Kisah Kematian Yudas Yang Kelihatan Berbeda Dalam Kitab Matius 27:5 dan Kisah Para Rasul 1:18
Kata Kunci:
Kajian Literatur, Kisah Para Rasul 1:18, Konflik Teks Alkitab, Konteks Biblika, Matius 27:5, Penafsiran Alkitab, Penyesalan dan Pertobatan, Teologi AlkitabAbstrak
Alkitab sebagai firman Allah ditulis dalam konteks sejarah, budaya, dan bahasa yang beragam, sehingga memerlukan pendekatan penafsiran yang bertanggung jawab agar tidak menimbulkan kesalahpahaman teologis. Salah satu teks yang sering diperdebatkan adalah perbedaan penjelasan tentang kematian Yudas Iskariot dalam Matius 27:5 dan Kisah Para Rasul 1:18, yang kerap dianggap sebagai kontradiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedua teks tersebut secara eksegetikal, historikal, dan teologis guna menunjukkan bahwa perbedaan narasi tersebut bukanlah pertentangan, melainkan penyajian yang saling melengkapi sesuai dengan maksud penulisan masing-masing kitab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah Alkitab, buku-buku tafsir, dan jurnal teologi, serta dilengkapi dengan metode wawancara untuk memperoleh perspektif empiris dari umat Kristen dengan latar belakang yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Injil Matius menekankan aspek moral dan psikologis dari tindakan Yudas yang menggantung diri sebagai akibat dari penyesalan yang tidak disertai pertobatan sejati, sedangkan Kisah Para Rasul menyoroti akibat fisik dari kematiannya dalam kerangka sejarah keselamatan. Temuan wawancara dan kajian literatur mendukung pandangan bahwa kedua teks tersebut dapat diharmonisasikan secara historis dan teologis. Melalui pendekatan teologi biblika, penelitian ini menegaskan bahwa kisah Yudas Iskariot harus dipahami dalam konteks wahyu Allah yang progresif dan sejarah keselamatan, serta menekankan pentingnya penerapan prinsip hermeneutika yang benar agar firman Tuhan dipahami secara utuh dan konsisten.
Unduhan
Referensi
Fitriyana, Nur, Universitas Islam, Negeri Raden, Fatah Palembang, Universitas Islam, Negeri Raden, and Fatah Palembang. “Matius 28 :19 Analisis Hermeneutik Dalam Tafsiran Alkitab Masa Kini,” no. 2 (2019): 235–61.
Listijabudi, Daniel K. “YUDAS MURID YANG TERHILANG ? DISCOURSE ANALYSIS DARI PENELITIAN NARATOLOGI TERHADAP MATIUS 27 : 1-10,” n.d., 1–10.
Schwars, Riedel, Gesler Dien, and Valentino Reykliv Mokalu. “EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Metode Ilmiah Dalam Sejarah Tafsir Alkitab Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama Kristen” 4, no. 2 (2022): 3058–66.
Zakhariah, E. (2020). “Yudas Murid yang Terhilang? Discourse Analysis dari Penelitian Naratologi Terhadap Matius 27:1–10.” Jurnal Teologi dan Pelayanan, 12(2), 145–160.
J. T. Nielsen, Tafsiran Alkitab: Kitab Injil Matius 23–28, diterjemahkan oleh Th. van den End (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009), hlm. 135.
Alkitab Lembaga Alkitab Indonesia. (2011). Alkitab: Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Jakarta: LAI.





