Analisis Intervensi Pemerintah Daerah dalam Mendorong Pariwisata Berkelanjutan Di Kecamatan Tarutung Tapanuli Utara
Keywords:
Intervensi Pemerintah, Pariwisata Berkelanjutan, Collaborative Governance, Tapanuli Utara, Pariwisata BudayaAbstract
enelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk intervensi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam pengembangan sektor pariwisata, menganalisis implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong pariwisata berkelanjutan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap informan dari Dinas Pariwisata, Dekranasda, pelaku usaha UMKM, masyarakat lokal dan kalangan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi pemerintah bersifat multidimensional mencakup pembangunan infrastruktur fisik, regulasi protektif, fasilitasi kapasitas UMKM, serta promosi wisata berbasis budaya. Implementasi kebijakan pariwisata berkelanjutan telah memberikan dampak positif pada tiga dimensi utama: ekonomi (multiplier effect dan reduksi urbanisasi), sosial-budaya (revitalisasi Tenun Ulos dan kesenian Batak Toba), serta lingkungan (eco-literacy masyarakat). Faktor pendukung mencakup kekayaan potensi wisata, nilai gotong royong dan sinergi collaborative governance. Faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, koordinasi antar lembaga yang belum optimal dan rendahnya kualitas SDM pariwisata di sebagian wilayah.
Unduhan
References
Ahkamil Hakim and Kata Kunci. (2024). “Peran Pemerintah Dalam Program Pariwisata Berkelanjutan Dalam Upaya Mewujudkan Sustainabel Development Goals ( SDGs ) Di Kawasan Danau Toba.” 7, no. 1: 419–33.
Badan Pelaksana Otorita Danau Toba. (2020). Integrated Tourism Master Plan Danau Toba.
Badan Pusat Statistik Sumatera Utara. (2024). Statistik Pariwisata Sumatera Utara 2024.
Bejo Mulyadi and Zulkhaidir Pohan. (2022). “No Title.” 10, no. 1: 47–66.
Butler, Richard. (1996). “Tourism Carrying Capacity and Sustainable Development.” Tourism Recreation Research.
Dredge, Dianne dan John Jenkins. (2007). Tourism Planning and Policy. Australia: John Wiley & Sons, hlm. 12–18.
Hall, C. Michael. (2008). Tourism Planning: Policies, Processes and Relationships, 2nd Edition. England: Pearson Education, hlm. 220–230.
Hunter, Colin. (1997). “SustainableTourism as an Adaptive Paradigm.” Annals of Tourism Research, Vol. 24 No. 4, hlm. 850–867.
Kadek Surya Andika Putra. (2023). “Tantangan Pengembangan Pariwisata Danau Toba Di.” Jurnal Pacta Sunt Servanda, 4: 31–38.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pengembangan UMKM Pariwisata Berkelanjutan.
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (2012). Pedoman Kelompok Sadar Wisata dan Sapta Pesona.
Rotua Kristin Simamora dan Rudi Salam Sinaga. (2016). “Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pariwisata Alam dan Budaya di Kabupaten Tapanuli Utara.” JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA, Vol. 4 No. 1, 79–96.
United Nations Environment Programme. (2005). Making Tourism More Sustainable.
United Nations World Tourism Organization. (2015). Sustainable Development of Tourism Programme.
United Nations World Tourism Organization. (2018). Tourism and Local Community Development.
Yoeti, Oka A. (2008). Ekonomi Pariwisata: Introduksi, Informasi dan Implementasi. Jakarta: Kompas, hlm. 67–70.
Yoeti, Oka A. (2008). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita, hlm. 45–52.





