Miskonsepsi Dalam Pembelajaran Ipa Sekolah Dasar Pada Materi Gaya dan Usaha
Keywords:
Gaya, IPA, Miskonsepsi, UsahaAbstract
Miskonsepsi pada pembelajaran IPA di sekolah dasar (SD) sering kali menjadi penghambat utama dalam pemahaman konsep sains yang lebih tinggi. Materi gaya dan usaha merupakan salah satu topik yang penting sekaligus abstrak bagi siswa usia dasar, di mana sering terjadi tumpang tindih antara bahasa keseharian dan konsep ilmiah. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk miskonsepsi, penyebab terjadinya miskonsepsi, serta solusi yang ditawarkan berdasarkan berbagai literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan menganalisis artikel jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa miskonsepsi paling sering terjadi pada anggapan bahwa "benda mati tidak dapat memberikan gaya" dan "usaha selalu sama dengan mengerahkan tenaga tanpa melihat perpindahan". Penyebab utamanya meliputi intuisi awal siswa, buku teks yang ambigu, dan metode pengajaran guru. Implikasi dari studi ini menekankan pentingnya penggunaan model pembelajaran induktif dan media visual yang konkret.





