Peran Guru dalam Pengembangan Kurikulum
Kata Kunci:
Guru, Kurikulum, Pengembangan, Pendidikan, ImplementasiAbstrak
Guru memiliki posisi penting dalam pengembangan kurikulum, yang merupakan bagian fundamental dari sistem pendidikan. Dalam menghadapi tantangan globalisasi serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, guru tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana kurikulum, tetapi juga sebagai perancang, evaluator, dan inovator dalam proses pembelajaran. Guru berperan langsung dalam melakukan penyesuaian kurikulum sesuai dengan kebutuhan lokal dan karakteristik siswa yang beragam. Untuk itu, kemampuan guru dalam merumuskan tujuan pembelajaran, memilih metode yang tepat, dan mengevaluasi hasil belajar sangatlah penting. Di samping itu, diharapkan guru aktif berpartisipasi dalam tim pengembang kurikulum, melaksanakan penelitian tindakan kelas, serta mengintegrasikan hasil refleksi ke dalam praktik pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas kurikulum. Kurikulum yang memiliki sifat sentralisasi, desentralisasi, dan sentral-desentral mendorong guru untuk mampu beradaptasi dalam berbagai konteks serta kebijakan pendidikan yang ada. Dalam pelaksanaannya, keberhasilan implementasi kurikulum sangat tergantung pada kreativitas, keterampilan, serta kepekaan guru terhadap dinamika kelas dan lingkungan sosial sekolah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas profesional guru secara berkelanjutan menjadi syarat yang sangat diperlukan untuk memastikan keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami peran menyeluruh guru dalam pengembangan kurikulum berdasarkan analisis literatur dari berbagai sumber akademis. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa guru bukan hanya pelaksana teknis, melainkan tokoh utama dalam merancang dan mewujudkan kurikulum yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada manusia.
Unduhan
Referensi
Dhani, R. R. (2020). Peran guru dalam pengembangan kurikulum. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 9(1), 45–48. https://doi.org/10.31289/jsap.v9i1.1306
Fatmawati, I. (2021). Peran guru dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran. Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 1(2), 20–26. http://ejournal-revorma.sch.id
Hamalik, O. (2002). Dasar-dasar pengembangan kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hamalik, O. (2014). Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2022). Panduan pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Jakarta: Kemendikbudristek.
Mulyasa, E. (2007). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualitas guru di era global. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2017). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ningratri, Y. A. (2020). Peran guru dalam pengembangan kurikulum. Jurnal Pembelajaran dan Matematika Sigma (JPMS), 6(1), 79–84. https://doi.org/10.30738/jpms.v6i1.13332
Nur, A. M. (2015). Tugas guru sebagai pengembang kurikulum. Jurnal Ilmiah Didaktika, 15(2), 116–128. https://doi.org/10.22373/jid.v15i2.83030
OECD. (2013). Teachers for the 21st century: Using evaluation to improve teaching. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264193864-en
Saylor, J. G., Alexander, W. M., & Lewis, A. J. (1981). Curriculum planning for better teaching and learning (4th ed.). New York: Holt, Rinehart and Winston.
Zain, M. (2016). Pendidikan dan pembelajaran. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 22–29.





