Peran Gereja dalam Mengatasi Kesepian dan Kelemahan Spiritual pada Lansia yang Hidup Sendiri

Penulis

  • Lili Jein Syakema Sekolah Tinggi Theologia GPI Papua Fak-Fak, Indonesia Penulis

Kata Kunci:

Gereja , lansia , kesepian , spiritualitas, pembinaan iman , pelayanan pastoral

Abstrak

Penelitian ini membahas peran Gereja dalam mengatasi kesepian dan kelemahan spiritual pada lansia yang hidup sendiri. Lansia merupakan kelompok rentan yang menghadapi tantangan fisik, emosional, dan spiritual akibat kehilangan pasangan, keterbatasan fisik, serta minimnya dukungan sosial. Gereja, sebagai komunitas iman, memiliki tanggung jawab pastoral untuk memberikan pendampingan yang menyentuh aspek spiritual dan sosial guna membantu lansia menemukan kembali makna hidupnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dan teori perkembangan iman James W. Fowler, penelitian ini menyoroti berbagai bentuk pelayanan gereja seperti kunjungan pastoral, pembinaan iman, ibadah kontekstual, dan pembentukan komunitas lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran aktif gereja mampu meningkatkan kesejahteraan spiritual dan emosional lansia, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan kedewasaan iman. Namun, tantangan seperti keterbatasan tenaga pelayanan, kurangnya perhatian keluarga, dan fasilitas gereja yang belum ramah lansia masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya pelatihan khusus bagi pelayan lansia, kolaborasi dengan keluarga, serta pengembangan fasilitas dan kegiatan gereja yang lebih inklusif dan berorientasi pada kasih.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Aprilia Rut Margaret Panjaitan, Pendampingan Pastoral Kepada Lansia Yang Hidup Sendiri Jemaat Gereja Hkbp Balige, Poimen jurnal pastoral konseling, Vol. 5, No.2, Desember 2024

Johan Hasan, Sumbangsih Pemikiran James W. Fowler dalam Pendidikan Agama di Perguruan Tinggi Indonesia,jurnal universitas Atma jaya, https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/respons/article/download/555/218

Husni Shiva, Hubungan Spiritualitas Dengan Kesepian Pada Lansia Di Upt Pelayanan Sosial Tuna Rungu Dan Lanjut Usia Pematang Siantar, https://repositori.uma.ac.id/jspui/bitstream , diakses pd tanggal 10/11/2025

Albi Anggito, Johan Setiawan, metodologi penelitian Kualitatif, CV Jejak , 2018

Mamik , metodologi kualitatif, zifatama publisher, 2015

Rina Saraswati, Ddkk, Perbedaan Tingkat Kesepian Lansia yang Hidup Sendiri Dengan Lansia yang Hidup Bersama Keluarga di Desa Karangduwur Kecamatan Petanahan Kebumen, https://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/2575/2533

AART VAN BEEK, Pendampingan Pastoral, Jakarta, BPK Gunung Mulia, 2014,

Merri Natalia Situmorang, Pemberdayaan Lansia dalam Pelayanan Gereja, JURNAL KADESI I Jurnal Teologi dan PAK I VOLUME 5 Nomor 1 I April 2023

Yunardi Kristian Zega, TEORI PERKEMBANGAN IMAN REMAJA MENURUT JAMES W. FOWLER DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN, JKPM: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, Volume 12, No 2, Juli 2020

Diterbitkan

2026-03-25

Cara Mengutip

Peran Gereja dalam Mengatasi Kesepian dan Kelemahan Spiritual pada Lansia yang Hidup Sendiri. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1818