Pengaruh Senam Lansia Terhadap Keseimbangan Tubuh Pada Warga Lanjut Usia di Desa Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu
Keywords:
Kekuatan Otot Tungkai, Lansia, Panti Jompo, Senam Berbasis KursiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap keseimbangan tubuh warga lanjut usia di Desa Tiang Layar, Kecamatan Pancur Batu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian berjumlah 20 lansia berusia 60–75 tahun yang mengikuti program senam lansia selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Keseimbangan tubuh diukur menggunakan One-Leg Stance Test dalam satuan detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keseimbangan tubuh meningkat dari 8,35 detik pada pre-test menjadi 13,50 detik pada post-test, dengan selisih rata-rata sebesar 5,15 detik. Hasil uji Paired Sample T-Test memperoleh nilai t hitung 8,43 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, senam lansia berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keseimbangan tubuh warga lanjut usia. Senam lansia dapat dijadikan aktivitas fisik sederhana untuk mendukung kesehatan dan kemandirian lansia.
Unduhan
References
Belinda, M., Peristiowati, Y., & Layla, S. F. N. (2024). Comparison of the effectiveness of elderly gymnastics with neuromuscular tapping on dynamic balance and spinal flexibility in the elderly. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 170–178. https://doi.org/10.30994/sjik.v13i2.1131
Guo, X. B., & Tang, L. (2024). Effects of different exercise types on balance function in healthy older adults and Parkinson’s patients: A systematic review. Frontiers in Aging Neuroscience, 16, Article 1411584. https://doi.org/10.3389/fnagi.2024.1411584
Inoue, Y., Tanabe, H., Akai, M., & Hayashi, K. (2025). One-leg standing test in older adults with left-right differences: Does dominant foot distinctly decide? BMC Musculoskeletal Disorders, 26, Article 997. https://doi.org/10.1186/s12891-025-09236-6
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, July 12). Indonesia siapkan lansia aktif dan produktif. https://kemkes.go.id/id/indonesia-siapkan-lansia-aktif-dan-produktif
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, August 20). Aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan di usia lanjut. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3596/aktivitas-fisik-untuk-menjaga-kesehatan-di-usia-lanjut
Kim, Y., Vakula, M. N., Bolton, D. A. E., Dakin, C. J., Thompson, B. J., Slocum, T. A., Teramoto, M., & Bressel, E. (2022). Which exercise interventions can most effectively improve reactive balance in older adults? A systematic review and network meta-analysis. Frontiers in Aging Neuroscience, 13, Article 764826. https://doi.org/10.3389/fnagi.2021.764826
Salsabila, B. I., Rahman, F., & Lindoyo, Y. (2023). Different effects of single-leg stance exercise and bridging exercise with core stability exercise on older adults balance. Exercise Science, 32(3), 286–294. https://doi.org/10.15857/ksep.2023.00206
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Yu, H., Zhong, J., Li, M., & Chen, S. (2025). Effects of exercise intervention on falls and balance function in older adults: A systematic review and meta-analysis. PeerJ, 13, Article e20190. https://doi.org/10.7717/peerj.20190
Zhong, Y., Guo, W., Chen, P., & Wang, Y. (2025). Effects of core training on balance performance in older adults: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Public Health, 13, Article 1661460. https://doi.org/10.3389/fpubh.2025.1661460





