Analisis Komporatif Struktur Semiotik Pada Puisi "Cintaku Jauh di Pulau" Karya Chairil Anwar dan Puisi "Aku Ingin" Karya Sapardi Djoko Darmono
Kata Kunci:
Semiotika, Riffaterre, Puisi, Chairil Anwar, Sapardi Djoko DamonoAbstrak
Artikel ini mengkaji struktur semiotik dalam dua puisi ikonik sastra Indonesia, yaitu “Cintaku Jauh di Pulau” karya Chairil Anwar dan “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono. Pendekatan yang digunakan adalah teori semiotika Michael Riffaterre yang mencakup Matriks, Model, dan Hipogram. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan cara masing-masing penyair membangun makna cinta melalui sistem tanda dalam puisinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua puisi memiliki perbedaan mendasar dalam struktur semiotiknya. Puisi Chairil menampilkan cinta yang tragis akibat perpisahan oleh kematian, sedangkan puisi Sapardi menggambarkan cinta yang sederhana namun mendalam dan melampaui kata-kata.





