Pengaruh Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) terhadap Vigor Bibit dan Intensitas Penyakit Bercak Daun pada Kopi Arabika Kintamani (Coffea Arabica L.)
Keywords:
Penyakit Bercak Daun, Pupuk Organik Cair, Vigor Bibit, Kopi ArabikaAbstract
Kualitas bibit merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya Kopi Arabika Kintamani, namun fase pembibitan masih menghadapi kendala berupa penyakit bercak daun yang dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan mutu bibit. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit pisang kepok dalam meningkatkan vigor bibit sekaligus menekan intensitas penyakit bercak daun pada bibit Coffea arabica L. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam taraf dosis POC, yaitu 0, 100, 200, 300, 400, dan 500 mL L⁻¹ air, yang masing-masing diulang sebanyak empat kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, indeks vigor, dan intensitas penyakit bercak daun. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peningkatan dosis POC memberikan respons positif terhadap seluruh parameter yang diamati. Perlakuan 500 mL L⁻¹ air (P5) menghasilkan pertumbuhan bibit terbaik dengan tinggi 29,46 cm, diameter batang 5,71 mm, jumlah daun 15,50 helai, serta indeks vigor 80,61. Pada perlakuan yang sama, intensitas penyakit bercak daun menurun menjadi 10,25%, atau 64,35% lebih rendah dibandingkan kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa POC limbah kulit pisang kepok tidak hanya berperan sebagai sumber hara organik, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesehatan dan ketahanan bibit terhadap penyakit. Pemanfaatan POC tersebut dapat menjadi alternatif teknologi pembibitan Kopi Arabika Kintamani yang lebih ramah lingkungan dan mendukung sistem budidaya berkelanjutan.
Unduhan
References
Aliandu, Y.Y., Nurhidayati, S., dan Nugroho, B. 2023. Identification of Diseases on Coffee Plant in Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Juatika: Jurnal Agronomi, 5(2): 187–196. Link akses: https://www.ejournal.uniks.ac.id/index.php/JUATIKA/article/view/2695
Aulady, N.A., Rahmawati, D., dan Hidayat, M. 2024. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Pertanian, 15(1): 45–56. Link akses: https://jurnal.umj.ac.id/index.php/ftan/article/view/21721
Avelino, J., Cristancho, M., Georgiou, S., Imbach, P., Aguilar, L., Bornemann, G., Läderach, P., Anzueto, F., Hruska, A.J., dan Morales, C. 2015. The Coffee Rust Crises in Colombia and Central America (2008–2013): Impacts, Plausible Causes and Proposed Solutions. Food Security, 7(2): 303–321. https://doi.org/10.1007/s12571-015-0446-9
Budianto, A. 2022. Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Kepok dan NPK 16:16:16 terhadap Pertumbuhan serta Produksi Cabai Merah Keriting (Capsicum annuum L.). Skripsi. Universitas Islam Riau. Link akses: https://repository.uir.ac.id/12220
Cabrera, A., Avramidis, K., dan Narayanan, S. 2024. Early Detection of Coffee Leaf Rust Through Convolutional Neural Networks Trained on Low-Resolution Images. arXiv Preprint: 1–14. Link akses: https://arxiv.org/abs/2407.14737
Carneiro, A.L.C., Silva, L.B., dan Faulin, M.S.A.R. 2021. Artificial Intelligence for Detection and Quantification of Rust and Leaf Miner in Coffee Crop. arXiv Preprint: 1–16. Link akses: https://arxiv.org/abs/2103.11241
Djuikem, C., dan Arino, J. 2025. Threshold-Based Impulsive Biocontrol for Coffee Leaf Rust. arXiv Preprint: 1–20. Link akses: https://arxiv.org/abs/2504.01055
Dordas, C. 2008. Role of Nutrients in Controlling Plant Diseases in Sustainable Agriculture. Agronomy for Sustainable Development, 28(1): 33–46. https://doi.org/10.1051/agro:2007051
Fadilah, N., Putri, R.A., dan Nugroho, A. 2024. Pengaruh Pemberian POC Limbah Kulit Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan dan Produksi Selada Romaine. Prosiding Seminar Nasional Data dan Teknologi Pertanian, 1(1): 112–119. Link akses: https://prosiding.umy.ac.id/semnas-datan/index.php/dt/article/view/39
Kartana, S.N. 2024. Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Pisang terhadap Pertumbuhan Tanaman Hortikultura. Jurnal Piper, 20(1): 52–61. Link akses: https://jurnal.unka.ac.id/index.php/piper/article/view/1109
Kristianto, H.A., Prasetyo, B., dan Wibowo, A. 2023. Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan Kailan (Brassica oleracea var. alboglabra) dalam Sistem Hidroponik. BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi, 8(1): 34–44. Link akses: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/9178
Manso, G.L., Knidel, H., Krohling, R.A., dan Ventura, J.A. 2019. A Smartphone Application to Detection and Classification of Coffee Leaf Miner and Coffee Leaf Rust. arXiv Preprint: 1–13. Link akses: https://arxiv.org/abs/1904.00742
Marschner, P. 2012. Marschner's Mineral Nutrition of Higher Plants. 3rd Edition. London: Academic Press.
