Makna Filosofis Air Suci (Tirta) pada Upacara atau Persembahyangan bagi Umat Hindu Suku Madura di Dusun Bongso Wetan Desa Pengalangan Kabupaten Gresik

Penulis

  • Nakhisa Abelia Fayza Putri Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Penulis
  • I Wayan Arsana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Penulis

Kata Kunci:

Makna Filosofis, Air Suci Tirta, Upacara atau Persembahyangan, Umat Hindu, Suku Madura

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran air suci (Tirta) dalam kehidupan spiritual umat Hindu, khususnya dalam pelaksanaan upacara dan persembahyangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap makna filosofis air suci sebagai media spiritual yang menghubungkan manusia dengan kekuatan sang pencipta. Penelitian ini yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka sebagai dasar analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tirta mempunyai fungsi utama sebagai media pembersih energi negatif dalam diri seseorang. Selain itu, Tirta sebagai sarana menjembatani hubungan antara manusia dan Tuhan. Melalui penggunaan Tirta di berbagai ritual keagamaan, umat Hindu mengekspresikan wujud rasa syukur, penghormatan, dan penyerahan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pembahasan menekankan bahwa makna filosofis Tirta tidak hanya terbatas pada aspek ritual, tetapi juga mencakup nilai-nilai spiritual dan moral yang menjadi pedoman hidup umat Hindu. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Tirta merupakan elemen penting yang memperkuat wujud spiritualitas dan menjaga harmoni kehidupan para umat Hindu sesuai dengan ajaran Dharma.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Nakhisa Abelia Fayza Putri, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

    Mahasiswa

  • I Wayan Arsana, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

    Dosen

Referensi

Aisyah, A. (2023). Air dalam ritual keagamaan menurut prespektif masyarakat Islam dan Hindu sebagai jalan keselamatan (Studi kasus di Desa Banjar Agung, Tulang Bawang) (Skripsi). UIN Raden Intan Lampung.

Arta, I. G. A. J. (2022). Mitologi Tirta Empul Dalam Teks Usana Bali: Kajian Teologi Sosial. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 5(1), 8-16. https://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/bhuwana/article/view/1471

Gita, G. R. S., & Sudhana, I. K. (2021). Introduction to the Musical Composition" Tirtha Nadi"| Pengantar Karya Komposisi Karawitan" Tirtha Nadi". GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 1(2), 75-83. https://doi.org/10.59997/jurnalsenikarawitan.v1i2.151

Jaya, I. K. M. A., & Kusuma, I. M. W. (2020). Keberadaan Simbol Dalam Pemujaan Umat Hindu di Bali Perspektif Teologi Hindu. Sphatika: Jurnal Teologi, 11(2), 180-192. http://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/Sphatika/article/view/1965

Lestari, B. B., & Widyatama, P. R. (2024). Dimensions of Community Religious Tolerance in Bejijong Village, Trowulan District, Mojokerto Regency. Journal of International Multidisciplinary Research, 2(6), 9-16.

Paramita, A. A. G. K. (2021). Filosofi Tirta Sebagai Air Suci Dalam Implementasi Upacara Dewa Yadnya. Widya Katambung, 12(2), 32-40. https://doi.org/10.33363/wk.v12i2.719

Putra, I. W. S. (2023). Tirtha Pengentas Sebagai Teologi Pembebasan. Jñānasiddhânta: Jurnal Prodi Teologi Hindu STAHN Mpu Kuturan Singaraja, 4, 132-140. https://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/jnanasidanta/article/view/3136/

Resty, S. (2024). Makna dan persepsi melukat pada pemuda pemudi Hindu di Desa Tanjung Sari Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan (Skripsi). UIN Raden Intan Lampung.

Ruspawati, I. A. W. (2023). Konsep Tirtha Sebagai Inspirasi Dalam Penciptaan Tari Udhakanjali. Dalam Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara (Vol. 3, hlm. 100-114).

Suciartini, N. N. A., & Larasanthi, I. A. D. (2022). Narasi kidung “Turun Tirta” sebagai media literasi pemuliaan air. Dalam Prosiding Bali-Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara (hlm. 379-386). Institut Seni Indonesia Denpasar.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. CV. Alfabeta.

Wahyuningsih, I. (2025). Suara Genta dalam Ritual Persembahyangan Melasti oleh Umat Hindu di Blitar, Jawa Timur. Jurnal Mebang: Kajian Budaya Musik dan Pendidikan Musik, 5(1), 23-34. https://jurnal.fib-unmul.id/mebang/article/view/165

Widyatama, P. R., & Suhari (2023). Penanaman nilai karakter cinta tanah air pada siswa di SMP PGRI 1 Buduran. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Dan Sosial (EMBISS), 3(2), 174-187. https://embiss.com/index.php/embiss/article/view/213

Yasa, I. N. K. (2022). Kajian Kesakralan Air Suci Siwa Gangga Sebagai Pemuput Upacara Agama Hindu di Desa Adat Bukian, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung (Lokal Jenius Bali Aga). Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial, 3(1), 1-13. https://doi.org/10.59672/nirwasita.v3i1.1817

Diterbitkan

2025-06-05

Cara Mengutip

Makna Filosofis Air Suci (Tirta) pada Upacara atau Persembahyangan bagi Umat Hindu Suku Madura di Dusun Bongso Wetan Desa Pengalangan Kabupaten Gresik. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(01), 1155-1161. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/432