Kekerasan Fisik terhadap Perempuan Generasi Z dalam Relasi Berpacaran Perspektif Sosial dan Psikologis: A Systematic Literature Review
Keywords:
Generasi Z, kekerasan berbasis gender, kekerasan dalam hubungan intim, kekerasan dalam pacaran, kekerasan fisikAbstract
Kekerasan fisik dalam relasi berpacaran terhadap perempuan Generasi Z merupakan bagian dari fenomena intimate partner violence yang dipengaruhi oleh faktor sosial, psikologis, dan ketimpangan relasi kuasa. Penelitian ini berfokus pada bentuk kekerasan fisik, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta dampak sosial dan psikologis yang dialami korban. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekerasan fisik dalam relasi berpacaran pada perempuan Generasi Z melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Sebanyak 10 artikel dari Sage Journals, Google Scholar, dan ScienceDirect (2021–2026) dianalisis menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi bentuk kekerasan, faktor penyebab, serta dampak sosial dan psikologisnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan fisik mencakup pemukulan, penamparan, dan pencekikan yang sering terjadi dalam pola relasi berbasis kontrol. Faktor sosial dan psikologis berkontribusi terhadap kerentanan korban, sementara dampaknya meliputi gangguan psikologis seperti trauma, kecemasan, depresi, serta dampak sosial seperti isolasi dan kesulitan membangun relasi sehat.
Unduhan
References
Amanda, N. Z. P., Umar, M. F. R., & Aditya, A. M. (2024). Dating violence: Studi pada remaja akhir yang pernah mengalami kekerasan dalam pacaran di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 4(1), 222–228. https://doi.org/10.56326/jpk.v4i1.3648
Asniah, A., Dalimoenthe, I., & Fitri, M. R. (2023). Kekerasan dalam berpacaran (studi kasus: lima remaja perempuan korban kekerasan dalam berpacaran di DKI Jakarta). Saskara: Indonesian Journal of Society Studies, 3(1), 25–43. https://doi.org/10.21009/Saskara.031.02
CATAHU 2021: Catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan tahun 2020. (2021). Komnas Perempuan.
Coker, A. L., Davis, K. E., Arias, I., Desai, S., Sanderson, M., Brandt, H. M., & Smith, P. H. (2021). Physical and mental health effects of intimate partner violence for men and women. American Journal of Preventive Medicine, 61(6), 777–786. https://doi.org/10.1016/j.amepre.2021.10.001
Cunningham, M., & Anderson, K. L. (2023). Women experience more intimate partner violence than men over the life course: Evidence for gender asymmetry at all ages in a national sample. Sex Roles, 89(11), 702–717. https://link.springer.com/article/10.1007/s11199-023-01423-4
García-Senlle, M. L., Santirso, F. A., Lila, M., & Gracia, E. (2026). A systematic review of prevalence rates and associated factors of intimate partner violence against women in the young adult population. Trauma, Violence, & Abuse, 15248380261433015. https://doi.org/10.1177/15248380261433015
Jaureguizar, J., Dosil-Santamaria, M., Redondo, I., Wachs, S., & Machimbarrena, J. M. (2024). Online and offline dating violence: Same same, but different? Psicologia: Reflexão e Crítica, 37(1), 13. https://link.springer.com/article/10.1186/s41155-024-00293-3
KumparanWOMAN. (2024). Perempuan dianiaya pacar gara-gara nggak balas WA, begini kata Komnas Perempuan. Kumparan. Diakses pada 1 Juli 2026 dari https://kumparan.com/kumparanwoman/perempuan-dianiaya-pacar-gara-gara-nggak-balas-wa-begini-kata-komnas-perempuan-23bxaQKJ15E
Mulyana, K. E. (2021, December 28). Hasil SPHPN Kementerian PPPA 2021: 1 dari 4 perempuan pernah alami kekerasan. Kompas News. https://www.kompas.tv/article/246051/hasil-sphpn-kementerian-pppa-2021-1-dari-4-perempuan-pernah-alami-kekerasan
Muñoz-Rivas, M., Ronzón-Tirado, R. C., Redondo, N., & Cassinello, M. D. Z. (2022). Adolescent victims of physical dating violence: Why do they stay in abusive relationships? Journal of Interpersonal Violence, 37(11–12), NP10362–NP10381. https://doi.org/10.1177/0886260520986277
Ningrum, A. M., & Nuqul, F. L. (2026). Analisis dampak dukungan sosial online terhadap post traumatic growth pada Generasi Z sebagai korban kekerasan dalam pacaran (KDP). Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi, 6(1), 97–111.
Noer, K. U., Chadijah, S., & Rudiatin, E. (2021). There is no trustable data: The state and data accuracy of violence against women in Indonesia. Heliyon, 7(12), e08552. DOI: 10.1016/j.heliyon.2021.e08552
Noviansah, W. (2025). Wanita di Cikarang babak belur dianiaya pacar, leher dipiting. DetikNews. Diakses pada 1 Juli 2026 dari https://news.detik.com/berita/d-7823600/wanita-di-cikarang-babak-belur-dianiaya-pacar-leher-dipiting
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372. https://doi.org/10.1136/BMJ.N71
Pratama, S. D. (2024). Viktimisasi struktural dan kesehatan mental perempuan korban kekerasan dalam relasi berpacaran. Studi Hak Anak Nasional dan Perempuan, 1(1), 36–49. https://jurnal.budiluhur.ac.id/suhanah/article/view/158
Putra, W. (2026). Jejak kekejaman Taufik Hidayat: Korban YTR disiksa di 4 lokasi. DetikJabar. Diakses pada 1 Juli 2026 dari https://www.detik.com/jabar/hukum-dan-kriminal/d-8548604/jejak-kekejaman-taufik-hidayat-korban-ytr-disiksa-di-4-lokasi
Vyas, S. (2022). Exploring the roles of familial and dating relationship violence and sexual assault on adolescent girls and young women’s risk of partner violence in Tanzania. Violence Against Women, 28(5), 1124–1138. https://doi.org/10.1177/10778012211014555
Víllora, B., Cava, M. J., Buelga, S., & Navarro, R. (2025). Emerging adults’ experiences of dating violence: A qualitative exploration. Victims & Offenders, 20(1), 65–90. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/15564886.2024.2408687
Wongsomboon, V., Veldhuis, C. B., Gordon, J. D., & Macapagal, K. (2025). Experiences and correlates of cyber dating abuse in sexual and gender minority adolescent girls and feminine teens: Implications for psychological wellbeing. Psychology & Sexuality, 16(1), 297–313. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11875517
Yulianda, R. H., Gulo, D. V., & Rispati, M. (2024). Dampak fenomena teen dating violence terhadap perempuan di Batam Kepulauan Riau. Gema Kampus IISIP YAPIS Biak, 19(2), 202–216. https://doi.org/10.52049/gemakampus.v19i2.392
Zulic-Agramunt, C., Poo-Figueroa, A. M., Gatica-Bahamonde, G., Salazar-Fuentes, N., Saldana-Castillo, A., & Pérez-Testor, C. (2025). Dating violence in Chilean adolescents: Meanings, ways of manifesting and directionality, from a gender and inclusivity perspective. Journal of Family Violence, 1–16. https://link.springer.com/article/10.1007/s10896-024-00736-6
.





