Program Penyuluhan Stunting dan Pemberian Tablet Penambah Darah untuk Meningkatkan Kesehatan Siswi SMP Negeri 8 Panajam Paser Utara
Kata Kunci:
Penyuluhan, Stunting, Tablet Penambah Darah, KesehatanAbstrak
Stunting adalah masalah kesehatan serius yang masih menghantui anak-anak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di SMP N 8 Panajam, masalah ini juga menjadi perhatian, dengan dampak jangka panjang yang mungkin memengaruhi generasi muda. Berdasarkan masalah tersebut maka diadakannya penyuluhan terkait dengan Stunting, adapun sasaran pada kegiatan penyluhan ini adalah seluruh siswa-siswi SMP N 8 dan untuk tablet penambah darah ditujukan kepada para siswi. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa dan siswi tentang tablet penambah darah dalam meningkatkan kesadaran siswi SMP N 8 Panajam dan tentang stunting, penyebab, pencegah hingga dampaknya terhadap perilaku kebijakan gizi di masyarakat. Metode penelitian ini melibatkan penyelenggaraan program penyuluhan yang terdiri dari sesi penyuluhan, diskusi kelompok, dan distribusi tablet penambah darah kepada siswi. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam upaya mengatasi masalah stunting di SMP N 8 Panajam. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi sekolah dan pihak berwenang untuk merancang program penyuluhan yang lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang stunting serta mendorong perubahan perilaku gizi yang positif. Diharapkan kegiatan ini akan berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting dan peningkatan kualitas hidup anak-anak dan remaja di wilayah ini serta memberikan panduan bagi pengembangan program serupa di tempat lain.
Unduhan
Referensi
Arifin, S. R., Tanziha, I., Zuhra, F., Hadi, N. N., & Ahmad, A. (2025). Association between nutrition intervention program indicators and stunting prevalence among toddlers in Indonesia. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 10(2), 227. https://doi.org/10.30867/action.v10i2.1852
Fentiana, N., Achadi, E. L., Besral, Kamiza, A., & Sudiarti, T. (2022). A Stunting Prevention Risk Factors Pathway Model for Indonesian Districts/Cities with a Stunting Prevalence of ≥30%. Kesmas, 17(3), 175–183. https://doi.org/10.21109/kesmas.v17i3.5954
Khomsan, A., Riyadi, H., Ekawidyani, K. R., Dina, R. A., Nurhidayati, V. A., & Prasetya, G. (2025). A formative study of weekly iron-folic Acid (WIFA) supplementation for adolescent school girls in West Java Indonesia. Nutricion Clinica y Dietetica Hospitalaria, 45(1), 438–444. https://doi.org/10.12873/451alikhomsan
Ramdhani, A., Handayani, H., & Setiawan, A. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting. Semnas Lppm, ISBN: 978-, 28–35.
Vinci, A. S., Bachtiar, A., & Parahita, I. G. (2022). Efektivitas Edukasi Mengenai Pencegahan Stunting Kepada Kader: Systematic Literature Review. Jurnal Endurance, 7(1), 66–73. https://doi.org/10.22216/jen.v7i1.822
Zamzania, A. W. H., & Aristia, R. (2018). Jurnal Wulan Adea. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, 1–13. http://eprints.umsida.ac.id/4050/1/Evaluasi pembelajaran Adea





