Analisis Strategi Pekerja Sosial dalam Meningkatkan Moral Anak Asuh di Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia Dizigui Medan Dijalan Boulevard Timur No. 80 U - 8 V (Komplek Cemara Asri)
Kata Kunci:
Pekerja Sosial, Moralitas, Anak Asuh, Strategi Pembinaan, Dizigui MedanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh pekerja sosial dalam meningkatkan moral anak asuh di Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia Dizigui Medan, yang berlokasi di Jalan Boulevard Timur No. 80 U-8 V, Komplek Cemara Asri. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial menggunakan pendekatan konseling individu dan kelompok, pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Dizigui, serta keteladanan dalam perilaku sehari-hari. Strategi ini efektif dalam membentuk moral anak asuh, meskipun terdapat tantangan seperti latar belakang keluarga anak dan pengaruh lingkungan luar. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik pekerjaan sosial di lembaga pembinaan moral anak.
Unduhan
Referensi
Bandura, A. (2011). Social cognitive theory. Dalam P. A. M. Van Lange, A. W. Kruglanski, & E. T. Higgins (Eds.), Handbook of theories of social psychology (Vol. 1, hlm. 349–373). SAGE Publications.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Pustaka Pelajar.
Fauziah, N. (2023). Peran pekerja sosial dalam pembinaan anak asuh melalui life skill di Panti Asuhan Sinar Kasih. Neliti. Diakses dari https://www.neliti.com/publications/223892/
Marlina, T. (2021). Peningkatan moral anak melalui pendekatan holistik di panti sosial. Jurnal Pendidikan dan Sosial, 5(3), 232–241.
Media Kasih Foundation. (2023). Strategi pembinaan anak asuh dalam pembentukan perilaku sosial di panti asuhan. Neliti. Diakses dari https://media.neliti.com/media/publications/371387-none8b5a86ac.pdf
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.
Nugroho, H. (2020). Strategi intervensi pekerja sosial dalam membentuk moral remaja. Jurnal Sosial Humaniora, 11(2), 145–160.
Rifa, N. (2024). Strategi pembinaan perilaku sosial keagamaan anak asuh perempuan di Panti Asuhan Islam Media Kasih Banda Aceh. Repository Ar-Raniry. Diakses dari https://repository.arraniry.ac.id/id/eprint/39778/
Siregar, D. (2021). Peran pengasuh dalam perkembangan perilaku sosial anak-anak di Panti Asuhan Pelangi Kasih. Suara USU. Diakses dari https://suarausu.or.id/peran-pengasuh-dalamperkembangan-perilaku-sosial-anak-anak-di-panti-asuhan-pelangi-kasih/
Soetomo. (2014). Pekerjaan Sosial dalam Perspektif Pembangunan. PT RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharto, E. (2009). Pekerjaan Sosial di Dunia yang Berubah. Refika Aditama.
UIN Sunan Kalijaga. (2016). Peran pekerja sosial dalam meningkatkan life skill anak asuh di Panti Asuhan. Digital Library UIN. Diakses dari https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/19301/
Universitas Trunojoyo Madura. (2020). Peran pengasuh dalam pembentukan sikap sosioemosional anak di panti asuhan. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo. Diakses dari https://journal.trunojoyo.ac.id/pgpaudtrunojoyo/article/download/1806/1496
Yayasan Dizigui. (2023). Laporan Tahunan Kegiatan Pembinaan Moralitas Anak Asuh. Dokumen Internal Yayasan. Medan.
Zastrow, C. (2010). Introduction to Social Work and Social Welfare. Cengage Learning.





