Konsep Panggilan (Beruf) dalam Perspektif Weberian: Analisis Terhadap Realitas Pendeta GPI Papua
Keywords:
Beruf, Etos Kerja Religius , Max Weber, Panggilan Pelayanan, Pendeta GPI PapuaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep panggilan (Beruf) dalam pemikiran Max Weber serta menelaah relevansinya terhadap praktik pelayanan pastoral di Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara terhadap pendeta GPI Papua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pendeta memaknai panggilan pelayanan bukan sebagai profesi keagamaan semata, melainkan sebagai pengalaman spiritual dan eksistensial yang membentuk identitas, orientasi hidup, serta komitmen pelayanan mereka. Di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, budaya, dan geografis, panggilan dipahami sebagai sumber motivasi yang mendorong kesetiaan dalam pelayanan. Temuan penelitian juga memperlihatkan adanya ketegangan antara idealisme teologis mengenai panggilan dan realitas pelayanan yang kompleks. Namun, ketegangan tersebut justru menjadi ruang pembentukan makna dan pendalaman spiritualitas pelayanan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa konsep Beruf mengalami rekontekstualisasi dalam konteks Papua. Jika Weber menekankan dimensi individual dan etos kerja religius, maka dalam konteks Papua panggilan berkembang menjadi spiritualitas yang bersifat komunal dan relasional, yang menghubungkan tanggung jawab kepada Allah dengan keterlibatan aktif dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, konsep Beruf tetap relevan sebagai kerangka analisis sosiologis dan teologis untuk memahami dinamika pelayanan gereja dalam konteks lokal Papua.
Unduhan
References
Lima, Samuel. “Panggilan Kristen Dan Partisipasi Dalam Karya Allah.” Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili 4, no. 2 (2017): 145–47.
Malau, Titin Wulandari. “Peran Gerakan Oikumene Membangun Kesatuan Dalam Berbagai Keragaman.” Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 4, no. 1 (2025): 1229–37.
Mulyaden, A., Abidin, Y. Z., Kusnawan, A., & Zuldin, M. (2026). Hubungan Agama dan Pem-bangunan: Analisis Kritis terhadap Teori Modernisasi, Etika Protestan, dan Pembangunan Berke-lanjutan. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 3716-3729.
Meber, M. Etika Protestan Dan Spirit Kapitalisme. IRCiSoD, 2006.
Norris, P, and R Inglehart. Sekularisasi Ditinjau Kembali: Agama Dan Politik Di Dunia Dewasa Ini. Pustaka Alvabet, 2009.
Putri, E W. “Etika Protestan Dan Asketisme Dalam Pemikiran Max Weber.” Al-Adyan: Journal of Religious Studies 3, no. 1 (2022): 21–23.
Schilpzand, A., & De Jong, E. (2021). Etika kerja dan pembangunan ekonomi: Investigasi ter-hadap tesis Weber. Jurnal Ekonomi Politik Eropa , 66 , 101958.
Susanto, D. Sosiologi Agama Max Weber. PT Inovasi Pratama Internasional, 2023.
Tololiu, W. (2025). Teologi Kerja Dan Pelayanan Bivokasional Pendeta Dalam 1–2 Tesalonika:: Temuan Lapangan di Minahasa. Kognisio, 1(2), 83-91.
Triono, N. Menemukan Konsep Karakter Kristen Melalui Pendekatan Ilmiah. Yogyakarta: Detak Pustaka, 2025.
Weber, Max. Sosiologi Agama. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.
Yekrianus, S. “Panggilan Dan Perutusan Kaum Awam Katolik Dalam Membangun Gereja Di Tengah Merebaknya Disrupsi Digital.” Religi: Jurnal Studi Agama-Agama 18, no. 1 (2022): 65–81.
Yonathan, and Petty. “Vocasi Iman Dan Transformasi Pelayanan Gereja Di Indonesia.” Teologi Dan Praktika 5, no. 1 (2025): 54–57.
Zulkarnain, Z. (2020). Etos Kerja Dalam Kajian Teologi Islam (Analisis Penelitian Max Weber Tentang Etika Protestan Di Amerika Dan Analoginya Di Asia). Al-Hikmah: Jurnal Theosofi Dan Peradaban Islam, 2(1).





