Analisis Pengaruh FoMO Terhadap Impulse Buying Generasi Z Dalam Praktik Live Shopping di Shopee
Kata Kunci:
FoMO, shopping lifestyle, impulse buying, ShopeeAbstrak
Perkembangan social commerce melalui fitur live shopping pada platform e-commerce telah mengubah pola konsumsi Generasi Z menjadi lebih emosional dan impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), shopping lifestyle, dan positive emotion terhadap perilaku impulse buying pada Generasi Z pengguna Shopee Live. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis jurnal ilmiah, buku, dan publikasi relevan mengenai perilaku konsumen digital. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi kualitatif melalui reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO menjadi faktor dominan yang mendorong pembelian impulsif akibat rasa takut tertinggal tren, promosi, dan pengalaman sosial di lingkungan digital. Strategi pemasaran seperti flash sale, limited stock, dan interaksi real-time pada Shopee Live terbukti mampu menciptakan tekanan emosional yang melemahkan pertimbangan rasional konsumen. Shopping lifestyle menjadikan aktivitas belanja sebagai bagian dari gaya hidup dan hiburan, sedangkan positive emotion seperti rasa senang dan antusias saat mengikuti live shopping memperkuat kecenderungan impulse buying. Berdasarkan pendekatan Stimulus-Organism-Response (S-O-R), fitur digital Shopee bertindak sebagai stimulus yang mempengaruhi kondisi psikologis konsumen dan menghasilkan respons berupa pembelian impulsif. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi keuangan dan edukasi konsumsi digital bagi Generasi Z agar lebih bijak dalam menghadapi strategi pemasaran digital.





