Peran Etika Komunikasi Islam dalam Mengatasi Penyebaran Hoaks di Media Sosial

Authors

  • Hafizah Ridha Nazafi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Penulis
  • Sawsan Dira Aulia Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Penulis
  • Fardhan Abdillah Maulana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Penulis
  • Syamsul Rizal Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Penulis
  • Yokha Latief Ramadhan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Penulis

Keywords:

Etika, Komunikasi, Social Media

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial mempermudah penyebaran informasi, namun di sisi lain memicu maraknya fenomena penipuan, disinformasi, dan berita hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkembangan teknologi terhadap penyebaran hoaks, menganalisis pandangan etika komunikasi Islam terhadap fenomena tersebut, serta mengkaji peran keluarga, pendidikan, dan tokoh agama dalam meminimalisir penyebaran hoaks di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Sumber data diperoleh melalui studi pustaka (library research) dari Al-Qur'an, hadis, serta jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam melarang keras penyebaran hoaks dan mewajibkan penerapan prinsip komunikasi Islam, terutama prinsip tabayyun (verifikasi informasi), qaulan sadidan (berkata benar), qaulan maysura (bahasa yang jelas), dan qaulan baligha (pesan tepat sasaran), qaulan ma’rufan (perkataan yang baik). Selain itu, adanya peran antara edukasi nilai moral oleh orang tua di lingkup keluarga, penguatan literasi digital yang kritis di institusi pendidikan, serta bimbingan dakwah dari tokoh agama menjadi pilar penting dalam meminimalisir penyebaran berita bohong demi menciptakan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Abdullah, A., & Kahina, D. I. (2022). Etika Komunikasi Islam Dalam Media Sosial. Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 1(2), 1–15. https://doi.org/10.47945/al-hikmah.v1i2.721

Ahmad, S., & Hotimah, H. (2018). Hoaks Dalam Kajian Pemikiran Islam dan Hukum Positif. SALAM: Jurnal Sosial & Budaya Syar’I, 5(3), 291-306. DOI: 10.15408/sjsbs.v5i3.10366

Asran, & Amaluddin. (2025). Pendidikan Agama Islam dalam Menangkal Hoaks dan Disinformasi. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 130-141. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i3.203

Damanik, M. Z., Putri, D. M., & Warda, M. A. (2024). Dalil Jujur Dalam Perkataan Dan Perbuatan. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 2(1), 554-564. https://www.journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/205

Idris, I. A. (2018). Klarifikasi Al-Quran Atas Berita Hoaks. Elex Media Komputindo.

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. “MediaConnect 2025: Bukan Soal Siapa yang Viral, Tapi Siapa yang Kredibel.” Komdigi.go.id, (2025). https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/mediaconnect-2025-bukan-soal-siapa-yang-viral-tapi-siapa-yang-kredibel

Luthfiyah, L., & Maknun, L. (2024). Dampak Positif Dan Negatif Media Sosial Di Lingkungan Masyarakat. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 1(4), 1876–1881. https://doi.org/10.62567/micjo.v1i4.252

Saggaf, M. I., Arif, M. W., Habibie, M., & Atqiya, K. (2021). Prinsip komunikasi Islam sebagai etika bermedia sosial. Journal of Communication Studies, 1(01), 15-29. https://doi.org/10.37680/jcs.v1i01.698n

Nasoha, A. M. M., dkk., (2025). Etika Komunikasi dalam Islam: Analisis terhadap Konsep Tabayyun dalam Media Sosial. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 3(2), 224-232. https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i2.1315

Nazaruddin & Alfiansyah, M. (2021). Etika Komunikasi Islami di Media Sosial dalam Perspektif al-Qur'an dan Pengaruhnya Terhadap Keutuhan Negara. Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 4(1), 77-91. https://comms.ar-raniry.ac.id/peurawi/article/view/103

Putricia, Z. (2026). Analisis Fenomena Hoaks Dan Misinformasi Dalam Perspektif Etika Komunikasi Islam: Urgensi Prinsip Tabayyun Di Era Digital. Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi dan Humaniora, 3(1), 55-62. https://jurnal.qolamuna.id/index.php/JQ/article/view/376

Razzaq, A. Agustin, S., Aini, N., Wulandari, T., (2026). Tabayyun Sebagai Prinsip Komunikasi Islam Dalam Menghadapi Hoaks. Nubuwwah : Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(01), 21-32. https://doi.org/10.21093/nubuwwah.v4i01.13126

Sabela, I. N. D., Saputra, A., & Kuncoro, W. (2026). Hoaks Berbasis Kecerdasan Buatan Ai Sebagai Tantangan Literasi Media Sosial. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 6(01), 44-54. https://doi.org/10.69957/relasi.v6i01.2679

Tambunan, M. T. (2024). Perspektif Islam Terhadap Hoaks Dan Penyebarannya Di Media Sosial. Jurnal Komunikasi dan Media, 1(2), 77-92. https://ittishal.org/index.php/jkm/article/view/46

Mahmuddin, M., & Nasriah, S. (2021). Strategi dakwah dalam meminimalisir penyebaran informasi hoax di media sosial. Jurnal Ilmu Dakwah, 41(2), 97–110. https://doi.org/10.21580/jid.v41.2.8873

Yanti, D. Y., dkk. (2025). Propaganda Politik dalam Media Sosial: Studi Kasus Penyebaran Hoaks Pilpres 2024 di X. PEMA: Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 501–507. https://doi.org/10.56832/pema.v5i2.1295

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Peran Etika Komunikasi Islam dalam Mengatasi Penyebaran Hoaks di Media Sosial. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/2007