Strategi dalam Pembuatan Taman Gereja HKBP Parpangiran Desa Hutaraja Simanungkalit Sebagai Wujud Eko-Eklesiologi

Penulis

  • Geby Hutabarat Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Monica Stevani Sinaga Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Cahaya Napitupulu Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Yose Marbun Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Fanorotodo Laia Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis

Kata Kunci:

Eko Eklesiologi, Gereja, Kesadaran Lingkungan, Lingkungan Hidup

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi gereja dalam meningkatkan pemahaman lingkungan jemaat dari sudut pandang eko-eklesiologi. Eko-eklesiologi melihat gereja sebagai bagian dari ciptaan Tuhan yang memiliki kewajiban spiritual untuk melindungi dan merawat lingkungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumentasi dari para pelayan gereja serta anggota jemaat. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa gereja berkontribusi dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui khotbah, edukasi, serta kegiatan sosial yang berhubungan dengan pelestarian alam. Akan tetapi, peran tersebut belum optimal karena masih ada kurangnya kesadaran di kalangan jemaat dan belum ada program lingkungan yang terencana dengan baik dan berkelanjutan. Oleh karena itu, gereja perlu melakukan upaya yang lebih teratur dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip eko-eklesiologi ke dalam pelayanan dan kehidupan sehari-hari jemaat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Conradie, E. M. (2015). The Earth in God’s Economy: Creation, Salvation and Consummation in Ecological Perspective. Minneapolis: Fortress Press.

Hessel, D. T., & Rasmussen, L. L. (Eds.). (2001). Earth Habitat: Eco-Injustice and the Church’s Response. Minneapolis: Fortress Press.

Kärkkäinen, V.-M. (2002). An Introduction to Ecclesiology: Ecumenical, Historical & Global Perspectives. Downers Grove: InterVarsity Press.

Moltmann, J. (1993). God in Creation: An Ecological Doctrine of Creation. Minneapolis: Fortress Press.

Orrong, R. P. (2019). Teologi Ekologi: Isu, Etika, dan Spiritualitas Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Situmorang, J. (2020). Eko-eklesiologi sebagai panggilan gereja dalam menghadapi krisis lingkungan hidup. Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 5(1), 45–58.

Santoso, I. (2018). Gereja dan tanggung jawab ekologis dalam perspektif teologi Kristen. Jurnal Teologi Kontekstual, 3(2), 115–128.

Sihombing, P. (2017). Eklesiologi dan praksis pelayanan gereja di tengah masyarakat. Jurnal Teologi Praktika, 2(1), 23–35.

World Council of Churches. (2014). Economy of Life, Justice, and Peace for All: A Call to Action. Geneva: WCC Publications.

Yewangoe, A. A. (2009). Agama dan Kerukunan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Diterbitkan

2025-12-28

Cara Mengutip

Strategi dalam Pembuatan Taman Gereja HKBP Parpangiran Desa Hutaraja Simanungkalit Sebagai Wujud Eko-Eklesiologi. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(04). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1669