Sejarah Dan Tahapan Tradisi Mogimbalru Pada Masyarakat Atinggola di Kabupaten Gorontalo Utara

Authors

  • Herman Didipu Universitas Negeri Gorontalo Penulis
  • Yunus Dama Universitas Negri Gorontalo Penulis
  • Kartika Amalia Neno Universitas Negri Gorontalo Penulis
  • Siti Nurhalisa Pobela Universitas Negri Gorontalo Penulis
  • Inayah Nuraulia Mokodongan Universitas Negri Gorontalo Penulis
  • Julianti Anamira Pobela Universitas Negri Gorontalo Penulis

Keywords:

Mogimbalru, tradisi lokal

Abstract

Penelitian ini mengkaji sejarah dan tahapan tradisi Mogimbalru, ritual mandi dan keramas menjelang bulan Ramadan menggunakan ramuan tradisional, pada masyarakat Atinggola, Gorontalo Utara. Melalui metode etnografi kualitatif, ditemukan bahwa tradisi ini telah ada sejak awal abad ke-17 pada masa Kerajaan Atinggola. Pelaksanaannya meliputi tiga tahap utama: persiapan, pengolahan bahan (parutan kelapa dan dedaunan wangi), serta pelaksanaan ritual (keramas, mandi, berwudhu, dan berdoa). Kesimpulannya, Mogimbalru bukan sekadar pembersihan fisik, melainkan sarana penguatan nilai spiritual, sosial, dan budaya. Oleh karena itu, tradisi ini direkomendasikan untuk terus dilestarikan dan ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Arianto, B. (2024). Triangulasi Metoda Penelitian Kualitatif. Borneo Novelty Publishing.

Beding, B. T. (2017). Understanding the essence of phenomenology and ethnography as the

models of qualitative research on the basis of natural context: A literacy

study. International Research Journals, 8(1), 7-12.

Biswas, C. (2011). Ethnography - A simple journey today. European Journal of Business and

Management, 3(3), 118-124.

Dahal, N. (2025). Qualitative data analysis: Reflections, procedures, and some points for

consideration. Frontiers in Research Metrics and Analytics, 10, 1669578.

Damanik, F. R., Lathif, A., Hidayah, R. A., Masni, S., Azimah, S. S., Purba, A., & Purnamasari,

I. (2025). Tradisi Mandi Pangir Sebelum Menyambut Bulan Suci Ramadhan. Jurnal

Abdi Masyarakat Kita, 3(1), 61-67.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2005). The Sage Handbook of Qualitative Research Third

Edition. Sage Publication.

Dimi, A. R., Supiarza, H., & Pratama, M. A. (2025). Ritual Balimau Minangkabau: Tradisi

Penyucian Diri dan Transformasi Sosial. Jurnal Budaya Etnika, 9(2), 149–158.

Djamaluddin, M., Kartimi, & Rahtikawati, Y. (2025). Air dalam Perspektif Agama dan Budaya.

Journal on Education, 07(02), 8733–8740.

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Culture. Basic Books.

Gobel, S. Van, Ibrahim, R., Tanipu, F., & Bumulo, S. (2025). Tradisi Mogimbalru di

Kecamatan Atinggola , Kabupaten Gorontalo Utara. Sosiologi Jurnal Penelitian Dan

Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 100–109.

Harahap, N., Harahap, S., & Susanti, N. (2024). Nilai-Nilai Sosial Tradisi Marpangir dalam

Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Desa Teluk Panji Kecamatan Kampung Rakyat

Kabupaten Labuan Batu Selatan. Jurnal of Islamic Social Sciences, 5(1), 22–34.

Henrich, J. (2015). Culture and social behavior. Current Opinion in Behavioral Sciences, 3, 84

https://doi.org/10.1016/j.cobeha.2015.02.001

Iba, Z., & Wardhana, A. (2023). Metode Penelitian (M. Pradana (ed.)). Penerbit CV. Eureka

Media Aksara.

Jansson, F., & Buskell, A. (2025). Cultural systems. In J. J. Tehrani, J. Kendal, & R. Kendal

(Eds.), Oxford handbook of cultural evolution. Oxford University Press.

Kaljuvee, E. (2018). The Ritualistic Nature of Business Incubation. Lund University.

Kusmanto, T. Y., & Elizabeth, M. Z. (2018). Struktur dan sistem sosial pada aras wacana dan

praksis [Social structure and system at the level of discourse and praxis]. JSW: Jurnal

Sosiologi Walisongo, 2(1), 33-48.

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Sejarah Dan Tahapan Tradisi Mogimbalru Pada Masyarakat Atinggola di Kabupaten Gorontalo Utara. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/2312