Efektivitas Sari Kacang Hijau (Vigna Radiata) terhadapPeningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester IIdengan Anemia di Puskesmas Jetis 1 Tahun 2025
Kata Kunci:
Anemia, Hemoglobin , Ibu Hamil, Trimester IIAbstrak
Menurut WHO (2024), sekitar 95% kematian ibu pada tahun 2020 terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, terutama di Afrika Sub-Sahara dan Asia Selatan. Di Indonesia, angka kematian ibu (AKI) memang mengalami penurunan dari 305 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 menjadi 189 per 100.000 pada tahun 2020, namun masih jauh dari target SDGs 2030 yaitu 70 per 100.000. Salah satu faktor penyebab tingginya AKI adalah anemia pada ibu hamil, dengan prevalensi nasional sebesar 27%. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, prevalensi anemia ibu hamil pada tahun 2024 tercatat sebesar 14,82%. Sementara itu, di Kabupaten Bantul ditemukan 1.002 kasus anemia ibu hamil, dengan Puskesmas Jetis I menempati urutan ketiga, yaitu 76 kasus dari 180 ibu hamil. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan melalui konsumsi makanan kaya zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil anemia trimester II di Puskesmas Jetis I. Desain penelitian menggunakan metode pre-eksperimen dengan rancangan one group pre and post test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan, dari 10–10,9 g/dL sebelum intervensi menjadi 11–11,9 g/dL setelah intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian sari kacang hijau berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia trimester II di Puskesmas Jetis I.
Unduhan
Referensi
Aini, F., & Khamidah, N. (2021). Pengaruh sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobin ibu hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 87–93. https://doi.org/10.1234/jik.v13i2.2021
Choirunissa, A., & Manurung, S. (2020). Efektivitas sari kacang hijau dalam meningkatkan hemoglobin ibu hamil. Jurnal Kebidanan, 9(1), 22–29. https://ejournal.univ.ac.id/jkebidanan/article/view/2020
Harpiyah, N., Sulastri, D., & Yuliani, T. (2023). Pengaruh jus kacang hijau terhadap kadar hemoglobin ibu hamil trimester III. Jurnal Kebidanan, 14(2), 110–118. https://doi.org/10.31227/jkebidanan.v14i2.2023
Irmawati, R., & Sari, D. (2023). Hubungan usia dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(3), 215–223. https://journal.univ.ac.id/jkr/article/view/2023
Kartikasari, D., Lestari, A., & Pratiwi, F. (2025). Faktor usia, pendidikan, dan pekerjaan dengan kejadian anemia ibu hamil. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 17(1), 30–39. https://doi.org/10.31227/jikb.v17i1.2025
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Ibu Hamil. Jakarta: Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/pedoman-anemia-2020.pdf
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/folder/view/01/structure-publikasi-pusdatin-profil-kesehatan.html
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan Tahunan Kesehatan Ibu 2024. Jakarta: Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/downloads/laptah-kesehatan-ibu-2024.pdf
Mulya, R., & Kusumastuti, D. (2022). Peran bidan dalam pencegahan anemia pada ibu hamil. Jurnal Kebidanan, 13(1), 55–63. https://doi.org/10.31227/jkebidanan.v13i1.2022
Satria, A., & Faisal, M. (2023). Efektivitas sari kacang hijau terhadap hemoglobin ibu hamil trimester III. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 15(1), 88–95. https://doi.org/10.31227/jkk.v15i1.2023
Utami, S. (2022). Pengaruh kacang hijau terhadap peningkatan hemoglobin ibu hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 11(4), 60–67. https://doi.org/10.1234/jik.v11i4.2022
World Health Organization. (2024). Trends in maternal mortality 2000 to 2020: Estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and the UN Population Division. Geneva: WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240079306





