Peran Guru dalam Membentuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kelompok Bermain Sayang Ibu Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi
Kata Kunci:
Peran Guru, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, PembiasaanAbstrak
Menurut Raharji, Ariyanti dan Notoadmodjo bahwa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan indikator mencuci tangan dengan air bersih mengunakan sabun, menggunakan jamban bersih, membuang sampah pada tempatnya, memberantas jentik nyamuk, berolahraga secara teratur, membuang air besar dan air kecil di kamar mandi atau WC, meletakan alas kaki pada tempatnya, dan membersihkan mainan yang dilakukan oleh guru melalui pembiasaan, dikarenakan anak usia dini belajar melalui proses observasi imitasi dan bereksperimen langsung. bertujuan untuk membuat anak selalu menjaga kebersihan dan kesehatannya di manapun anak berada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan guru. Tempat penelitian ini di Kelompok Bermain Sayang Ibu Kecamatan Sungai Bahar. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data yaitu menggunakan tringulasi, sumber dan teknik data, dianalisis dengan mengelompokan data dan reduksi data pengelompokan sesuai kategori dan penarikan kesimpulan. Peran guru juga sebagai pembimbing ketika anak mencuci tangan diberikan bimbingan dengan baik, peran guru sebagai pengelola kelas dapat dilihat ketika membiasakan anak-anak untuk melihat situasi kondisi kelas peran guru sebagai mediator dalam hal ini guru memberikan pengetahuan dan pemahaman, guru sebagai informator yaitu memberikan informasi tentang pembiasaan perilaku hidup bersih.
Unduhan
Referensi
Ariyanti, D. (2017). Pengembangan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1).
Astuti. (2016) "Pelaksanaan Perilaku Sehat Pada Anak Usia Dini Di PAUD Purwomukti Desa Batur Kecamatan Getasan”. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Keibudayaan. Vol. 6, no. 3.
Damayanti, L. (2018). Peran Guru sebagai Mediator dalam Mengelola Konflik Sosial Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 3(1).
Fitriani, A. (2019). Pengelolaan Kelas dalam Menumbuhkan Kebiasaan Hidup Bersih pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 6(1).
Hasil Wawancara dengan Kepala Sekolah di KB Sayang Ibu, Jumat 22 November 2024
https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/UU_36_2009_Kesehatan.pdf.
https://uks.kemendikbud.go.id/halaman/berita-detail/kemendikbut ristek-Lakukan-Advokasi-dan-Koordinasi-Program-GSS-Kepada-SMA-Binaan-Tahun-2024
Maemunawati, Siti, dan Muhammad Alif, Peran Guru, Orang Tua, Metode dan Media Pembelajaran: Strategi KBM di Masa Pandemi Covid-19, (Banten: Media Karya, 2020.
Magdalena c.r & Naomi d.l.d (2019) “penanaman perilaku hidup bersih dan sehat di PAUD atmabrata, cilincing, Jakarta“. Jurnal Mitra. Vol.3. No.01.
Marlina, R. (2021). Peran Keluarga dalam Mendukung Program PHBS di Lembaga PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2).
Ningsih, S. (2017). Pengaruh Pola Makan terhadap Perilaku Hidup Sehat Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(3).
Putri, D. A. (2021). Penyampaian Informasi oleh Guru Mengenai Perilaku Hidup Sehat di TK. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 3(2).
Saputra, R. (2018). Pengaruh Faktor Hereditas terhadap Perilaku Sehat Anak Usia Dini. Jurnal Psikologi Perkembangan, 6(2)
Susanti, D. (2020). Keteladanan Guru dalam Membentuk Kebiasaan Hidup Sehat Anak TK. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2)
Suyadi. (2017). Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pedagogia.
Theresia Alviani Sum dkk. (2022) Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Paud. Jurnal Lento Leok, Vol.4. No.2.
UU 36 2009 Kesehatan Pdf. Accessed December 6, 2020
.





