Sejarah Dan Tahapan Tradisi Mogimbalru Pada Masyarakat Atinggola di Kabupaten Gorontalo Utara
Keywords:
Mogimbalru, tradisi lokalAbstract
Penelitian ini mengkaji sejarah dan tahapan tradisi Mogimbalru, ritual mandi dan keramas menjelang bulan Ramadan menggunakan ramuan tradisional, pada masyarakat Atinggola, Gorontalo Utara. Melalui metode etnografi kualitatif, ditemukan bahwa tradisi ini telah ada sejak awal abad ke-17 pada masa Kerajaan Atinggola. Pelaksanaannya meliputi tiga tahap utama: persiapan, pengolahan bahan (parutan kelapa dan dedaunan wangi), serta pelaksanaan ritual (keramas, mandi, berwudhu, dan berdoa). Kesimpulannya, Mogimbalru bukan sekadar pembersihan fisik, melainkan sarana penguatan nilai spiritual, sosial, dan budaya. Oleh karena itu, tradisi ini direkomendasikan untuk terus dilestarikan dan ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda.
Unduhan
References
Arianto, B. (2024). Triangulasi Metoda Penelitian Kualitatif. Borneo Novelty Publishing.
Beding, B. T. (2017). Understanding the essence of phenomenology and ethnography as the
models of qualitative research on the basis of natural context: A literacy
study. International Research Journals, 8(1), 7-12.
Biswas, C. (2011). Ethnography - A simple journey today. European Journal of Business and
Management, 3(3), 118-124.
Dahal, N. (2025). Qualitative data analysis: Reflections, procedures, and some points for
consideration. Frontiers in Research Metrics and Analytics, 10, 1669578.
Damanik, F. R., Lathif, A., Hidayah, R. A., Masni, S., Azimah, S. S., Purba, A., & Purnamasari,
I. (2025). Tradisi Mandi Pangir Sebelum Menyambut Bulan Suci Ramadhan. Jurnal
Abdi Masyarakat Kita, 3(1), 61-67.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2005). The Sage Handbook of Qualitative Research Third
Edition. Sage Publication.
Dimi, A. R., Supiarza, H., & Pratama, M. A. (2025). Ritual Balimau Minangkabau: Tradisi
Penyucian Diri dan Transformasi Sosial. Jurnal Budaya Etnika, 9(2), 149–158.
Djamaluddin, M., Kartimi, & Rahtikawati, Y. (2025). Air dalam Perspektif Agama dan Budaya.
Journal on Education, 07(02), 8733–8740.
Geertz, C. (1973). The Interpretation of Culture. Basic Books.
Gobel, S. Van, Ibrahim, R., Tanipu, F., & Bumulo, S. (2025). Tradisi Mogimbalru di
Kecamatan Atinggola , Kabupaten Gorontalo Utara. Sosiologi Jurnal Penelitian Dan
Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 100–109.
Harahap, N., Harahap, S., & Susanti, N. (2024). Nilai-Nilai Sosial Tradisi Marpangir dalam
Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Desa Teluk Panji Kecamatan Kampung Rakyat
Kabupaten Labuan Batu Selatan. Jurnal of Islamic Social Sciences, 5(1), 22–34.
Henrich, J. (2015). Culture and social behavior. Current Opinion in Behavioral Sciences, 3, 84
https://doi.org/10.1016/j.cobeha.2015.02.001
Iba, Z., & Wardhana, A. (2023). Metode Penelitian (M. Pradana (ed.)). Penerbit CV. Eureka
Media Aksara.
Jansson, F., & Buskell, A. (2025). Cultural systems. In J. J. Tehrani, J. Kendal, & R. Kendal
(Eds.), Oxford handbook of cultural evolution. Oxford University Press.
Kaljuvee, E. (2018). The Ritualistic Nature of Business Incubation. Lund University.
Kusmanto, T. Y., & Elizabeth, M. Z. (2018). Struktur dan sistem sosial pada aras wacana dan
praksis [Social structure and system at the level of discourse and praxis]. JSW: Jurnal
Sosiologi Walisongo, 2(1), 33-48.





