Optimalisasi Potensi Wisata Bahari Pantai Kaisomaru di Gorontalo
Kata Kunci:
Pariwisata Bahari, Pantai Kaisomaru, Gorontalo, Ekowisata, Pemberdayaan Masyarakat, Destinasi Alam, Pengelolaan WisataAbstrak
Di tengah pesatnya perkembangan pariwisata bahari dan kemaritiman yang kini mengedepankan keberlanjutan lingkungan serta pemberdayaan komunitas lokal, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan, daya tarik utama, dan model pengelolaan Pantai Kaisomaru di Gorontalo sebagai destinasi wisata terintegrasi. Menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengelola, studi ini menemukan bahwa Pantai Kaisomaru, yang secara resmi dibuka pada Juni 2022 dan mulai viral pasca-event tahun baru 2023, mengandalkan kebersihan lingkungan yang terjaga ketat, pemandangan sunset, serta nilai historis nama "Kaisomaru" dari kapal karam sebagai daya tarik utamanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan destinasi ini didukung oleh model kolaboratif antara pihak swasta dan Karang Taruna yang memberdayakan UMKM lokal tanpa biaya sewa, serta diversifikasi aktivitas wisata seperti diving, snorkeling, camping, dan pendakian ke Puncak Kaisomaru sebagai adaptasi terhadap kondisi musim. Dapat disimpulkan bahwa sinergi antara disiplin manajemen kebersihan, inklusivitas ekonomi bagi warga sekitar, dan integrasi wisata pantai-gunung menjadi kunci utama dalam menjadikan Pantai Kaisomaru sebagai destinasi bahari berkelanjutan yang kompetitif dan diminati berbagai kalangan, termasuk generasi muda dan wisatawan domestik.
Unduhan
Referensi
Dewi, L. K. (2022). Pengaruh keunikan sejarah dan identitas lokal terhadap persepsi wisatawan. Jurnal Ilmiah Hospitality and Tourism, 8(1), 110–125.
Fauzi, R. (2022). Kreativitas pengelolaan potensi alam dan nilai lokal dalam pengembangan destinasi. Jurnal Pariwisata Terapan, 6(1), 100–115.
Lestari, F. (2023). Pariwisata berbasis komunitas: Pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengelolaan dan distribusi manfaat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, 9(3), 48–63.
Nugraha, B. (2021). Peran kebersihan dan kenyamanan lingkungan terhadap keputusan kunjungan ulang wisatawan. Jurnal Kajian Pariwisata dan Budaya, 5(1), 62–78.
Pratama, Y. (2023). Optimalisasi potensi wilayah pesisir melalui pengembangan wisata bahari. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 14(1), 110–125.
Rahayu, S. (2021). Dinamika pariwisata bahari dan interaksi wisatawan dengan lingkungan maritim. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 16(2), 75–89.
Sari, M. (2023). Efektivitas penyelenggaraan event wisata dalam membangun antusiasme pengunjung destinasi baru. Jurnal Manajemen Destinasi dan Atraksi, 11(2), 85–100.
Setiawan, A. (2022). Dampak ketersediaan spot foto dan media sosial terhadap minat kunjungan generasi muda. Jurnal Pariwisata Digital, 4(2), 128–142.
Susanti, D. (2022). Strategi pengembangan potensi kelautan terpadu untuk pertumbuhan ekonomi pesisir. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Wilayah, 10(2), 41–58.
Wulandari, P. (2023). Ragam pengalaman wisata sebagai faktor peningkatan daya saing destinasi. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Industri, 7(1), 40–55.





