Pemanfaatan Media Baru dalam Meningkatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di SMK Muhammayah Parakan Tangerang Selatan
Kata Kunci:
Pemanfaatan Media Baru, Pelatihan, KomunikasiAbstrak
Media baru adalah media yang memiliki karakteristik dalam proses berkomunikasi, istilah lain dari media baru adalah media digital. Hal yang menarik dalam media tersebut memiliki beragam manfaat selain dijadikan alat komunikasi juga dapat mengembangkan perekomonian loka, nasional dan internasional. Saat ini, secara fenomena bahwa di seluruh dunia kebanyakan masyarakat menggunakan media baru untuk mengembangan sistem dunia usaha. Teori technological determinism menjelaskan bahwa teknologi akan membentuk bagaimana cara individu berpikir, berperilaku dan mengerahkan manusia untuk bergerak dari satu teknologi ke teknologi lainnya. Jika kita menolak untuk mengikuti sistem perkembangan teknologi maka media baru hanya sebatas medai alat komunikasi. Oleh karena itu, pentingnya ada pelatihan tentang bagaimana cara memanfaatkan media tersebut secara efektif terutama di tingkat siswa-siswi SMK Muhammadiyah Parakan Tanggerang Selatan yang memiliki banyak kreativitas yang dapat dipasarkan pada ruang publik. Berdasarkan permasalahan yang terjadi maka perlu adanya upaya dalam memberikan pengetahuan kepada siswa tentang urgensi pemanfaatan media baru. adapun metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalah tersebut adalah dengan mengadakan kegiatan sosialisasi kepada kepala sekolah juga para jajaran pengajar di lingkungan dan pemberian materi marketing komunikasi digital. Sosialisasi akan dilaksanakan dengan pemberian materi berupa teknik berpresentasi, penggunaan bahasa simbol, serta konsep lainnya melalui power point. Materi ini akan dipaparkan oleh tim pelaksana yang terdiri dari mahasiswa di lingkungan program studi ilmu komunikasi. Tujuan dari latihan ini adalah supaya siswa bisa berlatih dan mengaplikasikan apa yang mereka terima dan pahami.
Unduhan
Referensi
Arlena, W. M. (2021). Penggunaan Instagram sebagai jaringan komunikasi dalam komunitas sociopreneur ikan cupang di Tangerang. Jurnal Pustakawan Indonesia, 20(2), 84-97.
Dees, J. G. (2001). The Meaning of Social Entrepreneurship. Stanford University: Stanford Social Innovation Review.
Gibb, A. (2002). In Pursuit of a New “Enterprise” and “Entrepreneurship” Paradigm for Learning: Creative Destruction, New Values, New Ways of Doing Things and New Combinations of Knowledge. International Journal of Management Reviews, 4(3), 233–269.
Hermida, A. (2010). Twittering the News: The Emergence of Ambient Journalism. Journalism Practice, 4(3), 297-308.
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson.
Kovach, B., & Rosenstiel, T. (2014). The Elements of Journalism: What Newspeople Should Know and the Public Should Expect (3rd ed.). Three Rivers Press.
Naibaho, R. S. (2017). Peranan dan perencanaan teknologi informasi dalam perusahaan. Warta Dharmawangsa (52).
Niki Ratama dkk (2022:6) sosialisasi penggunaan ecommerce dalam perkembangan bisnis di era digital. Jurnal Abdi Jurnal Publikasi: ISSN : 2963-3486
Rina Loliyana dkk (2023:134) Pelatihan Pengelolaan sumber daya manusia (SDM), konsep kewirausahaan dan pemasaran digital bagi UMK di Desa Branti Raya Lampung Selatan. E-ISSN 2987-7431
Pavlik, J. V. (2001). Journalism and New Media. Columbia University Press.
Siemens, G. (2005). Connectivism: A Learning Theory for the Digital Age. International Journal of Instructional Technology and Distance Learning, 2(1).
Widiawati, K. (2019). Penerapan digital marketing sebagai pendukung sociopreneur dalam meningkatkan penjualan produk teh bunga telang (Butterfly Pea Tea). Jurnal Administrasi Kantor, 7(2), 215-224.
Yunus, M. (2010). Building Social Business: The New Kind of Capitalism that Serves Humanity’s Most Pressing Needs. Public Affairs.
Zahra, S. A., Gedajlovic, E., Neubaum, D. O., & Shulman, J. M. (2009). A Typology of Social Entrepreneurs: Motives, Search Processes and Ethical Challenges. Journal of Business Venturing, 24(5), 519-532.





