Makna Naskah Drama Cahaya Asa Karya Griona Yuniasfira Baturante (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce)
Kata Kunci:
Semiotika, Pierce, Naskah Drama , Tanda, MaknaAbstrak
Penelitian ini merupakan kajian pustaka yang bertujuan untuk mengungkap makna dalam naskah drama Cahaya Asa karya Griona Yuniasfira Baturante melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Dalam pendekatan ini, tanda dikaji berdasarkan tiga elemen utama yaitu representamen (tanda), objek, dan interpretan (penafsiran). Studi pustaka difokuskan pada pemahaman teori semiotika Peirce dan penerapannya dalam analisis teks sastra, khususnya naskah drama. Berdasarkan telaah teori, drama sebagai bentuk teks dramatik mengandung sistem tanda yang kompleks, melibatkan simbol, indeks, dan ikon sebagai medium pengungkap makna sosial, psikologis, dan kultural. Teori Peirce memberikan kerangka konseptual untuk menganalisis representasi tokoh, konflik, serta latar dalam drama sebagai sistem tanda yang saling berhubungan. Naskah drama Cahaya Asa meskipun belum dianalisis secara langsung dalam penelitian ini diposisikan sebagai objek potensial yang dapat mengandung makna transendental, perjuangan identitas, dan nilai-nilai sosial yang direpresentasikan melalui struktur dramatik dan pilihan diksi pengarang. Dengan mengandalkan kajian pustaka sebagai metode utama, penelitian ini membangun landasan teoretis yang kuat sebagai acuan untuk penelitian lebih lanjut secara empiris terhadap naskah tersebut. Kajian ini juga menekankan pentingnya peran interpretasi pembaca dalam menafsirkan makna-makna yang tersembunyi dalam teks drama berdasarkan hubungan triadik tanda menurut Peirce.





