Mapor. Rainforest Jourbalism Fund, Bangka Belitung.
WHO. (2022). Penggunaan Pengobatan Tradisional. WHO, Volume 2.





