Penerapan Konsep Ekoeklesiologi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan di Kawasan Religi Salib Kasih

Penulis

  • Dwi Patrisia Carolina Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Lastika SimamoraD Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Roger Willyam Pakpahan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Diana Nababan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Avni Milanda Zebua Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Rilen Rolina Simanjuntak Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis
  • Ade Putera Arif Panjaitan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Penulis

Kata Kunci:

Sains, Mukjizat, Iman Kristen, Penalaran, Teologi Kristen, Rasionalitas

Abstrak

Kawasan Religi Salib Kasih merupakan destinasi wisata religi yang memiliki nilai spiritual dan ekologis. Meningkatnya aktivitas ziarah membawa dampak positif sekaligus menimbulkan persoalan kebersihan lingkungan. Ekoeklesiologi sebagai pendekatan teologis menekankan tanggung jawab gereja dalam menjaga keutuhan ciptaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan konsep ekoeklesiologi dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kawasan Religi Salib Kasih. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Boff, L. (1997). Ecology and Liberation: A New Paradigm. Maryknoll: Orbis Books.

Conradie, E. M. (2011). Christianity and Ecological Theology. Stellenbosch: Sun Press.

Hessel, D. T., & Ruether, R. R. (2000). Christianity and Ecology. Cambridge: Harvard University Press.

Moltmann, J. (1985). God in Creation: An Ecological Doctrine of Creation. London: SCM Press.

Diterbitkan

2025-12-26

Cara Mengutip

Penerapan Konsep Ekoeklesiologi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan di Kawasan Religi Salib Kasih. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(04). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1666