Regulasi Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Sebagai Lembaga Keuangan Berbasis Syariah di Indonesia

Authors

  • Farid Tiranda Sakti Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Penulis
  • Rauly Azima Miswan Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Penulis
  • Wahyu Pratama Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Penulis

Keywords:

Bank Perekonomian Rakyat, Syariah (BPRS), UU P2SK, Tata Kelola Syariah dan Digital

Abstract

Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran penting dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pedesaan Indonesia. Perubahan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) membawa transformasi signifikan bagi industri BPRS, terutama melalui perubahan nomenklatur dari “Bank Pembiayaan Rakyat Syariah” menjadi “Bank Perekonomian Rakyat Syariah”. Perubahan tersebut menimbulkan berbagai implikasi hukum, administratif, dan operasional yang memerlukan penyesuaian oleh seluruh BPRS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan regulasi BPRS di Indonesia, mengevaluasi efektivitas pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) setelah pemberlakuan UU P2SK dan POJK Nomor 3/POJK.03/2022, mengidentifikasi kendala operasional yang dihadapi BPRS, serta merumuskan model tata kelola syariah-digital yang terintegrasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif-deskriptif dengan pendekatan hukum normatif-empiris. Data dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan dokumen hukum, regulasi otoritas keuangan, fatwa DSN-MUI, serta studi kasus pada sejumlah BPRS daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan nomenklatur menyebabkan beban administratif dan biaya hukum yang cukup besar, terutama terkait penyesuaian anggaran dasar dan perubahan regulasi internal. Di sisi lain, penerapan penilaian kesehatan bank berbasis risiko serta pelaporan digital melalui sistem APOLO meningkatkan disiplin pasar dan kualitas pengawasan. Namun, kebijakan tersebut juga menimbulkan tantangan bagi BPRS skala kecil yang memiliki keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi. Selain itu, pembatasan layanan lalu lintas pembayaran mendorong BPRS untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan fintech syariah guna meningkatkan daya saing dan layanan digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi antara regulasi negara dan prinsip kepatuhan syariah menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas industri BPRS. Untuk mendukung keberlanjutan sektor ini, diperlukan penguatan peran DPS, penyediaan infrastruktur teknologi bersama, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan kebijakan yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan syariah.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Adiwijaya, A. J. S., Roestamy, M., Martin, A. Y., & Sugardo, I. (2025). Reforming Sharia Business Law in Indonesia: Reconstructing a Contemporary Legal Framework for Islamic Financial Integration. Jurnal Ilmiah Mizani, 12(1), 45-62. 1

Arifin, J., Aulia, R., Nubahai, L., & Berliana, M. (2025). A Comparative Study on Sharia Governance and Supervisory Authority in Islamic Banking of Indonesia and Malaysia. Malaysian Journal of Syariah and Law, 13(1), 112-129. 1

Aslina, N., & Addieningrum, F. M. (2023). Pembiayaan Murabahah pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Syarikat Madani Kota Batam. At-Tijaroh: Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(1), 1-21. 1

Assari, E., Hamidah, S., & Dewantara, R. (2022). The Legal Status of Digital Banks in Indonesia. Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah, 13(2), 185-201. 1

Asyiqin, I. Z. (2025). Islamic Economic Law in the Digital Age: Navigating Global Challenges and Legal Adaptations. Media Iuris, 8(1), 75-92. 1

Barkah, Q., Romli, S. A., Muhamad Sadi, I., & Ismail, A. B. (2024). Legal Transformation of Indonesian Sharia Banks Towards Digital Banking in the Era of Industrial Revolution 4.0. Al-'Adalah, 21(1), 103-124. 1

Dasopang, N. S. (2025). Sharia Banking Supervision in Indonesia: Legal Mechanisms and Implication. Jurnal Ilmiah Mizani, 12(1), 15-32. 1

Fitriani, A. E. (2023). Legal Analysis of Conversion of Al-Ijarah Al-Muntahiya Bi Al-Tamlik (IMBT) Financing into Mudharabah Financing Based on Saddu Al-Dzari'ah Perspective. Islamic Economic Institutions in Indonesia, 10(2), 211-228. 1

