Perspektif Guru SMA Negeri 3 Pangkalpinang Terhadap Perubahan Perilaku Sopan Santun Siswa di Era Digital

Penulis

  • M. Ridwan Hanif Universitas Bangka Belitung Penulis
  • Aimie Sulaiman Universitas Bangka Belitung Penulis
  • Hidayati Universitas Bangka Belitung Penulis

Kata Kunci:

Perspektif Guru, Sopan Santun, Era Digital, Interaksionisme Simbolik, “I” dan “Me”, Lived Experience

Abstrak

Penelitian ini menganalisis perspektif guru di SMA Negeri 3 Pangkalpinang dalam memaknai dan merespons perubahan perilaku sopan santun siswa di era digital, di mana pergeseran pola komunikasi yang cepat dan informal dipahami bukan sebagai hilangnya nilai secara mutlak, melainkan sebagai sebuah dekonstruksi dan pergeseran simbol dalam interaksi sosial. Menggunakan teori Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead, khususnya dialektika antara konsep “I” dan “Me”, dengan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan guru dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) melalui proses double hermeneutic. Temuan penelitian menunjukkan adanya kesenjangan sosiologis yang tajam antara pedoman normatif Ikrar Kehormatan Siswa dengan fakta lapangan yang kini didominasi oleh pelanggaran bersifat verbal dan simbolik, seperti tindakan "nyelonong" dan sikap "cuek". Pemaknaan guru terhadap fenomena tersebut terbagi dalam tiga spektrum utama, yaitu pemaknaan negatif yang memicu kekecewaan yang membuncah, pemaknaan netral sebagai konsekuensi adaptif teknologi, serta pemaknaan negosiatif sebagai tantangan pembinaan. Kondisi ini melahirkan gradasi tindakan yang beragam, mulai dari respons menolak melalui penegakan aturan yang kaku dan "pembiasaan paksa" salam, respons menerima melalui keteladanan proaktif, hingga respons negosiasi melalui pendekatan dialogis dan penguatan nilai spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sopan santun di era digital merupakan hasil negosiasi makna yang terus-menerus, di mana guru berperan krusial sebagai significant other yang secara dinamis menyelaraskan antara spontanitas digital siswa dengan tanggung jawab moral institusional.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ahmad, A. (2022). Pengembangan Karakter Sopan Santun Peserta Didik: Studi Kasus Upaya Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah. Al-Thariqah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 135–150.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books.

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. University of California Press.

Boyd, d. (2014). It’s complicated: The social lives of networked teens. Yale University Press.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). SAGE Publications.

Goffman, E. (1967). Interaction ritual: Essays on face-to-face behavior. Aldine Publishing.

Handayani, T. A., Setiawan, B. A., & Tamami, B. (2023). Pengaruh Media Sosial TikTok Terhadap Akhlak Siswa kelas 12 MIPA di SMA Muhammadiyah 2 Genteng. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Dan Eksakta, 3(1), 12–18.

Maulana, A. (2024). Pengaruh media sosial TikTok terhadap perilaku sopan santun siswa SDN 012 Lipatkain. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 45–60.

Mead, G. H. (1934). Mind, self, and society. University of Chicago Press.Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. SAGE Publications.

Nafisah, A. (2024). The Effect of Social Media on Students’ School Life in Indonesia. Asian Pacific Journal of Academic Research in Education, 5(1), 80–90.

Rahayu, F. S. (2021). Dampak Media Sosial terhadap Perilaku Sosial Remaja di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 3(1), 39–46.

SMA Negeri 3 Pangkalpinang. (2024). Visi dan Misi SMA Negeri 3 Pangkalpinang. https://sman3pkp.sch.id/visi-misi.

Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. SAGE Publications.

Wahyudi, D., Saputra, T. A. A., Samad, Ramlia, Fadli, & Abidin, M. Z. (2024). Dampak Media Sosial terhadap Pendidikan di Indonesia. Jurnal Kajian Ilmiah Interdisipliner, 8(6), 148–152.

We Are Social. (2024). Digital 2024: Global overview report. https://wearesocial.com.

Diterbitkan

2026-05-09

Cara Mengutip

Perspektif Guru SMA Negeri 3 Pangkalpinang Terhadap Perubahan Perilaku Sopan Santun Siswa di Era Digital. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1905