Afiksasi dalam Lirik Lagu "Kita" Sheila on 7
Keywords:
Afiksasi, Morfologi, Lirik Lagu, Fungsi dan Makna , Sheila on 7Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud, fungsi, serta makna afiksasi (pengimbuhan) yang terdapat dalam lirik lagu "Kita" karya grup musik Sheila on 7. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik simak dan catat sebagai metode pengumpulan data dari keseluruhan teks lirik. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan total 14 data kata berafiksasi yang penggunaannya terbatas pada wujud prefiks dan sufiks, tanpa adanya penggunaan infiks dan konfiks sama sekali. Secara rinci, terdapat 8 data penggunaan awalan (prefiks) yang meliputi bentuk me(N)-, ber-, ter-, dan se-, serta 6 data penggunaan akhiran (sufiks) yang mencakup bentuk -kan, -i,. Fungsi dan makna afiksasi dalam lirik ini secara aktif membangun arti tindakan, kebersamaan, keadaan, kausatif, hingga kesamaan. Ketiadaan infiks dan konfiks dalam keseluruhan teks menunjukkan kecenderungan pencipta lagu yang lebih memilih menggunakan kata-kata berimbuhan tunggal yang sederhana.
Unduhan
References
Afria, R., Izar, J., Harianto, N., Sholiha, M., & Adelia, W. (2023). Analisis Afiksasi Pada Lagu Rossa dalam Album Platinum Collection. Kajian Linguistik dan Sastra, 2(2), 186–194. https://online-journal.unja.ac.id/kal/article/view/24931/15549
Chaer, A. (2008). Morfologi bahasa Indonesia: Pendekatan proses. Rineka Cipta.
Fadhila, A. Z. (2020). Analisis Afiksasi Dalam Album “Dekade” Lagu Afgan. Jurnal JILP (Jurnal Ilmiah Langue and Parole), 4(1), 11–18.
Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode dan Tekniknya. Raja Grasindo.
Mustofa, R. Z. (2025). Analisis Afiksasi Pada Lirik Lagu Diri Karya Tulus. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 443–447.
Ramlan, M. (2009). Morfologi: Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: CV Karyono.
Saputra, G. A. W., Irawan, I. P. A. U., Sucipta, I. M. D., & Fazalani, R. (2025). Penggunaan afiks dalam bahasa Indonesia: Studi morfologis pada artikel berita online. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 3(2), 463–469.





