Perilaku Orang Tua dalam Pencegahan Stunting pada Baduta di Posyandu Aster 5 Perumahan Tegal Besar Permai 2

Authors

  • Eka Intan Aulia Universitas Muhammadiyah Jember Penulis
  • Nikmatur Rohmah Universitas Muhammadiyah Jember Penulis

Keywords:

orang tua, pencegahan stunting, baduta, posyandu

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Perilaku orang tua memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting pada anak bawah dua tahun (Baduta). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku orang tua dalam pencegahan stunting pada Baduta di posyandu Aster 5 Perumahan Tegal Besar Peermai 2. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survey. Sampel penelitian berjumlah 30 orang tua yang memiliki Baduta. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mengukur aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku orang tua dalam pencegahan stunting. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (60%), sikap yang positif terhadap pencegahan stunting, serta perilaku pencegahan yang baik (90%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas orang tua telah menerapkan perilaku yang mendukung pencegahan stunting melalui pemberian ASI dan MP-ASI sesuai anjuran, pemenuhan gizi seimbang, pemantauan pertumbuhan secara rutin, pemberian imunisasi, serta pemanfaatan pelayanan kesehatan. Perilaku orang tua dalam pencegahan stunting pada Baduta di Posyandu Aster 5 tergolong baik. Sehingga, diperlukan upaya edukasi yang berkesinambungan untuk mempertahankan dan meningkatkan perilaku positif orang tua dalam mencegah stunting sejak dini.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Abebe, Z., Haki, G. D., & Baye, K. (2016). Health Extension Workers’ Knowledge and Knowledge-Sharing Effectiveness on Optimal Infant and Young Child Feeding Are Associated with Mothers’ Knowledge and Child Stunting in Rural Ethiopia. Food and Nutrition Bulletin, 37(3), 353–363.

Anggun, P., & Vara, D. (2025). Pengetahuan Ibu Tentang Pemenuhan Gizi Seimbang Dengan Perilaku Pencegahan. MHJNS 6(2), 4–9. https://doi.org/10.33475/mhjns.v6i2.766

Anjani, D. M., Nurhayati, S., & Immawati. (2024). Penerapan Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu tentang Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Metro Utara. Jurnal Cendekia Muda, 4(1), 62–69.

Apriani, L. (2018). Hubungan Karakteristik Ibu, Pelaksanaan Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi), dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Stunting (Studi Kasus pada Baduta Usia 6–23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pucang Sawit, Kota Surakarta). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(4), 198–205.

Apriani, W., & Soviana, E. (2022). Hubungan Asupan Energi dan ASI Eksklusif terhadap Kejadian Stunting pada Baduta (Usia 6–24 Bulan). Indonesian Journal of Nutrition Science and Food, 1(2), 14–25.

Astuti, A. Z., & Putri, R. A. (2024). Mother's knowledge Improves Behavior in Stunting Prevention Child (Under Two Years). Journal of Holistics and Health Sciences

Eralsyah, M. N. S., Angraini, D. I., Iqbal, M., & Juni. (2023). Pencegahan Stunting (Literature Review). Jurnal Agromedicine, 9(1), 49–54. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/article/view/3085

Fikadu, T., Assegid, S., & Dube, L. (2014). Factors Associated with Stunting Among Children Aged 24 to 59 Months in Meskan District, Gurage Zone, Southern Ethiopia: A Case-Control Study. Bmc Public Health, 14, 1–7.

Fildzah, F. K. K. M., Yamin, A., & Hendrawati, S. (2020). Perilaku Ibu dalam Pencegahan Stunting Pada BADUTA. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), 272–284.

Harahap, J., Andayani, L. S., Lubis, N. D. A., Sari, D. K., & Amelia, R. (2022). Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting dan Pencegahan Pada Ibu Memiliki Balita di kota Medan. journala of Ners Community.

Ibrahim, I. A. (2014). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24–59 Bulan di Posyandu Asoka II Wilayah Pesisir Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Tahun 2014. Al-Sihah: The Public Health Science Journal.

Kemenkes RI. (2016). Mengenal Stunting dan Gizi Buruk. Penyebab, Gejala, Dan Mencegah.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). 1000 HPK Kunci Cegah Stunting. Ayo Sehat Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kusumastuti, N. A., & Indriastuti, F. (2021). Pola Asuh Permisif dan Otoriter Orang Tua terhadap Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya. 14(1), 19–26.

Kusumawati, E., Rahardjo, S., & Sari, H. P. (2015). Model Pengendalian Faktor Risiko Stunting pada Anak Bawah Tiga Tahun. Kesmas, 9(3), 249–256.

Lestari, W., Margawati, A., & Rahfiludin, Z. (2014). Faktor Risiko Stunting pada Anak Usia 6–24 Bulan di Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 3(1), 37–45.

Mayasari, A. T., Wasirah, S., Ati, P. D., Malinda, H., Khotipah, S., & Soresmi, S. (2021). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Sosial Emosional pada Anak Prasekolah. Journal of Current Health Sciences, 1(2), 63–68. https://doi.org/10.47679/jchs.202110

Muthohharoh, N. N., & Yuniartika, W. (2024). Peran Pengetahuan Ibu dalam Penanganan Stunting: A Systematic Review. Journal of Nursing and Health

Mutingah, Z., & Rokhaidah. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Perilaku Pencegahan Stunting pada Balita. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia.

Niswa Salamung. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Stunting pada Saat Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Bondowoso Niswa. 10(5), 264–269.

Nugraheni, D., Nuryanto, N., Wijayanti, H. S., Panunggal, B., & Syauqy, A. (2020). Asi Eksklusif dan Asupan Energi Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Usia 6–24 Bulan di Jawa Tengah. Journal of Nutrition College, 9(2), 106–113.

Putra, M. R., & Yulianto, Y. (2025). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Perilaku Pencegahan Stunting pada Anak. Well Being.

Qodrina, H. A., & Sinuraya, R. K. (2021). Faktor Langsung dan Tidak Langsung Penyebab Stunting di Wilayah Asia: Sebuah Review. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(6), 361–365. https://doi.org/10.33846/sf12401

Rah, J. H., Cronin, A. A., Badgaiyan, B., Aguayo, V. M., Coates, S., & Ahmed, S. (2015). Household Sanitation and Personal Hygiene Practices Are Associated with Child Stunting in Rural India: A Cross-Sectional Analysis of Surveys. BMJ Open, 5(2), e005180.

Schmidt, C. W. (2014). Beyond Malnutrition: The Role of Sanitation in Stunted Growth. Nlm-Export.

Suparmi. (2023). Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita. 5(2), 75–82.

Wiji Suryanti. (2022). Efektivitas psikoedukasi parenting pada ibu terhadap perilaku pencegahan stunting anak usia 0-2 tahun di wilayah kerja puskesmas mojolaban.

Wiratama, R., & Sumartini, E. (2023). Hubungan Pengetahuan terhadap Perilaku Sanitasi dalam Pencegahan Stunting pada Ibu Balita. Community Development Journal.

World Health Organization. (2023). Stunting Prevalence among Children Under 5 Years of Age (%) (Model-Based Estimates).

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Perilaku Orang Tua dalam Pencegahan Stunting pada Baduta di Posyandu Aster 5 Perumahan Tegal Besar Permai 2. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(04). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/2498