Hassan, A. F. S., Karbhari, Y., & Ahmed, H. (2021). Central Bank Regulation, Religious Governance and Standardisation: Evidence from Malaysian Islamic Banks. International Journal of Business Governance and Ethics, 15(3), 290-315. 1

Hidayah, N., Haryatih, & Kamilah, R. A. (2024). Islam and the State: The Evolution of Sharia Banking Regulation in Indonesia. Mazahib Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 23(1), 54-79. 1

Hidayat, Y. (2019). Sharia Economics and Financial Inclusion Program in Indonesia. Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 8(3), 120-135. 1

Iska, S., Nofrivul, Jaya, I., & Renie, E. (2024). The Implications of the Countercyclical COVID-19 Policy on the Performance of Rural Banks and Sharia Rural Banks in Indonesia. Juris: Jurnal Ilmiah Syariah, 23(1), 89-104. 1

Junaidi, H. (2025). Model of Collaboration Between Sharia Microfinance Institutions and Banking Institutions: A Solution to the Scale Gap in Financing for Microenterprises in Indonesia. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 9(1), 310-329. 1

Kadir, A., & Musataklima. (2024). Community Bank as the Philosophical Ratio Legis Behind the Prohibition of Islamic Rural Banks from Offering Direct Debit in Constitutional Court Rulings: Impacts and Solutions in the Digital Financial Era. Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah, 15(1), 112-131. 1

Kurniadi, D., Wiwoho, J., & Asrori, H. (2019). Deciphering the Sharia Legal Framework Issues in Islamic Financial Institutions in Indonesia. International Journal of Advanced Science and Technology, 28(8), 546-559. 1

Kusumawati, S. A., Prakoso, A. R., & Indriyani, P. (2025). Legal Authority and Fatwa Convergence in Islamic Finance: A Comparative Study of DSN-MUI and SAC Malaysia. Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 9(1), 45-63. 1

Latifah, U. (2024). Unveiling Partnership Culture in Sharia Banking Regulations. Banco: Jurnal Perbankan Syariah, 6(1), 15-32. 1

Mas'Ud, R. (2022). Troubled Financing Rescue Strategy in Musyarakah Financing: PT. Sharia NTB Bank. Khazanah Hukum, 4(2), 95-108. 1

Mohd Arif, M. I. A., & Markom, R. (2013). Role and Status of the Shariah Advisory Council in Enhancing the Islamic Financial System in Malaysia. Jurnal Pengurusan, 38(1), 143-152. 1

Morisca, K. P., Mutia, E., Indayani, & Lautania, M. F. (2025). Evaluating Asset Quality as a Determinant of Financial Sustainability in Islamic Rural Banks (BPRS) in Indonesia. International Conference on Sustainable Islamic Business and Finance (SIBF), 5, 204-219. 1

Muhammad, R., Suluki, A., & Nugraheni, P. (2020). Internal Factors and Non-Performing Financing in Indonesian Islamic Rural Banks. Cogent Business & Management, 7(1), 180-195. 1

Nasrudin, M., Sodiqin, A., Mujib, A., & Muhammadun. (2025). From Nonbinding to Binding: Legal Authority Transformation of DSN-MUI Fatwas within the National Legal System. Jurnal Hukum Islam, 23(1), 74-91. 1

Naysary, B., Salleh, M. C. M., & Abdullah, N. I. (2020). A Comprehensive Appraisal of Shari'ah Governance Practices in Malaysian Islamic Banks. ISRA International Journal of Islamic Finance, 12(2), 267-285. 1

Ningsih, A. S., Fidiyani, R., Haryakusuma, A. P., & Wardhani, H. P. (2026). Legal Paradigm Shifting Rural Credit Bank of Indonesia (BPR) to Enhance Indonesia Banking in the Global Market: A Normative Legal Study. Journal of Law and Legal Reform, 7(1), 89-106. 1

Noordin, N. H., & Syed Jaafar Alhabshi, S. M. (2023). Stakeholder Engagement for Value-Based Banking: The Case of Malaysian Islamic Banks. Journal of Public Affairs, 23(2), e2845. 1

