Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Rongkop Kabupaten Gunung Kidul Tahun 2025
Kata Kunci:
Pendapatan Keluarga, Stunting, BalitaAbstrak
Stunting merupakan masalah pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada fisik, kecerdasan, dan kesehatan anak. Meskipun prevalensinya di Indonesia menurun, angkanya masih tinggi (21,6%) pada tahun 2022, termasuk di Provinsi DIY dengan kasus tertinggi di Gunungkidul (23,5%), khususnya di wilayah kerja Puskesmas Rongkop (23,74%). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Rongkop Kabupaten Gunungkidul tahun 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 60 balita diambil secara systematic random sampling. Instrumen yang digunakan adalah formulir pendapatan keluarga, dan analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 40 responden (66,7%) memiliki pendapatan rendah (<Rp2.188.041/bulan) dan 20 responden (33,3%) memiliki pendapatan tinggi (≥Rp2.188.041/bulan). Sebanyak 17 balita (28,3%) mengalami stunting, sedangkan 43 balita (71,7%) tidak mengalami stunting. Hasil uji Chi-square diperoleh nilai p = 0,026 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadian stunting. Disimpulkan bahwa pendapatan keluarga berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Saran bagi tenaga kesehatan adalah memperkuat edukasi gizi seimbang dan faktor penyebab stunting melalui berbagai media seperti poster dan leaflet, serta meningkatkan deteksi dini risiko stunting sejak masa kehamilan hingga balita.
Unduhan
Referensi
Achjar, K. A. H., Anwar, T., Raji, H. F., Alita, R., Sulistiyorini, D., Maidartati, M., Puspikawati, S. I., Mahihody, A. J., Daniela, C., & Judijanto, L. (2024). Stunting. PT. Green Pustaka Indonesia. www.greenpustaka.com
Agustin, L., & Rahmawati, D. (2021). Hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 4(1), 30. https://scholar.archive.org/work/l7iyibymdjal3gjo5cnmv67-n-yi/access/wayback/, http://jurnal.unw.ac.id:1254/index.php/ijm/article/download/715/pdf
Aprilia, D. (2022). Perbedaan risiko kejadian stunting berdasarkan umur dan jenis kelamin. Jurnal Kebidanan, 11(2), 25–31. https://jurnal.stikes-williambooth.ac.id/index.php/Keb/article/view/393
Brianjaya, R., Subagiarta, I. W., & Zainuri, Z. (2018). Faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan keluarga miskin di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. E-Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 5(1), 39–43. https://ejeba.jurnal.unej.ac.id/index.php/e-JEBAUJ/article/view/7730
Husna, A., Willis, R., Rahmi, N., & Fahkrina, D. (2023). Hubungan pendapatan keluarga dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24–36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya Kota Sabang. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 9(1), 583–592. https://jurnal.uui.ac.id/index.php/JHTM/article/view/2874
Kapisa, M. B., Bauw, S. A., & Yap, R. A. (2021). Analisis tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan terhadap pendapatan kepala keluarga di Kampung Manbesak Distrik Biak Utara Provinsi Papua. Lensa Ekonomi, 15(01), 131–150. https://garuda.kemdikbud.go.id
Kuswati, A., & Sumedi, T. (2022). Hubungan pendapatan keluarga, jumlah anggota keluarga terhadap stunting pada balita umur 24–59 bulan. Journal of Bionursing, 4(1), 63–69. https://garuda.kemdikbud.go.id/
Lestari, W., Samidah, I., & Diniarti, F. (2022). Hubungan pendapatan orang tua dengan kejadian stunting di Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 3273–3279. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/3388)
Maryuni, M., Handayani, L. H., Trustisari, H. T., & Fauzia, J. H. (2024). Butating: Buku pintar cegah stunting. BFS Medika. https://repository.binawan.ac.id/3488/
Nurwahyuni, N., Nurlinda, A., Asrina, A., & Yusriani, Y. (2023). Socioeconomic level of Mrs. Baduta stunting. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 331–338. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.1080
Purwanti, A. R., Widyastuti, T. M., & Suminar, Y. A. (2022). Kebijakan pencegahan dan strategi penanganan stunting di Kalurahan Donokerto Turi Sleman Yogyakarta. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 1757–1764. https://garuda.kemdikbud.go.id
Ramadhan, A., Rahim, R., & Utami, N. N. (2023). Teori pendapatan (Studi kasus: Pendapatan petani Desa Medan Krio). Penerbit Tahta Media. https://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/144
Sholeha, A. (2023). Hubungan tinggi badan ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 24–59 bulan di Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo Tahun 2022. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 9(1), 19–26
Thasya, M., & Muhammad, S. (2017). Pengaruh pendidikan, umur dan curahan jam kerja ibu rumah tangga terhadap pendapatan keluarga (Studi kasus: Ibu rumah tangga yang bekerja di industri batu bata di Desa Kajhu Kecamatan Baitussalam). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan, 2(1), 105–115. https://download.garuda.kemdikbud.go.id/
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Ekonomi Indonesia triwulan IV–2023. Badan Pusat Statistik. https://bps.go.id
World Health Organization (WHO). (2023). Reducing stunting in children: Equity considerations for achieving the global nutrition targets 2025. WHO. https://www.who.int
Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul. (2023). Profil kesehatan Kabupaten Gunungkidul 2023. Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul. https://dinkes.gunungkidulkab.go.id





