Peran Etika Komunikasi Islam dalam Mengatasi Penyebaran Hoaks di Media Sosial
Keywords:
Etika, Komunikasi, Social MediaAbstract
Perkembangan teknologi digital dan media sosial mempermudah penyebaran informasi, namun di sisi lain memicu maraknya fenomena penipuan, disinformasi, dan berita hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkembangan teknologi terhadap penyebaran hoaks, menganalisis pandangan etika komunikasi Islam terhadap fenomena tersebut, serta mengkaji peran keluarga, pendidikan, dan tokoh agama dalam meminimalisir penyebaran hoaks di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Sumber data diperoleh melalui studi pustaka (library research) dari Al-Qur'an, hadis, serta jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam melarang keras penyebaran hoaks dan mewajibkan penerapan prinsip komunikasi Islam, terutama prinsip tabayyun (verifikasi informasi), qaulan sadidan (berkata benar), qaulan maysura (bahasa yang jelas), dan qaulan baligha (pesan tepat sasaran), qaulan ma’rufan (perkataan yang baik). Selain itu, adanya peran antara edukasi nilai moral oleh orang tua di lingkup keluarga, penguatan literasi digital yang kritis di institusi pendidikan, serta bimbingan dakwah dari tokoh agama menjadi pilar penting dalam meminimalisir penyebaran berita bohong demi menciptakan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab.
Unduhan
References
Abdullah, A., & Kahina, D. I. (2022). Etika Komunikasi Islam Dalam Media Sosial. Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 1(2), 1–15. https://doi.org/10.47945/al-hikmah.v1i2.721
Ahmad, S., & Hotimah, H. (2018). Hoaks Dalam Kajian Pemikiran Islam dan Hukum Positif. SALAM: Jurnal Sosial & Budaya Syar’I, 5(3), 291-306. DOI: 10.15408/sjsbs.v5i3.10366
Asran, & Amaluddin. (2025). Pendidikan Agama Islam dalam Menangkal Hoaks dan Disinformasi. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 130-141. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i3.203
Damanik, M. Z., Putri, D. M., & Warda, M. A. (2024). Dalil Jujur Dalam Perkataan Dan Perbuatan. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 2(1), 554-564. https://www.journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/205
Idris, I. A. (2018). Klarifikasi Al-Quran Atas Berita Hoaks. Elex Media Komputindo.
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. “MediaConnect 2025: Bukan Soal Siapa yang Viral, Tapi Siapa yang Kredibel.” Komdigi.go.id, (2025). https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/mediaconnect-2025-bukan-soal-siapa-yang-viral-tapi-siapa-yang-kredibel
Luthfiyah, L., & Maknun, L. (2024). Dampak Positif Dan Negatif Media Sosial Di Lingkungan Masyarakat. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 1(4), 1876–1881. https://doi.org/10.62567/micjo.v1i4.252
Saggaf, M. I., Arif, M. W., Habibie, M., & Atqiya, K. (2021). Prinsip komunikasi Islam sebagai etika bermedia sosial. Journal of Communication Studies, 1(01), 15-29. https://doi.org/10.37680/jcs.v1i01.698n
Nasoha, A. M. M., dkk., (2025). Etika Komunikasi dalam Islam: Analisis terhadap Konsep Tabayyun dalam Media Sosial. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 3(2), 224-232. https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i2.1315
Nazaruddin & Alfiansyah, M. (2021). Etika Komunikasi Islami di Media Sosial dalam Perspektif al-Qur'an dan Pengaruhnya Terhadap Keutuhan Negara. Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 4(1), 77-91. https://comms.ar-raniry.ac.id/peurawi/article/view/103
Putricia, Z. (2026). Analisis Fenomena Hoaks Dan Misinformasi Dalam Perspektif Etika Komunikasi Islam: Urgensi Prinsip Tabayyun Di Era Digital. Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi dan Humaniora, 3(1), 55-62. https://jurnal.qolamuna.id/index.php/JQ/article/view/376
Razzaq, A. Agustin, S., Aini, N., Wulandari, T., (2026). Tabayyun Sebagai Prinsip Komunikasi Islam Dalam Menghadapi Hoaks. Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(01), 21-32. https://doi.org/10.21093/nubuwwah.v4i01.13126
Sabela, I. N. D., Saputra, A., & Kuncoro, W. (2026). Hoaks Berbasis Kecerdasan Buatan Ai Sebagai Tantangan Literasi Media Sosial. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 6(01), 44-54. https://doi.org/10.69957/relasi.v6i01.2679
Tambunan, M. T. (2024). Perspektif Islam Terhadap Hoaks Dan Penyebarannya Di Media Sosial. Jurnal Komunikasi dan Media, 1(2), 77-92. https://ittishal.org/index.php/jkm/article/view/46
Mahmuddin, M., & Nasriah, S. (2021). Strategi dakwah dalam meminimalisir penyebaran informasi hoax di media sosial. Jurnal Ilmu Dakwah, 41(2), 97–110. https://doi.org/10.21580/jid.v41.2.8873
Yanti, D. Y., dkk. (2025). Propaganda Politik dalam Media Sosial: Studi Kasus Penyebaran Hoaks Pilpres 2024 di X. PEMA: Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 501–507. https://doi.org/10.56832/pema.v5i2.1295