Putri, S., Pambuko, Z. B., Medias, F., & Usman, N. (2025). Performance Evaluation of Islamic Rural Banks for Supporting SDGs 16: A POJK 3/2022 Perspective. E3S Web of Conferences, 512, 04012. 1

Ridwansyah, Supriyaningsih, O., & Amrina, D. H. (2025). Strengthening the Role of BPRS in Supporting MSMEs: Regulatory Perspective and Legal Challenges During and After the Pandemic. El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 8(1), 102-119. 1

Sakti, F. T., Miswan, R. A., & Pratama, W. (2024). Regulasi Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Sebagai Lembaga Keuangan Berbasis Syariah di Indonesia. Jurnal Perbankan Syariah, 4(1), 12-28. 1

Suhendar, H., Mukhlas, O. S., & Hakim, A. A. (2023). Legal Politics of the Existence of Fatwa in Islamic Financial Institutions: Evidence from Indonesia. Jurnal Hukum Islam, 21(2), 180-197. 1

Yusmad, M. A., Irwansyah, Bin Marinsah, S. A., & Muang, M. S. K. (2024). Revitalization Supervision Islamic Banking in Enhancement Compliance in Indonesia and Malaysia. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 8(2), 485-502. 1

Karya yang dikutip

Regulasi Bank Perekonomian Rakyat Syariah (Bprs) Sebagai Lembaga Keuangan Berbasis Syariah Di Indonesia.docx

The-Consolidation-of-Law-on-Bank-Indonesia.pdf, diakses Mei 30, 2026, https://www.bi.go.id/en/tentang-bi/profil/uu-bi/UndangUndang%20BI/The-Consolidation-of-Law-on-Bank-Indonesia.pdf

Evaluasi implementasi dan implikasi hukum transformasi Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat terhadap pembangunan ekonomi daerah, diakses Mei 30, 2026, https://jurnal.arkainstitute.co.id/index.php/cessie/article/download/1790/1518

Pengumuman Perubahan Nama | Bank Artha Mas Abadi, diakses Mei 30, 2026, http://arthamasabadi.co.id/berita-kami/pengumuman-perubahan-nama

Perubahan Nomenklatur - PT BPR Syariah Tanggamus (Perseroda), diakses Mei 30, 2026, https://bprstanggamus.co.id/index.php/2024/12/20/perubahan-nomenklatur/

Impact of Changes in the Nomenclature of Rural Credit Banks on the Law on the Development and Strengthening of the Financial Sector - ResearchGate, diakses Mei 30, 2026, https://www.researchgate.net/publication/392820140_Impact_of_Changes_in_the_Nomenclature_of_Rural_Credit_Banks_on_the_Law_on_the_Development_and_Strengthening_of_the_Financial_Sector

Pojk-2022-03-penilaian-tks-bpr-dan-bprs.pdf - Zinsari, diakses Mei 30, 2026, https://zinsari.wordpress.com/wp-content/uploads/2022/03/pojk-2022-03-penilaian-tks-bpr-dan-bprs.pdf

Implikasi Hukum Atas Perubahan Nomenklatur Bank Perkreditan Rakyat Menjadi Bank Perekonomian Rakyat Berdasarkan Undang - ETD UGM, diakses Mei 30, 2026, https://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian_downloadfiles/1489966

Peraturan otoritas jasa keuangan (pojk) - PT BPRS Mitra Amal Mulia, diakses Mei 30, 2026, https://bprsmam.co.id/pojk

Ringkasan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 3/pojk.03/2022 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Perkreditan Rakyat Dan, diakses Mei 30, 2026, https://ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/Penilaian-Tingkat-Kesehatan-Bank-Perkreditan-Rakyat-dan-Bank-Pembiayaan-Rakyat-Syariah/RINGKASAN%20POJK%203%20-%2003%20-%202022.pdf

Company Profile Edisi 2025 - BPRS Hikmah Khazanah, diakses Mei 30, 2026, https://bprshikmahkhazanah.co.id/wp-content/uploads/2025/05/COMPANY-PROFILE-BPRS-HIKHA-2025.pdf

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Regulasi Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Sebagai Lembaga Keuangan Berbasis Syariah di Indonesia. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/2113