Pengembangan Sediaan Nano Serum Spray Ekstrak Krokot untuk Mengatasi Penuaan Dini (Anti-Aging) (Portulaca Oleracea L.)
Keywords:
Portulaca Oleracea L., Nano Serum Spray, Anti-Aging, Antioksidan, Nanopartikel KitosanAbstract
Penuaan dini pada kulit merupakan salah satu masalah yang banyak disebabkan oleh paparan radikal bebas yang mengakibatkan kerusakan sel dan penurunan fungsi kulit. Salah satu upaya pencegahannya adalah penggunaan kosmetik yang mengandung antioksidan alami. Tanaman krokot (Portulaca oleracea L.) diketahui memiliki kandungan senyawa antioksidan seperti flavonoid, vitamin C, vitamin E, beta-karoten, glutation, dan asam lemak omega-3 yang berpotensi sebagai agen anti-aging. Penelitian ini bertujuan merancang formulasi nano serum spray ekstrak krokot sebagai sediaan kosmetik anti-aging yang praktis dan efektif. Formula dikembangkan menggunakan sistem nanopartikel berbasis kitosan dengan variasi konsentrasi Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC) sebagai pembentuk gel. Penggunaan teknologi nanopartikel diharapkan mampu meningkatkan penetrasi dan bioavailabilitas zat aktif pada kulit sehingga aktivitas antioksidan menjadi lebih optimal. Evaluasi sediaan meliputi pemeriksaan organoleptik, homogenitas, viskositas, pH, daya lekat semprot, dan uji hedonik. Berdasarkan kajian literatur dan rasional formulasi, nano serum spray ekstrak krokot berpotensi menjadi sediaan kosmetik anti-aging yang aman, stabil, mudah diaplikasikan, serta mampu membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan dini.
Unduhan
References
Aidah, S. N. (2021). Serum wajah dan manfaatnya dalam perawatan kulit. Yogyakarta: Penerbit KBM Indonesia.
Arnindita, D. (2020). Formulasi dan evaluasi sediaan topikal berbasis gel terhadap kestabilan dan pH kulit. Jurnal Farmasi Indonesia, 17(2), 85–92.
Ciptaningrum, S. R. R., Adjeng, A. N. T., Oktoba, Z., Widodo, A. R., & Athallah, M. M. (2024). Review article: Potensi senyawa antioksidan pada tanaman herbal terhadap formulasi sediaan kosmetik dan nanokosmetik sebagai upaya anti-aging kulit. Sains Medicina, 2 (5):148-65.
Farmakope Indonesia Edisi VI. (2020). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Farmakope Indonesia Edisi VI. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Indonesia
Pratiwi, R., Lestari, F., & Nugroho, A. (2021). Pengembangan sediaan spray gel sebagai kosmetik praktis dengan karakteristik cepat menyerap pada kulit. Jurnal Kosmetika Indonesia, 5(1), 33 40.
Pratiwi, D., et al. (2021). Formulasi dan evaluasi sediaan serum wajah. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 8(2), 100–108.
Rahmawanty, D., & Sari, R. (2019). Pemanfaatan bahan alam sebagai kosmetik antioksidan untuk kesehatan kulit. Jurnal Pharmascience, 6(1), 45–55.
Ramadhani, D., & Widiyanti, N. (2022). Pengaruh formulasi serum nanoemulgel terhadap aktivitas antioksidan ekstrak daun kelor. Jurnal Syntax Fusion, 2(08), 714–729.
Rowe, R. C. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients (6th ed.). London: Pharmaceutical Press.
Rowe, R. C., Sheskey, P. J., & Quinn, M. E. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients (6th ed.). London: Pharmaceutical Press and American Pharmacists Association. Pharmaceutical Press
Sahreni, E., dkk. (2023). Aktivitas antioksidan tanaman krokot (Portulaca oleracea L.) sebagai bahan kosmetik alami. Jurnal Ilmiah Farmasi, 12(1), 25–34.
Sahreni, S., Isramilda, I., & Ashari, R. I. (2023). Pengaruh ekstrak daun krokot (Portulaca oleracea) terhadap kadar malonialdehid (MDA) pada tikus yang diinduksi aloksan. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 2(1), 173–181. https://doi.org/10.55606/jurrike.v2i1.1920
Schiavo, A. L., et al. (2017). Spray formulations in topical drug delivery systems. Dermatologic Therapy, 30(5), 1–7. Wiley Online Library
Setiawan, A., Rahmawanty, D., & Sari, R. (2023). Pemanfaatan antioksidan alami dalam formulasi kosmetik modern. Jurnal Teknologi Farmasi dan Kosmetika, 5(2), 88–97.
Setiawan, P. A., Rahmawanty, D., & Sari, D. I. (2023). Formulasi dan evaluasi sifat fisik sediaanserum wajah ekstrak daun singkong (Manihot esculenta) dengan variasi konsentrasi xanthan gum. Jurnal Pharmascience, 10(2), 394–401. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/pharmascience/article/view/1521 4
Wardani, T. S., Permatasari, D. A. I., Rahmasari, I., & Maha, K. P. (2021). Antioxidant activity of purslane plant (Portulaca oleracea L.) extract as an antiaging serum in spray gel. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis (JFSP), Supplementary Issue, 59–71. https://journal.unimma.ac.id/index.php/pharmacy.
Wardani, R., dkk. (2021). Formulasi dan uji aktivitas antioksidan ekstrak krokot (Portulaca oleracea L.) pada sediaan topikal. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 7(2), 112–120.





