Identifikasi Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD Negeri Panongan 1 Tangerang
Kata Kunci:
Gerakan Literasi Sekolah, literasi membaca, sekolah dasar, minat bacaAbstrak
Kemampuan dan minat membaca siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan, sehingga pemerintah mendorong Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sebagai cara yang terstruktur untuk mendorong kebiasaan membaca sejak kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan GLS di SD Negeri Panongan 1 Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan kepala sekolah, guru kelas rendah dan tinggi, serta koordinator literasi, observasi terhadap pelaksanaan GLS, dan studi dokumen terkait sekolah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mendukung GLS adalah adanya waktu 15 menit untuk membaca sebelum pembelajaran dan inisiatif guru serta orang tua dalam menyediakan area baca di kelas. Faktor-faktor yang menghambat antara lain rendahnya minat baca siswa, terutama siswa laki-laki, keterbatasan koleksi buku dan kondisi buku yang kurang baik, tidak adanya perpustakaan dan tim literasi, pengawasan manajemen yang hanya bersifat administratif, serta kurangnya dukungan dari keluarga terhadap literasi. Kesimpulannya, keberhasilan GLS memerlukan penguatan manajemen sekolah, penyediaan fasilitas literasi secara terus-menerus, serta kerja sama yang aktif antara sekolah dan orang tua.
Unduhan
Referensi
Aryani, D. W., & Purnomo, H. (2023). Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Dalam Meningkatkan Budaya Membaca SisDwi Aryani, W., & Purnomo, H. (2023). Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Dalam Meningkatkan Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar. JEMARI (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 5(2), 71–82. https. JEMARI (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 5(2), 71–82.
Azis, A. (2018). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar. Jurnal Autentik, 2, 57–64.
Diyah, R., & Syah, E. F. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Powtoon dalam Materi Membaca Dongeng di Kelas III SDN Cijeruk Kabupaten Serang. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(2), 1–7.
Febriana, A. A., & Jatmika, S. (2023). SUMIKOLAH: JURNAL ILMU PENDIDIKAN Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMK Batik 2 Surakarta. 1, 13–20.
Handayani, F., Khaedar, M., Abustang, P. B., & Amaliyah, N. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Literasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. 10(September).
Hijjayati, Z., Makki, M., & Oktaviyanti, I. (2022). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas 3 di SDN Sapit.
Inawati, U. N. (2024). Penerapan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Untuk Menunjang Kemampuan Literasi Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Dan Pengajaran (KIBASP), 7(2), 506–521. https://doi.org/10.31539/kibasp.v7i2.9703
Mansyur, U., Rusdiah, R., Taufik Hidayat, & Aulia Annisa. (2024). Penggunaan Pojok Baca dalam Mengoptimalkan Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 10(3), 2630–2638. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.3300
Maryanti, D., & Syah, E. F. (2020). Nilai-Nilai Religius dalam Film Animasi Nussa dan Rara sebagai Alternatif Media Pembelajaran di SD. Jurnal Persada, III(3), 115–120. https://jurnal.ummi.ac.id/index.php/perseda
Maula, D. H., Tahir, M., Handika, I., & Sobri, M. (2025). Analisis Program Pojok Baca Dalam Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas V SDN 14 Cakranegara. 10.
Nahda, R. F., & Syah, E. F. (2024). Optimalisasi Pojok Baca Literasi untuk Menumbuhkan Budaya Membaca di SDN 05 Keagungan Tamansari Jakarta Barat. 10, 1048–1057.
Nurbaeti, A., Idawati, I., & Babo, R. (2024). Implementasi Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Riset Dan Inovasi Pembelajaran, 4(1), 492–507. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i1.1410
Pani, E., & Subandiyah, H. (2023). Implementasi Program Gerakan Literasi Sekolah Tahap Pembiasaan Siswa Kelas VII MTs Roudlotul Ulum Malang.
Prabowo, R. A., Budiyono, K., & Norhalimah. (2022). Membangun Budaya Literasi Anak Usia Dini dengan Penguatan Pendampingan Keluarga. 6(3), 667–675. https://doi.org/10.35931/am.v6i3.1048
Prihantini, A. S., Afika, A., Nisa, H. W., Firmansyah, E., Studi, P., Guru, P., Dasar, S., Keguruan, F., & Pendidikan, I. (2022). Upaya Peningkatan Keterampilan Membaca PermulaanMelalui Media Flashcard Alphabet pada Siswa Kelas 1Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Dan Multidisiplin, 5(Snipmd V), 220–226.
Puspasari, I., & Dafit, F. (2021). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. 5(3), 1390–1400.
Rachman, A., & Verawati, I. (2022). Pentingnya Dukungan Orang Tua Dalam Penguatan Literasi Berbasis Pembiasaan Bagi Siswa Sekolah Dasar. 67–76.
Sa’diyah, H., & Citrawati, T. (2023). Peran Orang Tua Dalam Literasi Membaca Permulaan Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar Ana Maritim.
Sari, I. F. R. (2022). Konsep dasar gerakan literasi sekolah pada permendikbud No.23 Tahun 2015. 10(1). https://www.google.com/search?q=puspendik.kemdikbud.
Septiary, D. (2020). Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah ( GLS ) Di SD Muhammadiyah Sokonandi Denggan Septiary , Monika Sidabutar Implementasi The School Literacy Movement ( SLM ) Program In. Jurnal EPISTEMA, 1(1), 1–11.
Suryati, E., Yadi, F., & Riyanti, H. (2024). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Minat Baca Siswa di Perpustakaan SD Negeri 1 Kelekar. VII(2), 115–124.
Syah, E. F., & Nugroho, O. F. (2022). Optimalisasi Gerakan Literasi Sekolah dalam Menumbuhkan Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar. 2(2), 127–135.
Yusrimuddin, Syahrin, A., & Aminah. (2024). Manajemen Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Gerakan Literasi Baca-Tulis dan Berhitung di Sekolah Dasar Negeri 6 Syamtalira Bayu Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara. 7(2020), 12875–12879.





