Pengaruh Latihan Circuit Training Berbasis Program Latihan Fisik Terencana Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Mahasiswa
Kata Kunci:
Circuit Training, Program Latihan Fisik, Kebugaran Jasmani, Mahasiswa, Latihan FisikAbstrak
Kebugaran jasmani merupakan aspek penting dalam menunjang aktivitas akademik dan fisik mahasiswa, khususnya dalam bidang ilmu keolahragaan. Salah satu metode latihan yang banyak digunakan untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah circuit training. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan latihan circuit training berbasis program latihan fisik terencana serta dampaknya terhadap kebugaran jasmani mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa yang mengikuti program latihan circuit training. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan circuit training yang disusun secara sistematis mampu meningkatkan daya tahan fisik, efisiensi gerak, serta kesiapan mahasiswa dalam menjalani aktivitas latihan secara berkelanjutan. Mahasiswa menunjukkan adaptasi positif terhadap beban latihan dan mampu menyelesaikan rangkaian latihan dengan lebih stabil dibandingkan pada tahap awal. Program latihan yang terencana juga membantu mahasiswa memahami tujuan dan manfaat setiap bentuk latihan yang dilakukan. Secara keseluruhan, latihan circuit training berbasis program latihan fisik terencana terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kebugaran jasmani mahasiswa.
Unduhan
Referensi
Amal, M. I. (2024). Pengaruh latihan circuit training dan fartlek terhadap VO₂max atlet futsal Pra-PON Jambi ditinjau. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO), 7(2).
Aryatama, B. (2022). Pengaruh latihan circuit training terhadap kebugaran fisik (daya tahan aerobik) siswa BSC Metro. JOLMA, 2(1), 40–50.
Barus, J. B. N., Sinaga, R., Manik, S. P. G., & Ardilla, R. (2025). Efektivitas model latihan kombinasi fisik dan teknik gulat berbasis circuit training untuk penurunan berat badan atlet. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 13(3), 524–535.
Bintoro, E., Saputra, A., & Diana, F. (2025). Pengaruh latihan circuit training terhadap daya tahan atlet pencak silat Tanjung Jabung Timur. Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan, 14(1), 15–25.
BOLA, K. P. P. S. (2023). Perbedaan pengaruh latihan high intensity interval training (HIIT) dan circuit training terhadap daya tahan.
Muhammad, K. R. P. (2023). Pengaruh latihan circuit training dan fartlek training terhadap jenis kelamin dan peningkatan VO₂max atlet taekwondo POPB DKI Jakarta (Skripsi). Jakarta.
Putra, A. G. N., Permadi, A. W., Larashati, N. P. D., & Daryono, D. (2025). Kontribusi program latihan shuttle run dan sprint untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah pada remaja. Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 6(2), 177–187.
Putro, D. E. (2017). Pengaruh latihan circuit training terhadap kebugaran jasmani mahasiswa PJKR STKIP PGRI Pacitan tahun 2017. Pacitan: STKIP PGRI Pacitan.
Reza, M. (2023). Pengaruh latihan circuit training terhadap peningkatan kondisi fisik pada atlet tim sepak bola Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat (Skripsi). Universitas Bina Bangsa Getsempena.
Sukron, A. A., & Firjatulloh, A. (2025). Pengaruh latihan circuit training terhadap kebugaran jasmani siswa SMP Negeri 2 Mataram. Educational Note, 1(1), 1–7.
Juliasnyah, A., & Mashud, M. (2025). Pengaruh latihan sirkuit terhadap peningkatan hasil tendangan sabit atlet silat. PENJAGA: Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 6(1), 76–84.





