Komunikasi Transendental dalam Fenomenologi Pengobatan Sandro di Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa

Authors

  • Kumaeni Suhadi Universitas Teknologi Sumbawa Penulis
  • Aka Kurnia SF Universitas Teknologi Sumbawa Penulis

Keywords:

komunikasi transendental; fenomenologi; pengobatan spiritual; Sandro; Desa Tengah

Abstract

Komunikasi transendental merupakan bentuk komunikasi dalam ilmu komunikasi yang berlangsung antara manusia dengan realitas yang bersifat gaib, termasuk komunikasi antara seorang hamba dengan Allah SWT. Komunikasi ini tidak bersifat mistis semata, melainkan memiliki landasan ilmiah yang bersumber dari filsafat Islam, filsafat metafisika, sosiologi fenomenologi, psikologi transendental, dan antropologi metafisik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses komunikasi transendental dalam praktik pengobatan alternatif spiritual Islam yang dilakukan oleh Sandro (Bapak Baharuddin) di Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi melalui penelitian lapangan (field research), dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi, serta keabsahan data diperiksa melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi transendental berlangsung melalui tujuh tahapan yang saling berkaitan, yaitu thaharah (bersuci), penerimaan pasien, penyampaian keluhan, pelaksanaan ritual, pembacaan doa dengan kalimat-kalimat thoyibah (Ta'awuz, Istigfar, Syahadat, Sholawat, Zikir, dan Tasbih), zikir bersama, serta pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an (Ruqyah Syar'iyyah). Dalam proses tersebut, Sandro berperan sebagai komunikator yang menyampaikan pesan kepada Allah SWT sebagai komunikan, sedangkan umpan balik ilahi terwujud dalam bentuk kesembuhan fisik, ketenangan jiwa, dan hilangnya gangguan spiritual pasien. Pendekatan fenomenologi mengungkap bahwa pengalaman subjektif pasien, yaitu rasa dekat dengan Tuhan, ketenangan batin, dan keyakinan akan kesembuhan, merupakan inti dari dimensi transendental dalam proses penyembuhan holistik ini. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi transendental dalam praktik Sandro adalah sistem komunikasi yang utuh dan bermakna secara ilmiah, sekaligus menjadi jembatan antara kearifan lokal dan pendekatan ilmiah modern.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

komunikasi Islam.

Afiyatin, A. L., dkk. (2019). Studi fenomenologi: Ruqyah sebagai pengobatan berbasis spiritual. Jurnal Hisbah. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Arni. (2021). Implementasi ruqyah syar'iyah sebagai alternatif psikoterapi dalam kajian psikologi Islam. Jurnal Studia Insania, 9(1), 1–22.

Creswell, J. W. (1998). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five traditions. Thousand Oaks: Sage Publications.

Effendy, O. U. (2003). Ilmu, teori dan filsafat komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Harmuzi, H. (2020). Studi fenomenologi ruqyah syar'iyyah: Pengalaman klien. E-Journal. Salatiga: IAIN Salatiga.

Jayanti, A. M., Nashori, F., & Rumiani. (2019). Terapi ruqyah syar'iyyah meningkatkan kebahagiaan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Intervensi Psikologi, 11(2).

Kholiq, A. (2023). Komunikasi transendental: Kajian interaksi manusia dengan Sang Kholiq. Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 7(2), 139–150.

Kuswarno, E. (2009). Fenomenologi: Konsepsi, pedoman, dan contoh penelitian. Bandung: Widya Padjadjaran.

Littlejohn, S. W. (1999). Theories of human communication. Belmont: Wadsworth Publishing Company.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru (Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohidi). Jakarta: UI Press.

Mulyana, D. (2007). Ilmu komunikasi suatu pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Oknita, & Yusri, A. (2021). Berkomunikasi dengan Allah: Kajian terhadap komunikasi transendental yang terkandung dalam ibadah shalat. Ash-Shuduur, 1(1).

Polkinghorne, D. E. (1989). Methodology for the human sciences: Systems of inquiry. Albany: State University of New York Press.

Puspa, I. A. T., & Andita, P. A. (2021). Komunikasi transendental pada upacara Tumpek Wariga. Maha Widya Duta: Jurnal Penerangan Agama, Pariwisata Budaya dan Ilmu Komunikasi, 5(1).

Sangkan, A. (2008). Pelatihan shalat khusyu': Shalat sebagai meditasi tertinggi dalam Islam. Jakarta: Baitul Ihsan.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, W. (2015). Komunikasi transendental manusia-Tuhan. Jurnal Farabi, 12(1).

Syam, N. W. (2006). Komunikasi transendental. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Wahyudin, Y. (2022). Perkembangan terapi ruqyah syar'iyah di Indonesia dan relevansinya dengan pendidikan. ILMA (Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keagamaan), 1(1).

Yanti, E. S. (2024). Komunikasi transendental ruqyah syar'iyah sebagai metode penyembuhan alternatif. Jurnal Peurawi.

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

Komunikasi Transendental dalam Fenomenologi Pengobatan Sandro di Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(02). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/2432