Upaya Peningkatan Kemampuan Mengelola Skala Prioritas Melalui Intervensi Manajemen Waktu pada Kelompok Anak SMK
Kata Kunci:
Manajemen Waktu, Intervensi Kelompok, Pelatihan Berbasis BookletAbstrak
Masa sekolah menengah atas merupakan fase penting bagi remaja dalam mengembangkan kemampuan manajemen waktu, menetapkan prioritas, serta menyeimbangkan tanggung jawab akademik dan non-akademik. Ketidakmampuan mengatur waktu sering memunculkan perilaku prokrastinasi, penurunan motivasi belajar, dan prestasi akademik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajemen waktu siswa kelas X Jurusan Perhotelan di SMK Negeri 6 Surabaya melalui pelatihan berbasis booklet. Metode yang digunakan adalah pendekatan asesmen dan intervensi kelompok. Asesmen dilakukan melalui wawancara, observasi, serta tes psikologis (Tes Inteligensi Standar dan 16 Personality Factors) untuk mengidentifikasi kondisi kognitif, emosional, dan sosial siswa. Intervensi dilakukan dalam lima sesi yang mencakup SMART Goals, Eisenhower Matrix, dan Tips Penjadwalan dengan evaluasi melalui pretest, posttest menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan manajemen waktu dengan rata-rata skor pretest sebesar 71,60 dan posttest sebesar 91,20 (p = 0,012). Siswa menjadi lebih mampu menetapkan tujuan, menyusun prioritas, serta membuat jadwal belajar secara terstruktur, meskipun masih memerlukan pendampingan untuk menjaga konsistensi. Secara kualitatif, tiga siswa menunjukkan perkembangan yang baik dalam keteraturan dan kemandirian, sementara dua siswa lainnya mulai menunjukkan perubahan positif namun belum stabil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah intervensi pelatihan manajemen waktu berbasis booklet efektif dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan waktu siswa. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya pendampingan berkelanjutan oleh guru Bimbingan dan Konseling melalui sesi monitoring rutin dan kerja sama dengan wali kelas agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dan mendukung peningkatan disiplin serta prestasi akademik.
Unduhan
Referensi
Adhani, R. L., Fitria, L., & Sefriani, R. (2024). Hubungan manajemen waktu dengan prokrastinasi siswa kelas XII di SMA Negeri 6 Padang. Insan Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(3), 178–189. https://doi.org/10.56480/insancendekia.v1i3.1054
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. New York: Norton.
Gross, J. J. (1998). The emerging field of emotion regulation: An integrative review. Review of General Psychology, 2(3), 271–299. https://doi.org/10.1037/1089-2680.2.3.271
Macan, T. H., Shahani, C., Dipboye, R. L., & Phillips, A. P. (1990). College students’ time management: Correlations with academic performance and stress. Journal of Educational Psychology, 82(4), 760–768. https://doi.org/10.1037/0022-0663.82.4.760
Nursa’adah, I., Amelia, D., Fitria, R., & Yusri, R. (2025). The relationship between time management and academic procrastination in students of the Faculty of Nursing. Journal of Health and Behavioral Sciences. https://www.researchgate.net/publication/390609193
Piaget, J. (1972). The psychology of the child. New York: Basic Books.
Valente, J., Ribeiro, I., & Alves, R. A. (2024). Time management and academic procrastination: Evidence from students in different school settings. Sustainability, 16(16), 6883. https://doi.org/10.3390/su16166883





