Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Dari Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca) Dan Feses Kuda Pada Tanaman Selada (Lactuca Sativa)

Authors

  • Muh Fadel Maulana Universitas Negeri Makassar Penulis
  • Amirah Mustarin Universitas Negeri Makassar Penulis
  • Jusran Jusran Universitas Negeri Makassar Penulis

Keywords:

Pupuk Organik Cair, Kulit Pisang Kepok, Feses Kuda, Selada

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan unsur hara (N, P, K) dan rasio C/N pada POC berbahan kulit pisang kepok dan feses kuda, serta menentukan konsentrasi POC yang efektif terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di greenhouse Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Barombong dan Laboratorium Kimia Pakan Unhas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu kontrol, perlakuan A (30 ml/L), perlakuan B (60 ml/L), dan perlakuan C (90 ml/L), serta tiga kali ulangan. Hasil analisis laboratorium menunjukkan kandungan nitrogen sebesar 0,07%, fosfor 0,03%, kalium 0,11%, dan rasio C/N sebesar 7,49. Selama proses fermentasi terjadi perubahan fisik berupa suhu, pH, warna, aroma, dan susut bobot yang menunjukkan bahwa proses dekomposisi berlangsung optimal. Aplikasi POC tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, tetapi berpengaruh nyata terhadap lebar daun, bobot basah, dan bobot kering tanaman. Konsentrasi 90 ml/L memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tanaman selada, meskipun peningkatan dosis tidak selalu menunjukkan peningkatan efektivitas. Dengan demikian, POC berbahan kulit pisang kepok dan feses kuda berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi organik bagi pertumbuhan tanaman selada.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Afa, M., Irwansyah, I., & Junaedi, J. (2024). Uji kualitas Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar jeroan ayam menggunakan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari limbah buah sebagai dekomposer. Tarjih Tropical Livestock Journal, 4(2), 45-52.

Aranda, N. P., Santoso, B. B., Muthahanas, I., & Rahayu, S. (2023). Pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 2(1), 37-44.

Bridgham, S. D., & Ye, R. (2013). Organic matter mineralization and decomposition. Methods in biogeochemistry of wetlands, 10, 385-406.

Cotrufo, M. F., Del Galdo, I., & Piermatteo, D. (2009). 5 r Litter decomposition: concepts, methods and future perspectives. Soil carbon dynamics, 76.

Gardner, F. P., Pearce, R. B., & Mitchell, R. L. (2017). Physiology of crop plants (No. Ed. 2, pp. 327-pp).d.

Kurniawan, E., Ginting, Z., & Nurjannah, P. 2017. Pemanfaatan Urine Kambing Pada Pembuatan Pupuk Organik Cair Terhadap Kualitas Unsur Hara Makro (NPK). Prosiding Semnastek.

Lakitan, B. 2019. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Legg, S. (2021). IPCC, 2021: Climate change 2021-the physical science basis. Interaction, 49(4), 44-45.

Luthfiyah, A. U., Nisaa, R. A., Setyaningsih, M., & Anugrah, D. (2024). Effectiveness of LOF Mixture from Banana Peel with Rice Water and Goat Manure on the Growth of Hydroponic Brassica juncea. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 13 (3), 485–491.

Novizan. 2005. Petunjuk Pemupukan Yang Efektif. Jakarta : Agromedia Pustaka.

Nugraha, D., & Susilowati, D. 2021. Aplikasi Pupuk Organik Cair Pada Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.). Jurnal Ilmiah Pertanian, 18(2), 112– 119.

Pandi, J. Y. S., Nopsagiarti, T., & Okalia, D. (2023). Analisis C-organik, nitrogen, rasio C/N pupuk organik cair dari beberapa jenis tanaman pupuk hijau. Green Swarnadwipa: Jurnal Pengembangan Ilmu Pertanian, 12(1), 146-155.

Peraturan Menteri Pertanian (2011). Peraturan Menteri Pertanian No.70/Permentan/SR.140/10/2011 Tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenahan Tanah. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Prasetyo, D., & Evizal, R. 2021. Pembuatan Dan Upaya Peningkatan Kualitas Pupuk Organik Cair. Jurnal Agrotropika, 20(2), 68-80.

Setyorini, D., Saraswati, R., & Anwar, E. K. (2019). 2. Kompos. Pupuk organik dan pupuk hayati, 11-40.

Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Saraswati, R., Setyorini, D., & Hartatik, W. (2006). Pupuk organik dan pupuk hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Bogor, 312.

Solihin, A. 2016. Kandungan Unsur Hara Pupuk Kandang Dari Berbagai Jenis Ternak. Teknologi Pertanian, Padrang Home.

Sriharti, & Salim, T. 2008. Pemanfaatan Limbah Pisang Untuk Pembuatan Kompos Menggunakan Komposer Rotary Drum. Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna Lipi.

Toiby, A. R., Rahmadani, E., & Oksana, O. (2016). Perubahan sifat kimia tandan kosong kelapa sawit yang difermentasi dengan EM4 pada dosis dan lama pemeraman yang berbeda. Jurnal Agroteknologi, 6(1), 1-8.

Wantzen, K. M., & Wagner, R. (2006). Detritus processing by invertebrate shredders: a neotropical–temperate comparison. Journal of the north American benthological society, 25(1), 216-232.

Widianingsih, M. M., Suparno, N. O., & Azalia, V. (2025). PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK TERHADAP SIFAT BIOLOGI TANAH. Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 1(2), 1104-1110.

Yunilas, Y., Siregar, A. Z., Mirwhandhono, E., Purba, A., Fati, N., & Malvin, T. (2022). Potensi dan karakteristik larutan mikroorganisme lokal (MOL) berbasis limbah sayur sebagai bioaktivator dalam fermentasi. Journal of Livestock and Animal Health, 5(2), 53-59. https://doi.org/10.32530/jlah.v5i2.540

Yusriyah, T. S. V., & Miftakhurrohmat, A. (2023). Differential Effects of Organic Fertilizers on Mustard Pakcoy: Efek Diferensial Pupuk Organik pada Tanaman Sawi Pakcoy. Indonesian Journal of Innovation Studies, 23, 10-21070.

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Dari Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca) Dan Feses Kuda Pada Tanaman Selada (Lactuca Sativa). (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1969