Profil Kadar Hemoglobin pada Pasien Tuberkulosis Paru yang Mendapat Terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Puskesmas Proppo
Keywords:
Hemoglobin, OAT (Obat Anti Tuberkulosis), Tuberkulosis ParuAbstract
Tuberkulosis (TB) tetap menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, termasuk di Indonesia, di mana penyakit infeksi kronis ini kerap memicu komplikasi hematologis seperti anemia (prevalensi 40-60%). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kadar hemoglobin (Hb) pada penderita TB paru yang sedang menjalani pengobatan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Puskesmas Proppo, Kabupaten Pamekasan. Data bersumber dari rekam medis periode Januari–Mei 2026 dengan jumlah sampel 12 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis kadar Hb dikategorikan berdasarkan jenis kelamin, kelompok usia, serta fase terapi OAT (intensif dan lanjutan). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (66,67%) dan berada pada kelompok usia produktif. Dari aspek terapeutik, sebagian besar pasien (75%) berada pada fase lanjutan. Terkait parameter darah, sebanyak 9 responden (75%) menunjukkan kadar Hb normal, sementara 3 responden (25%) mengalami Hb rendah, dengan penurunan Hb lebih banyak ditemukan pada fase lanjutan dibandingkan fase intensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas pasien TB paru yang menerima OAT di Puskesmas Proppo memiliki kadar hemoglobin normal, dengan kecenderungan penurunan Hb yang lebih menonjol pada fase lanjutan terapi, sehingga pemantauan Hb berkala tetap diperlukan.
Unduhan
References
Aipassa, F., Waas, A. F., & Natsir, R. M. (2024). Gambaran kadar hemoglobin pada pasien tuberkulosis dengan terapi obat anti tuberkulosis di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Provinsi Maluku. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11254–11258. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.36496
CDC. (2022). Tuberculosis (TB). Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/tb/index.html
Dheda, K., et al. (2020). Multidrug-resistant tuberculosis. The Lancet, 396(10248), 1–16.
Firdayanti, F. R., et al. (2024). Hematological profile of anemia markers in tuberculosis patient with treatment at Puuwatu Health Center, Kendari City. Journal of Nursing and Health (JNH), 9(2).
Gupta, A., K. S., & M. A. K. (2021). Anemia in tuberculosis: Prevalence, pathogenesis, and management. PLOS ONE, 16(3), e0248587. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0248587
Kemenkes RI. (2022). Laporan nasional tuberkulosis Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2023). Pedoman nasional pengendalian tuberkulosis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniaji, I., Rudiyanto, W., & Windarti, I. (2023). Anemia pada pasien tuberkulosis. Medical Profession Journal of Lampung, 13(1), 42–46. https://doi.org/10.53089/medula.v13i1.592
Kusumawardani, N., et al. (2022). Anemia among tuberculosis patients in Indonesia: A systematic review and meta-analysis. Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease, 10(1), 20–30.
Nurhayati, E., Mulyanto, A., Sudarsono, T. A., & Wijaya, L. (2023). Perbandingan kadar Hb sebelum dan sesudah pengobatan OAT fase intensif pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Petanahan Kebumen tahun 2021. Jurnal Surya Medika, 9(1), 250–259. https://doi.org/10.33084/jsm.v9i1.5192
Permana, A. (2020). Gambaran kadar hemoglobin (Hb) dan leukosit pada penderita TB paru dengan lamanya terapi OAT di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka. Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 6(2), 136–143. https://doi.org/10.37012/anakes.v6i2.364
Rasmiati, R., & Sudrajat, A. (2025). Gambaran kadar hemoglobin pada pasien tuberkulosis paru di Laboratorium Klinik Shifa Farma Cianjur. Journal of Medical Laboratory and Science, 5(1). https://doi.org/10.36086/medlabscience.v5i1
Sugiyono, R. I., et al. (2025). Treatment outcomes of pulmonary TB in adults in Indonesia. IJTLD Open, 2(3), 145–152. https://doi.org/10.5588/ijtldopen.24.0482
Suryani, D., et al. (2020). Prevalensi anemia pada pasien tuberkulosis di Indonesia. Jurnal Kesehatan Indonesia, 8(2), 55–62.
Widjaja, A., et al. (2023). Hemoglobin levels in tuberculosis patients during anti-tuberculosis treatment: A prospective study in Surabaya. Acta Medica Indonesiana, 55(2), 120–128.
WHO. (2023). Global tuberculosis report 2023. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240083851





