Pengembangan Destinasi Wisata Bahari Berkelanjutan di Pulau Poncan Kota Sibolga

Penulis

  • Jessica Stefany Hutagalung Universitas Sumatera Utara Penulis
  • Erika Revida Universitas Sumatera Utara Penulis

Kata Kunci:

Pulau Poncan, Pariwisata Bahari, Pariwisata Berkelanjutan

Abstrak

Pulau Poncan merupakan salah satu destinasi pariwisata bahari di Kota Sibolga yang memiliki potensi besar melalui keindahan pantai, kejernihan air laut, serta kehidupan masyarakat pesisir yang masih alami. Pengembangan destinasi wisata bahari di Pulau Poncan memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan agar potensi wisata dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan destinasi pariwisata bahari berkelanjutan di Pulau Poncan Kota Sibolga menggunakan Teori 4A Cooper dkk. (2008) yang meliputi attraction, accessibility, amenities, dan ancillary services. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Poncan memiliki daya tarik wisata alam yang kuat dan didukung keterlibatan masyarakat lokal dalam aktivitas wisata. Accessibility menuju lokasi wisata telah tersedia melalui transportasi laut, namun masih dipengaruhi faktor cuaca dan keterbatasan sarana transportasi. Amenities dan ancillary services juga telah tersedia, meskipun kualitas fasilitas, koordinasi antar stakeholder, dan sistem pengelolaan destinasi masih memerlukan peningkatan agar pengembangan wisata bahari dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Fahrudin, A., & Krisanti, M. (2021). Keberlanjutan Pengelolaan Wisata Bahari Di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(2), 284-291.

Handayani, S., Wahyudin, N., & Khairiyansyah, K. (2019). Fasilitas, Aksesibilitas Dan Daya Tarik Wisata Terhadap Kepuasan Wisatawan. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis, 20(2), 123-133.

Husein, K. A., Jeddawi, M., & Tahir, M. I. (2019). Pengembangan Objek Wisata Bahari Berbasis Kearifan Lokal Di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia, 11(5), 859-865.

Mirah, R. E., Rondonuwu, D. M., & Siregar, F. O. (2024). Analisis Pengembangan Infrastruktur Pariwisata Di Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara. Media Matrasain, 21(2), 1-10.

Mushonnif, M., Al Fajar, AH, Mudfainna, M., & Syamraeni, S. (2025). Inovasi Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat Agrowisata: Studi Kasus Kampung Flory, Sleman. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pedesaan (Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Pedesaan) , 7 (2), 143-154.

Nurlaily, DK, & Giriwati, NSS (2024). Evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Keberlanjutan Kampung Payung Pandanwangi, Kota Malang. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia , 13 (4), 168-180.

Rahmaniah, I. The Perception Imbalance And The Indicator Comprehension Of Sustainable Development In Regional Planning Of Sukabumi, West Java Province. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana IPB.

Rumiati, A. T., Gunawan, J. & Ekasari, N. (2019). Developing indicators to measure sustainable marine tourism development study case: in Selong Belanak village, West Praya, Central Lombok Province. People: International Journal of Social Sciences, 5(2), 833–847

Riska, R., Ramadani, F., Purwasih, R. (2020). Analisis pengembangan wisata bahari pantai apparalang di Bulukumba Analysis of the development of marine tourism at Apparalang Beach in Bulukumba. Jurnal Universitas Hasanuddin: Seminar Sains Dan Teknologi Kelautan, 3(1), 93–97.

Ritonga, RM, & Halim, CC (2025). Strategi Pengembangan Kampung Wisata Tematik Danau Kalpataru sebagai Wisata Urban Nature Berbasis Partisipasi Masyarakat di Banjar Wijaya, Tangerang. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan , 8 (2), 2006-2013.

Saputra, Heldi, and Syafri Harto. 2016. "Dampak Pelaksaaan Event Internasional Sail Indonesia Terhadap Perkembangan Wisata Bahari Indonesia." Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 3 9.

Sayogi, K. W., & Demartoto, A. (2018). Pengembangan Pariwisata Bahari. Journal Of Development And Social Change, 1(1), 1-5.

Sulaksmi, R. 2007. Analisis Dampak Pariwisata terhadap Pendapatan dan Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Kawasan Taman Wisata Alam Laut Pulau Weh Kota Sabang. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana IPB.

Sero, A. (2020). Model Pengembangan Pariwisata Bahari Berbasis Masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara. Universitas Gadjah Mada.

Triyono, J., & Nugroho, Dy (2023). Pengembangan Ekowisata Bahari Pantai Karang Jahe Melalui Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin , 3 (3), 340-350.

Tulis, Daniel Harvey, Michael M. Rengkung, and Johannes Van Rate. 2020.“Strategi Pengembangan Objek Wisata Bahari Di Kecamatan Lirung Kabupaten Kepulauan Talaud.” Sabua: Jurnal Lingkungan Binaan Dan Arsitektur 9(2):125–32.

Wati, E. P. (2018). Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dalam Pembangunan Yang Berkelanjutan. Bina Hukum Lingkungan, 3(1), 119- 126.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan. Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2009.

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2016 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68.

Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2020 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota Sibolga Tahun 2020-2025.

Bakaruddin, D. (2020). Dasar-Dasar Pariwisata: Konsep, Pengelolaan Dan Pembangunan (Hal. 72). Penerbit Pendidikan Indonesia.

Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and practice (4th ed.). Pearson Education.

Creswell, J. W. (2011). Penelitian Kualitatif Dalam Bidang Pendidikan.

Damanik, D., Nasrullah, N., Purba, B., Arfandi, A. S., Abdillah, D., Raditya, R., ... & Faried, A. I. (2022). Ekonomi Pariwisata: Konsep Pemasaran Dan Pembangunan.

Elkington, J. (1997). Cannibals with forks Triple bottom line of 21st century business. Stoney Creek, CT: New Society Publishers.

Husin, A., Andriani, D. S., & Saputra, A. (2022). Pengembangan Wisata. Bening Media Publishing.

Masjhoer, J. M. (2019). Pengantar Wisata Bahari. Jussac M Masjhoer.

Peranginangin, J. (2025). Manajemen Desa Wisata. Jakarta: PT Indonesia Delapan Kreasi Nusa.

Revida, E., Purba, S., Simanjuntak, M., Permadi, L. A., Simarmata, M. M., Fitriyani, E., ... & Purba, B. (2022). Manajemen Pariwisata. Yayasan Kita Menulis.

Sugiyono, (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D, Bandung: Alfabeta.

Suprayitno, D., Ahmad, A., Tartila, T., Sa'dianoor, S. D., & Aladdin, Y. A. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori Komprehensif Dan Referensi Wajib Bagi Peneliti. Pt. Sonpedia Publishing Indonesia.

Sutiksno, D. U., Revida, E., Munsarif, M., Simarmata, H. M., Saputra, D. H., Purnomo, A., ... & Purba, S. (2020). Tourism Marketing. Yayasan Kita Menulis.

Yoeti, A, Yoeka. 2012. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa

Diterbitkan

2026-05-24

Cara Mengutip

Pengembangan Destinasi Wisata Bahari Berkelanjutan di Pulau Poncan Kota Sibolga. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1970