Implementasi Fine Motor Skills Pada Masalah Keperawatan Resiko Gangguan Perkembangan Anak Stunting di Keluarga Ny. L di Desa Sukorambi Jember

Authors

  • Sri Rezeki Yuliarta Universitas Muhammadiyah Jember Penulis
  • Awatiful Azza Universitas Muhammadiyah Jember Penulis

Keywords:

fine motor skills, gangguan perkembangan anak, keperawatan anak, stunting, implementasi

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk keterlambatan perkembangan motorik halus. Anak Stunting memiliki risiko mengalami gangguan perkembangan akibat kurangnya asupan gizi dan stimulasi perkembangan yang tidak optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus adalah melalui implementasi fine motor skill seperti kegiatan menggambar dan mewarnai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah risiko, implementasi Fine motor Skills seta mendeskrisikan hasil pada masalah keperawatan resiko gangguan perkembangan anak Stunting dikeluarga Ny.L di Desa Sukorambi Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada satu anak Stunting usia 3 tahun 8 bulan dengan intervensi selama tiga hari berturut-turut. Implementasi dilakukan melalui terapi fine motor skill berupa kegiatan menggambar dan mewarnai. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara,observasi,pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Hasil: Setelah dilakukan implementasi selama tiga hari, terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada anak yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan memegang pensil, menggambar, mewarnai, interaksi sosial, serta meningkatnya minat dan partisipasi anak selama kegiatan berlangsung. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa anak stunting berisiko mengalami gangguan perkembangan motorik halus, namun pemberian stimulasi motorik halus secara teratur dan berkesinambungan dapat membantu meningkatkan kemampuan fine motor skills serta mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Amadita, A. (2024). Gambaran Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia 3-48 Bulan Di Posyandu Genitem Kalurahan Sidoagung Godean Tahun 2024. Kemenkes Poltekkes Yogyakarta.

Annisa Rahmidini, S.ST., M. K. (2020). Literatur Review : Hubungan Stunting Dengan Perkembangan Motorik Dan Kognitif Anak. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan “Peran Tenaga Kesehatan Dalam Menurunkan Kejadian Stunting” Tahun 2020, 90–104.

Biostatistik, J., Kesehatan, I., Daracantika, A., & Daracantika, A. (2021). Systematic Literature Review: Pengaruh Negatif Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 1(2). https://doi.org/10.7454/bikfokes.v1i2.1012

Kaat, V. (2023). Asuhan Keperawatan Keluarga Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Sonsilo Kecamatan Likupang Barat Disusun. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae Mendelianae Brunensis, 53(1), 1–19. http://publications.lib.chalmers.se/records/fulltext/245180/245180.pdf%0Ahttps://hdl.handle.net/20.500.12380/245180%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.jsames.2011.03.003%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.gr.2017.08.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.precamres.2014.12

Komalasari, K., Supriati, E., Sanjaya, R., & Ifayanti, H. (2020). Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita. Majalah Kesehatan Indonesia, 1(2), 51–56. https://doi.org/10.47679/makein.202010

Mastuti, N. L. P. H., & Indahwati, L. (2021). Pengaruh Stunting Terhadap Perkembangan Motorik Halus, Motorik Kasar, Bahasa Dan Personal Sosial Pada Anak Balita Usia 2-5 Tahun Di Desa Madiredo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Journal of Issues In Midwifery, 5(3), 111–120. https://doi.org/10.21776/ub.joim.2021.005.03.2

Noor, T. R. (2023). Optimalisasi Aktivitas Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Usia 3-4 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4336–4348. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.3600

Rahayu, A., Yulidasari, F., Putri, A. O., & Anggraini, L. (2020). Status gizi dan Upaya Pencegahannya. In Buku stunting dan upaya pencegahannya.

Rohmah, M., Natalia, S., Mufida, R. T., & Siwi, R. P. Y. (2022). Pengaruh Riwayat Asupan Prelakteal dan Riwayat Penyakit Infeksi terhadap kejadian Stunting pada Anak Usia 1-3 Tahun di Puskesmas Tangeban Kabupaten Banggai. Journal for Quality in Women’s Health, 5(1), 17–26. https://doi.org/10.30994/jqwh.v5i1.120

Sulistyani, A. I. (2024). Pengaruh Terapi Finger Painting Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Di Tk a Kemala Bhayangkari 03 Banjarbaru Tahun Ajaran 2023/2024. Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.31983/juk.v4i1.10969

Tri Mukti, N., Liana, H., & Aslina, Y. (2023). Improving Fine Motor Skills Through Weaving Activities in Children Aged 5-6 Years at Keledang Loa Janan Ilir Samarinda Kindergarten. BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal, 4(2), 52–63. https://doi.org/10.30872/bedu.v4i2.3332

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Implementasi Fine Motor Skills Pada Masalah Keperawatan Resiko Gangguan Perkembangan Anak Stunting di Keluarga Ny. L di Desa Sukorambi Jember. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(04). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/2392