Persepsi Guru PAI terhadap Etika dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MA Plus Sunan Drajat Kedungsantren Bojonegoro
Keywords:
Artificial Intelligence, Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Persepsi GuruAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah lanskap pendidikan, memunculkan kebutuhan untuk memahami dampaknya di lingkungan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap etika dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan menggunakan metode wawancara dan observasi terhadap tiga guru PAI di MA Plus Sunan Drajat Kedungsantren Bojonegoro. Hasil penelitian menunjukkan persepsi positif, di mana AI dinilai efektif dan efisien dalam membantu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Meskipun demikian, para guru menekankan bahwa penggunaan AI harus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam seperti ṣidq (kejujuran), amanah, tabayyun, mas’uliyyah (tanggung jawab), dan kemaslahatan. Kesimpulannya, AI dipandang sebagai alat bantu pembelajaran yang esensial, namun tidak dapat menggantikan peran utama guru.