McCook, S., dan Vandermeer, J. 2015. The Big Rust and the Red Queen: Long-Term Perspectives on Coffee Rust Research. Phytopathology, 105(9): 1164–1173. Link akses: https://apsjournals.apsnet.org/doi/10.1094/PHYTO-04-15-0085-RVW
Purnami, W., Liana, D., dan Simanjuntak, N.A. 2023. Identification of Pests and Diseases in Coffee Plants in Manggarai, Flores, Indonesia. EAI International Conference Proceedings, 1(1): 1–8. Link akses: https://eudl.eu/doi/10.4108/eai.21-10-2022.2329710
Rahayu, E. 2021. Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan Tunas Stek Cempaka (Magnolia champaca L.). Skripsi. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Link akses: https://repository.ar-raniry.ac.id/18284
Ramírez-Gil, J.G., Morales-Osorio, J.G., dan Peterson, A.T. 2021. Plant Nutrition and Disease Suppression in Sustainable Agricultural Systems. Agronomy, 11(3): 1–18. Link akses: https://www.mdpi.com/2073-4395/11/3
Sari, N., Wulandari, D., dan Fitriani, R. 2023. Pengaruh Pemberian Kulit Pisang Kepok sebagai Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Tanaman. Agrisaintifika, 7(2): 101–110. Link akses: https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/agrisaintifika/article/view/4467
Soleh, M.A., Zalfa, I.N., dan Ariyanti, M. 2023. Liquid Organic Matter from Banana Peel Improves Morpho-Physiological Traits of Coffee Seedlings. Kultivasi, 22(3): 179–188. Link akses: https://jurnal.unpad.ac.id/kultivasi/article/view/46444
Sondakh, T.D., Rondonuwu, J.J., dan Rori, Y.P.I. 2020. Utilization of Kepok Banana Skin Waste as Liquid Organic Fertilizer. Sam Ratulangi Journal of Agrotechnology, 1(2): 35–43. Link akses: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/samrat-agrotek/article/view/33981
Talhinhas, P., Batista, D., Diniz, I., Vieira, A., Silva, D.N., Loureiro, A., Tavares, S., Pereira, A.P., Azinheira, H.G., Guerra-Guimarães, L., Várzea, V., Silva, M.C., dan Oliveira, H. 2017. The Coffee Leaf Rust Pathogen Hemileia vastatrix: One and a Half Centuries Around the Tropics. Molecular Plant Pathology, 18(8): 1039–1051. https://doi.org/10.1111/mpp.12512
Walters, D.R., dan Fountaine, J.M. 2009. Practical Application of Induced Resistance to Plant Diseases. European Journal of Plant Pathology, 124(1): 7–20. https://doi.org/10.1007/s10658-008-9400-0
Walters, D.R., Ratsep, J., dan Havis, N.D. 2013. Controlling Crop Diseases Using Induced Resistance: Challenges for the Future. Journal of Experimental Botany, 64(5): 1263–1280. https://doi.org/10.1093/jxb/ert026
Wulansari, N.K., Prihatiningsih, N., Utami, D.R., Wiyantono, W., dan Riyanto, A. 2023. Isolation and Identification of Antagonistic Fungi on Coffee Leaf Rust in the Dieng Highlands of Banjarnegara, Indonesia. Egyptian Journal of Biological Pest Control, 33(1): 1–7. https://doi.org/10.1186/s41938-023-00718-8





