Pengaruh Lingkungan Multibahasa Terhadap Pengembangan Kemampuan Berbahasa Mahasiswa UNIMED

Authors

  • Parwati Daniela Tampubolon Universitas Negeri Medan Penulis
  • Martina Sigiro Universitas Negeri Medan Penulis
  • Rosita Sitohang Universitas Negeri Medan Penulis
  • Naila Nafisah Zulfa Universitas Negeri Medan Penulis
  • Lili Tansliova Universitas Negeri Medan Penulis

Keywords:

Lingkungan Multibahasa, Kemampuan Berbahasa, Mahasiswa UNIMED

Abstract

Lingkungan multibahasa merupakan fenomena yang sering dijumpai di lingkungan perguruan tinggi, termasuk di Universitas Negeri Medan (UNIMED). Keberagaman bahasa yang digunakan mahasiswa, seperti bahasa Indonesia, bahasa Karo, bahasa Nias dan berbagai bahasa daerah lainnya, memberikan dampak terhadap kemampuan berbahasa individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan multibahasa sebagai sarana pengembangan kemampuan berbahasa mahasiswa UNIMED. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif dengan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan multibahasa memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berbahasa, terutama dalam aspek kosakata, pemahaman lintas budaya, dan keterampilan komunikasi. Namun, terdapat pula dampak negatif seperti interferensi bahasa dan campur kode yang berlebihan. Dengan demikian, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat untuk memaksimalkan manfaat lingkungan multibahasa.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Chaer, A. (2014). Linguistik umum. Rineka Cipta.

Chomsky, N. (1965). Aspects of the theory of syntax. MIT Press.

Cummins, J. (1979). Cognitive/academic language proficiency, linguistic interdependence, the optimum age question and some other matters. Working Papers on Bilingualism, (19), 121–129.

Fishman, J. A. (1972). The sociology of language: An interdisciplinary social science approach to language in society. Newbury House.

Furqan, A., Rahmawati, D., & Siregar, M. (2025). Dinamika penggunaan bahasa pada generasi muda dalam era globalisasi. Jurnal Inovasi Pendidikan Nusantara, 5(1), 45–56.

Gumperz, J. J. (1982). Discourse strategies. Cambridge University Press.

Hymes, D. (1972). On communicative competence. In J. B. Pride & J. Holmes (Eds.), Sociolinguistics (pp. 269–293). Penguin Books.

Khoyriyah, S., Putri, A., & Lestari, D. (2024). Alih kode dalam komunikasi mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Morfologi: Jurnal Ilmu Bahasa, 6(2), 112–120.

Krashen, S. D. (1982). Principles and practice in second language acquisition. Pergamon Press.

Mariana, R., & Purwana, A. (2022). Peran alih kode dalam pemerolehan bahasa kedua pada mahasiswa. Jurnal Khatulistiwa, 12(1), 78–87.

Muflihah, N. (2016). Campur kode dalam komunikasi mahasiswa dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa. Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 10(2), 204–215.

Sahrawi, S., & Anita, Y. (2019). Penggunaan alih kode dalam pembelajaran bahasa dan pengaruhnya terhadap kemampuan berbicara mahasiswa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 8(1), 33–42.

Salsabila, N., Rahman, F., & Utami, S. (2025). Analisis penggunaan campur kode pada mahasiswa dalam komunikasi sehari-hari. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 4(1), 15–25.

Setiaji, B., & Mursalin, M. (2023). Variasi alih kode dalam interaksi masyarakat multibahasa. Lingue: Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra, 5(2), 90–102.

Tarigan, H. G. (2008). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Weinreich, U. (1953). Languages in contact: Findings and problems. Mouton.

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Pengaruh Lingkungan Multibahasa Terhadap Pengembangan Kemampuan Berbahasa Mahasiswa UNIMED. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1936