Manajemen Penanggulangan Bencana  Banjir Rob di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Berdasarkan Pendekatan Disaster Management Risk

Authors

  • Ferdian Al Ghifari Ganda Hutama UIN Sunan Gunung Djati Penulis
  • Haidan Agies Irsyad UIN Sunan Gunung Djati Penulis
  • Dinda Aska Amalia UIN Sunan Gunung Djati Penulis
  • Engkus UIN Sunan Gunung Djati Penulis

Keywords:

Banjir Rob, Pelabuhan Tanjung Emas, Disaster Management Cycle, Mitigasi

Abstract

Pelabuhan Tanjung Emas berulang kali mengalami banjir rob yang mengganggu aktivitas pelabuhan, melemahkan keandalan infrastruktur, serta meningkatkan tekanan ekonomi pada kawasan perkotaan di sekitarnya. Kegagalan fasilitas pelindung, genangan pada kawasan industri, dan gangguan akses jalan menunjukkan bahwa pengelolaan banjir rob di kawasan pelabuhan strategis ini belum mampu memutus siklus risiko berulang. Penelitian ini menganalisis manajemen banjir rob di Pelabuhan Tanjung Emas melalui Disaster Management Cycle yang mencakup mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan. Penelitian menggunakan studi dokumen kualitatif melalui penelusuran informasi resmi, laporan kelembagaan, literatur akademik, serta laporan media kredibel terkait kejadian banjir rob pada 23 Mei 2025, 18 Oktober 2025, 9 Januari 2026, dan 11 Januari 2026. Dokumen yang terkumpul dianalisis secara kronologis, lalu diklasifikasikan berdasarkan empat tahap siklus manajemen bencana. Temuan menunjukkan bahwa titik lemah utama terdapat pada mitigasi dan kesiapsiagaan, terutama melalui kegagalan infrastruktur yang berulang, terbatasnya bukti mekanisme peringatan dini, serta belum jelasnya rencana kontingensi bagi pengguna pelabuhan. Tanggap darurat tampak melalui evakuasi, pemompaan, pemeriksaan lapangan, dan dukungan mobilitas sementara, tetapi tindakan tersebut lebih banyak muncul setelah banjir mengganggu aktivitas. Pemulihan berhasil mengembalikan akses dan kegiatan, tetapi dokumen yang tersedia belum menunjukkan bukti kuat tentang desain ulang infrastruktur jangka panjang atau pembelajaran kelembagaan. Pengelolaan banjir rob di Pelabuhan Tanjung Emas membutuhkan penguatan mitigasi multi-bahaya, latihan kesiapsiagaan rutin, mekanisme komando terpadu, dan perencanaan pemulihan adaptif untuk mengurangi risiko bencana pesisir yang berulang.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Abidin, H. Z., Andreas, H., Gumilar, I., Sidiq, T. P., & Fukuda, Y. (2013). Land subsidence in coastal city of Semarang (Indonesia): Characteristics, impacts and causes. Geomatics, Natural Hazards and Risk, 4(3), 226–240. https://doi.org/10.1080/19475705.2012.692336

Amatya, B., & Khan, F. (2023). Disaster response and management: The integral role of rehabilitation. Annals of Rehabilitation Medicine, 47(4), 237–260.

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Cutter, S. L., Barnes, L., Berry, M., Burton, C., Evans, E., Tate, E., & Webb, J. (2008). A place-based model for understanding community resilience to natural disasters. Global Environmental Change, 18(4), 598–606. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2008.07.013

Hudson, B., Hunter, D., & Peckham, S. (2019). Policy failure and the policy-implementation gap: can policy support programs help? Policy design and practice, 2(1), 1–14.

Khan, H., Vasilescu, L. G., & Khan, A. (2008). Disaster management cycle-a theoretical approach. Journal of Management and Marketing, 6(1), 43–50.

Lettieri, E., Masella, C., & Radaelli, G. (2009). Disaster management: Findings from a systematic review. Disaster Prevention and Management: An International Journal, 18(2), 117–136. https://doi.org/10.1108/09653560910953207

Marfai, M. A., & King, L. (2008). Tidal inundation mapping under enhanced land subsidence in Semarang, Central Java Indonesia. Natural Hazards, 44(1), 93–109. https://doi.org/10.1007/s11069-007-9144-z

Moe, T. L., & Pathranarakul, P. (2006). An integrated approach to natural disaster management: Public project management and its critical success factors. Disaster Prevention and Management: An International Journal, 15(3), 396–413. https://doi.org/10.1108/09653560610669882

Ngcamu, B. S. (2023). Application of the disaster management cycle and climate change: Studying flood disasters in South Africa. Social Sciences & Humanities Open, 8(1), 100657.

Nicholls, R. J., & Cazenave, A. (2010). Sea-level rise and its impact on coastal zones. Science, 328(5985), 1517–1520. https://doi.org/10.1126/science.1185782

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847

Phillips, B. D., & Mincin, J. (2023). Disaster recovery. Routledge.

Tay, H. L., Banomyong, R., Varadejsatitwong, P., & Julagasigorn, P. (2022). Mitigating risks in the disaster management cycle. Advances in civil engineering, 2022(1), 7454760.

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Manajemen Penanggulangan Bencana  Banjir Rob di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Berdasarkan Pendekatan Disaster Management Risk. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1955