Pengendalian Bahaya Kimia melalui Pendekatan Toksikologi Industri dalam Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Penulis

  • Fadilah Annisa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Penulis
  • Diva Nazwa Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Penulis
  • Sarah Haq Azzahrah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Penulis
  • Abbdurrozzaq Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Penulis

Kata Kunci:

Toksikologi Industri, Bahaya Kimia, Pengendalian Risiko, Penyakit Akibat Kerja

Abstrak

Salah satu risiko kesehatan kerja yang paling kompleks bagi sektor industri kontemporer adalah paparan bahan kimia berbahaya di lingkungan kerja. Tujuan dari artikel ini adalah untuk melihat bagaimana toksikologi industri dapat dimasukkan ke dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk mengevaluasi metode untuk mengendalikan bahaya kimia. Metode yang digunakan adalah meninjau literatur secara menyeluruh dan melakukan analisis kualitatif tentang komponen toksikokinetik dan toksikodinamik di tempat kerja. Kajian menunjukkan bahwa pemahaman tentang ambang batas paparan (NAB), cara bahan kimia masuk ke tubuh, dan cara zat kimia berinteraksi dengan organ target sangat penting untuk membuat hierarki pengendalian yang baik. Studi ini menekankan bahwa pendekatan toksikologi dapat membantu mengidentifikasi risiko dan melakukan surveilans kesehatan kerja proaktif untuk mencegah penyakit akibat kerja (PAK) secara dini.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Anggoro, B. (2020). 64`Higeia 64` 64`Higeia 4 (1) (2020) Higeia Journal of Public Health Research and Development. Penilaian Sistem Menejemen Dan Keselamatan Kerja Di Laboratorium Kimia, 4(1), 64–75. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia

Azzahra, F. N., Sultan, M., Lestari, I. A. I. D., Ramdan, I. M., & Hardianti, D. N. (2025). Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Manajemen Pengendalian Bahaya Kimia Sebagai Upaya Pencegahan Bahaya di Laboratorium PT. X Kota Balikpapan. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja Dan Lingkungan, 6(1), 33–41. https://doi.org/10.25077/jk3l.6.1.33-41.2025

David Valentino Iskandar, Karina Sella Juwitasari, Erlanda Islami Pasha, Elsa Trisna Sari, & Liss Dyah Dewi Arini. (2025). Studi Toksikologi Biokimia : Dampak Senyawa Beracun Terhadap Proses Metabolisme Seluler dan Kesehatan Manusia. Student Scientific Creativity Journal, 3(2), 84–96. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v3i2.5520

Devi Ayu & fadillah dessy. (2017). Environmental Problem and Human Health. Lewis Publisher.

Habibie Mario M. (2010). Potensi Bahaya Dan Pengendalian Bahan Kimia Di Pabrik II PT Petrokimia Gresik. 1–45.

Kurniawidjaja, L. M., Lestari, F., Tejamaya, M., & Ramdhan, D. H. (2021). Konsep Dasar Toksikologi Industri. In Fkm Ui.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333-339.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Diterbitkan

2026-04-22

Cara Mengutip

Pengendalian Bahaya Kimia melalui Pendekatan Toksikologi Industri dalam Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1857