Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan Anemia Melalui Edukasi Gizi di SMK Yabri Pekanbaru
Keywords:
Anemia, Remaja, Edukasi Gizi, KKNAbstract
Salah satu masalah kesehatan yang dihadapi banyak remaja, terutama remaja perempuan, adalah anemia, yang mengganggu fokus belajar dan produktivitas. Pada 27 Agustus 2025, sesi Pengabdian Masyarakat Universitas Abdurrab (KKN) mengadakan sesi kesadaran anemia di SMK Yabri Pekanbaru. Sembilan belas siswa dari kelas X mengikuti pretest, menerima konseling, dan kemudian mengikuti posttest sebagai bagian dari pendekatan kegiatan. Rata- rata skor meningkat dari 36,47 (SD = 8,87) pada pretest menjadi 48,74 (SD = 5,11) pada posttest, menurut data. Hasil Uji T Sampel Berpasangan menunjukkan ukuran efek yang substansial (Cohen's d = -1,277) dan perbedaan yang signifikan (t(18) = -5,567; p < 0,001). Ini menunjukkan bagaimana konseling dapat membantu remaja belajar lebih banyak tentang anemia. Diperkirakan bahwa inisiatif ini akan berfungsi sebagai langkah promosi untuk menghindari anemia pada remaja.
Unduhan
References
Alfiah, S. dan Dainy, N.C. 2023. Asupan Zat Besi, Vitamin C dan Konsumsi Tablet Tambah Darah Berhubungan dengan Kejadian Anemia Remaja Putri SMPIT Majmaul Bahrain Bogor. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 2(2):103–108.
Astuti, E.R. 2023. Literature Review: Faktor-Faktor Penyebab Anemia pada Remaja Putri. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(2):550–561.
Djajaningrat, J. (2014). Anemia pada Remaja: Faktor Risiko dan Dampaknya. Jakarta: EGC.
Farinendya, A., Muniroh, L. dan Buanasita,A. 2019. Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Gizi dan Siklus Menstruasi dengan Anemia pada Remaja Putri. Amerta Nutrition, 3(4):298–304.
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.
Indriati, E. (2001). Faktor penyebab anemia pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 3(2), 45–52.
Indriati. (2001). Faktor penyebab anemia pada remaja.
Kemenkes RI. 2007. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2007. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan
Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Mustaghfiroh, F., & Asiyah, S. (2019). Edukasi gizi dalam pencegahan anemia remaja.
Mustaghfiroh, F., & Asiyah, S. (2019). Edukasi gizi dalam pencegahan anemia remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 55–62.
Mustaghfiroh, F., & Asiyah, S. (2019). Edukasi gizi dalam pencegahan anemia remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 55–62.
WHO. (2014). Global nutrition targets 2025: Anaemia policy brief.
World Health Organization. (2004). Global database on anaemia. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2004). Global database on anaemia. Geneva: WHO.
Yanti, D. (2017). Pengaruh anemia terhadap prestasi belajar remaja. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 9(1), 12–20.
Yanti, D. (2017). Pengaruh anemia terhadap prestasi belajar remaja. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 9(1), 12–20.





