Analisis Aktivitas Melaut dan Pendapatan Nelayan di Pantai Molotabu Kecamatan Kabila Bone
Keywords:
Aktivitas Melaut, Pendapatan Nelayan, Pantai Molotabu, Masyarakat Pesisir, Kecamatan Kabila BoneAbstract
Penelitian ini menganalisis aktivitas melaut dan pendapatan nelayan di Pantai Molotabu, Kecamatan Kabila Bone. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan nelayan melaut sore hingga pagi (12 jam) menggunakan pancing dan jaring di Teluk Tomini. Pendapatan bersifat tidak menentu karena dipengaruhi cuaca dan hasil tangkapan. Rata-rata penghasilan harian Rp250.000 dengan biaya operasional Rp150.000 per melaut. Pendapatan bulanan bisa mencapai Rp20 juta namun tidak stabil. Sebagian nelayan memiliki pekerjaan sampingan sebagai penambang. Nelayan berharap pemerintah membantu penyediaan kapal atau perlengkapan melaut untuk meningkatkan kesejahteraan.
Unduhan
References
Muttaqiena, dkk. 2009. Makalah Pengelolaan Wilayah Pesisir Secara Berkelanjutan Pasca Tsunami Desember 2004. http://slideshare.net/abida/pengelolaan-pesisir.
Kristian, I. (2019). Pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu dan berkelanjutan yang berbasis masyarakat. Jurnal Rasi, 1 (1), 49-63.
Atmaja, E. (2018). Wilayah Pesisir (Coastal Zone). Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan.s





