Diskursus Lokalitas dalam Tafsir Indonesia: Makna, Perkembangan, dan Urgensinya dalam Penafsiran Al-Qur’an
Keywords:
Lokalitas, Tafsir Indonesia, Tafsir Nusantara, Budaya Lokal, Penafsiran al-quranAbstract
Penelitian ini mengkaji diskursus lokalitas dalam tafsir Al
Qur'an di Indonesia. Menggunakan metode penelitian
kepustakaan dengan pendekatan historis-analitis, hasilnya
menunjukkan bahwa unsur lokalitas terwujud melalui
penggunaan bahasa daerah, asimilasi budaya lokal, dan
pendekatan penafsiran yang kontekstual. Sejarahnya
berkembang dari penggunaan bahasa Melayu di masa awal
hingga menjadi tafsir modern yang responsif terhadap isu
kontemporer. Kesimpulannya, lokalitas berperan penting untuk
mendialogkan nilai universal Al-Qur’an dengan realitas sosio
kultural masyarakat, sehingga penafsiran menjadi lebih
membumi, relevan, dan mudah dipahami.





