Peran Guru dalam Menerapkan Strategi Akomodasi Komunikasi dalam Pembelajaran Siswa Difabel Runguwicara di SLB Negeri Sungailiat

Authors

  • Fara Fattarisa Az-zahra Universitas Bangka Belitung Penulis
  • Aimie Sulaiman Universitas Bangka Belitung Penulis
  • Hidayati Universitas Bangka Belitung Penulis

Keywords:

Akomodasi Komunikasi, Difabel Rungu Wicara, Guru, Teori Strukturasi

Abstract

Pembelajaran siswa difabel rungu wicara memerlukan strategi komunikasi yang sesuai agar informasi dan materi pembelajaran dapat diterima dengan baik. Dalam proses pembelajaran, guru perlu melakukan penyesuaian komunikasi untuk mengatasi hambatan yang muncul akibat keterbatasan pendengaran dan kemampuan berbahasa siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi akomodasi komunikasi yang diterapkan guru dalam pembelajaran siswa difabel rungu wicara serta memahami relasi antara agen dan struktur dalam praktik pembelajaran di SLB Negeri Sungailiat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental serta dianalisis menggunakan Teori Strukturasi Anthony Giddens dan Teori Akomodasi Komunikasi Howard Giles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi akomodasi komunikasi, seperti penggunaan bahasa isyarat SIBI dan BISINDO, pemanfaatan media visual, pengulangan instruksi, pendekatan individual, serta penyesuaian metode pembelajaran sesuai kemampuan siswa. Dalam perspektif teori strukturasi, guru sebagai agen tidak hanya menjalankan aturan yang berlaku, tetapi juga menyesuaikan praktik komunikasi berdasarkan kondisi nyata di kelas. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang dinamis antara agen dan struktur dalam menciptakan komunikasi pembelajaran yang efektif bagi siswa difabel rungu wicara.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Sumber Buku

Ardyan, E. L., Sandy, S. T., Wahyuni, S., & Harto, B. (2023). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pendekatan Metode Kualitatif dan Kuantitatif di Berbagai Bidang. [Penerbit tidak disebutkan].

Giddens, A. (1984). The Constitution of Society: Outline of the Theory of Structuration. Berkeley: University of California Press.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Zainuddin, M. (2010). Sosiologi Pendidikan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sumber Jurnal

Achmad. (2021). Anthony Giddens: Antara Teori Strukturasi dan Ideologi Jalan Ketiga. Antologi Teori Sosial, 9(2), 99–120 .

Andini. (2024). Strategi Akomodasi Komunikasi Antar-Budaya Karyawan Etnis Jawa-Betawi Di Lingkungan Sushi Tei Sudirman. Global Komunika: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 6(1), 48–60 .

Faizah, H., Nurkamto, J., & Putro, N. H. P. S. (2024). Belajar dan Pembelajaran. Jurnal Basicedu, 8(1), 466–476 .

Fatmawati. (2022). Aplikasi Pembelajaran Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) Berbasis Voice Menggunakan Open SIBI. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 7(1), 22–39.

Hidayatulloh, M. A., & Syarif, R. (2021). Dualitas Agen dan Struktur dalam Pengelolaan Sampah (Studi Kasus Tentang Pelaksanaan Program Kang Pisman Di Kecamatan Cibiru, Kota Bandung). Jurnal Sosiologi Nusantara, 7(1), 115–130 .

Ilhami. (2024). Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 462–469 .

Kamuri. (2021). Konsep Worldview: Usaha Melengkapi Konsep Struktur dalam Teori Strukturasi Giddens. Jurnal Filsafat, 31(2), 220 .

Kelvianto, C., Saputra, A., & Wijaya, H. (2021). Perlindungan Hukum terhadap Pekerja Disabilitas yang Mengalami Diskriminasi. Jurnal Tana Mana, 2(1), 46–48 .

Mareta, S., & Widayati, S. (2024). Strukturasi dan Kepercayaan Adat: Analisis Cerpen “Perempuan Balian”. Konasindo, 704–718 .

Nasution, F. K., Rahmawati, A., & Kurniawati, D. (2022). Pengertian Pendidikan, Sistem Pendidikan Sekolah Luar Biasa, dan Jenis-Jenis Sekolah Luar Biasa. Edukasi Non Formal, 33(1), 2–7 .

Natadireja, U., Qomariya, S., Babullah, R., & Rizki, N. J. (2023). Kontribusi SLB Dalam Memenuhi Kebutuhan Wajib Belajar Anak Berkebutuhan Khusus Di SLB Budi Nurani Kota Sukabumi. Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 1(5), 134–143 .

Nurfaidah, J. M., & Maria, J. (2024). Strategi Komunikasi Guru dalam Proses Pembelajaran terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Laniang Makassar. Jurnal Pendidikan Khusus .

Nurhayati, M. (2024). Peran Guru Sebagai Motivator dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Inovatif, 6(April), 226–237 .

Panjaitan, H., & Hafizzah, F. (2025). Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di SDIT Mutiara Ilmu Kuala. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 328–343 .

Putra, A., Sugiyanto, & Purnomo, E. (2024). Bentuk Komunikasi Guru dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Jasmani pada Siswa Difabel Tuna rungu di SLB Kota Bandung. Jurnal Pendidikan Olahraga .

Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2024). Teknik Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara dan Kuesioner. Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 3(1), 39–47 .

Riadi, M. (2021, Juli 12). Pengertian, Karakteristik dan Klasifikasi Rungu Wicara. KajianPustaka.com.

Syahri, M. (2017). Teori Strukturasi Anthony Giddens dalam Praktik Sosial. ResearchGate .

Vianti, D. M. (2021). Efektivitas Penerapan Model Komunikasi Total Bagi Anak Tunarungu Di Bhakti Luhur. Jurnal Pelayanan Pastoral, 46–55 .

Sumber Internet

Zaravina, P. (2024, Desember 12). 17,85% penyandang disabilitas di Indonesia tidak pernah sekolah, apa yang salah? GoodStats.id diakses pada (15 Februari 2025)

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Diakses dari Database Peraturan JDIH BPK RI. Diakses pada (15 Februari 2025)

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Diakses dari Database Peraturan JDIH BPK RI. Diakses pada(15 Februari 2025)

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

Peran Guru dalam Menerapkan Strategi Akomodasi Komunikasi dalam Pembelajaran Siswa Difabel Runguwicara di SLB Negeri Sungailiat. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/2399