Peran Parental Encouragement dalam Membentuk Motivasi Akademik Siswa SMP Negeri 1 Masalembu (Studi Fenomenologi dari Perspektif Psikologi Pendidikan)
Keywords:
Parental Encouragement, Motivasi Akademik, Masyarakat KepulauanAbstract
Motivasi akademik siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah parental encouragement atau dorongan orang tua. Dalam konteks masyarakat kepulauan yang memiliki karakteristik sosial, ekonomi, dan geografis yang khas, bentuk dukungan orang tua terhadap pendidikan anak berpotensi berbeda dengan masyarakat perkotaan sehingga perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk parental encouragement, menjelaskan perannya dalam membentuk motivasi akademik siswa, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap motivasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Masalembu (SMP Terbuka Pulau Karamian). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan orang tua, siswa, dan guru, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parental encouragement diwujudkan dalam empat bentuk utama, yaitu dukungan emosional, dukungan instrumental, motivasi verbal, serta kontrol dan monitoring terhadap aktivitas belajar. Keempat bentuk dukungan tersebut berperan dalam membangun motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa, menanamkan nilai pentingnya pendidikan, serta meningkatkan semangat belajar, kedisiplinan, kepercayaan diri, kemandirian, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Temuan penelitian menegaskan bahwa keterlibatan orang tua tidak hanya berfungsi sebagai dukungan akademik, tetapi juga sebagai penguat aspek psikologis yang berkontribusi terhadap pembentukan motivasi akademik siswa. Oleh karena itu, sinergi antara orang tua dan sekolah perlu terus diperkuat melalui komunikasi dan pendampingan yang berkelanjutan agar motivasi belajar siswa di wilayah kepulauan dapat berkembang secara optimal.
Unduhan
References
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.
Epstein, J. L. (Ed.). (2002). School, family, and community partnerships: Your handbook for action (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Corwin Press.
Ghosh, S. (2019). Parental encouragement as predictors of academic success. Retrieved from https://www.academia.edu/download/112905329/PARENTAL_ENCOURAGEMENT_AS_PREDICTORS_OF_ACADEMIC_SUCCESS.pdf
Hadi, A. (2021). Studi fenomenologi, case study, grounded theory, etnografi, biografi. Purwokerto: CV Pena Persada.
Kapti, J., & Winarno, M. E. (2022). Hubungan kebugaran jasmani dan motivasi belajar terhadap hasil belajar penjas SMP: Literature review. Sport Science and Health, 4(3), 265–273.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nurlatifah, P. A., & Purniati, T. (2025). Systematic literature review: Penerapan game edukasi untuk meningkatkan motivasi belajar matematika. Polinomial: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 116–126.
Ridha, M. (2020). Teori motivasi McClelland dan implikasinya dalam pembelajaran PAI. Palapa, 8(1), 1–15.
Segara, S. C., dkk. (2025). Menumbuhkan semangat belajar remaja: Kajian psikologi pendidikan tentang faktor internal dan eksternal motivasi. Journal of Sustainable Education (JOSE), 2(2), 281–292.
Şengönül, T. (2022). A review of the relationship between parental involvement and children's academic achievement and the role of family socioeconomic status in this relationship. Pegem Journal of Education and Instruction, 12(2), 45–57.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tondang, B., dkk. (2025). Tinjauan teoritis: Faktor internal dan eksternal problematika akademik di sekolah dasar. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(5), 8866–8876.





