Pengaruh Pelemahan Nilai Rupiah dan Daya Beli Masyarakat terhadap Tingkat Aktivitas Ekonomi Civitas Akademika Kampus SWINS
Keywords:
Pelemahan Nilai Rupiah, Daya Beli Masyarakat, Aktivitas Ekonomi, Regresi Linier BergandaAbstract
Stabilitas nilai tukar rupiah dan daya beli masyarakat merupakan faktor penting yang memengaruhi aktivitas ekonomi. Pelemahan nilai rupiah dapat meningkatkan harga barang impor sehingga berpotensi menurunkan daya beli masyarakat, sedangkan daya beli yang tinggi mampu mendorong konsumsi dan meningkatkan aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelemahan nilai rupiah dan daya beli masyarakat terhadap tingkat aktivitas ekonomi pada civitas akademika Kampus SWINS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 65 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Secara simultan pelemahan nilai rupiah dan daya beli masyarakat berpengaruh signifikan terhadap tingkat aktivitas ekonomi (F = 44,543; Sig. = 0,000). Secara parsial, pelemahan nilai rupiah tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat aktivitas ekonomi (Sig. = 0,918), sedangkan daya beli masyarakat berpengaruh positif dan signifikan (Sig. = 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,576 menunjukkan bahwa 57,6% variasi aktivitas ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya beli masyarakat merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan aktivitas ekonomi civitas akademika Kampus SWINS.
.





