Analisis Aktivitas Melaut dan Pendapatan Nelayan di Pantai Molotabu Kecamatan Kabila Bone

Authors

  • Marwah Ali Universitas Negeri Gorontalo Penulis
  • Fitri Hudengo Universitas Negeri Gorontalo Penulis
  • Nur Stevi Amir Universitas Negeri Gorontalo Penulis
  • Natasya Cut Fadilah Salfa Djua Universitas Negeri Gorontalo Penulis
  • Rahmatia Suleman Universitas Negeri Gorontalo Penulis
  • Rahmat Abdullah Universitas Negeri Gorontalo Penulis
  • Ulfa Zakaria Universitas Negeri Gorontalo Penulis
  • Eka Sartika Universitas Negeri Gorontalo Penulis
  • Wahyudin Radjak Universitas Negeri Gorontalo Penulis

Keywords:

Aktivitas Melaut, Pendapatan Nelayan, Pantai Molotabu, Masyarakat Pesisir, Kecamatan Kabila Bone

Abstract

Penelitian ini menganalisis aktivitas melaut dan pendapatan nelayan di Pantai Molotabu, Kecamatan Kabila Bone. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan nelayan melaut sore hingga pagi (12 jam) menggunakan pancing dan jaring di Teluk Tomini. Pendapatan bersifat tidak menentu karena dipengaruhi cuaca dan hasil tangkapan. Rata-rata penghasilan harian Rp250.000 dengan biaya operasional Rp150.000 per melaut. Pendapatan bulanan bisa mencapai Rp20 juta namun tidak stabil. Sebagian nelayan memiliki pekerjaan sampingan sebagai penambang. Nelayan berharap pemerintah membantu penyediaan kapal atau perlengkapan melaut untuk meningkatkan kesejahteraan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Muttaqiena, dkk. 2009. Makalah Pengelolaan Wilayah Pesisir Secara Berkelanjutan Pasca Tsunami Desember 2004. http://slideshare.net/abida/pengelolaan-pesisir.

Kristian, I. (2019). Pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu dan berkelanjutan yang berbasis masyarakat. Jurnal Rasi, 1 (1), 49-63.

Atmaja, E. (2018). Wilayah Pesisir (Coastal Zone). Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan.s

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Analisis Aktivitas Melaut dan Pendapatan Nelayan di Pantai Molotabu Kecamatan Kabila Bone. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/2147