Yuridis terhadap Pengembangan Akad Serta Regulasi Nasional Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Serta Fatwa DSN-MUI
Kata Kunci:
Akad, Ekonomi Syariah, Analisis YuridisAbstrak
Akad merupakan elemen fundamental dalam transaksi ekonomi syariah yang berfungsi sebagai dasar perjanjian hukum antara para pihak. Prinsip-prinsip syariah seperti keadilan, kejujuran, dan amanah menjadi pedoman utama dalam penyusunan dan pelaksanaan akad guna memastikan kesesuaian dengan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis prinsip-prinsip tersebut dalam pengembangan akad pada praktik ekonomi syariah, termasuk dalam sektor perbankan dan pasar modal syariah. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif normatif, kajian ini menelaah kontemporer Islam serta regulasi nasional seperti Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah dan fatwa DSN-MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan akad yang berlandaskan prinsip syariah tidak hanya menjamin keabsahan hukum dan perlindungan hak para pihak, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik dan menumbuhkan keberkahan dalam kegiatan ekonomi.
Unduhan
Referensi
Abdullah, F. D., Fathonih, A., & Athoillah, M. (2021). Analisis Kajian Tafsir Ahkam Tentang Kedudukan Akad Muamalah Pada Lembaga Keuangan Syariah Di Indonesia. Jurnal AT-TAHFIDZ Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(1), 52–69.
Andrean, R., Anwar, K., Adinugraha, H. H., & Syafi’i, M. A. (2022). Hasanah.Id: Inovasi Platform Securities Crowdfunding Syariah Berbasis Investasi Wakaf Tunai Untuk Pengembangan Umkm Yang Berdaya Saing Pada Masa Pemulihan Ekonomi Nasional. Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam, 8(2), 219. https://doi.org/10.30821/se.v8i2.13610
Fahmi, S., Lutfi, M., & Amiruddin, K. (2025). Prinsip syariah dalam pengelolaan akad untuk transaksi ekonomi Islam. SANTRI: Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial, 3(1), 62–73. https://journal.areai.or.id/index.php/SANTRI/article/download/1233/1524/6465
Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah. https://dsnmui.or.id/
Hadjri, M. I., Perizade, B., Saputri, N. D. M., & Putra, B. W. (2022). Pendampingan Penyusunan Berkas Pembiayaan Produktif Bank Syariah bagi Pelaku UMKM di Desa Kotadaro II, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(3), 915–920. https://doi.org/10.54082/jamsi.342
Indriani, I., Nurhayati, & Kurnia, D. (2023). Pelatihan Penyusunan Kontrak Sederhana Bagi Pelaku Industri Umkm. Adibrata Jurnal, 3(2), 24–29. https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/adt/article/view/33150/0
Kamaruddin, M. A., Sari, M., & Riadi, J. (2021). Legitimasi Akad Dalam Transaksi Ekonomi Islam. Al-Kharaj, 1(1), 39–61. https://doi.org/10.30863/alkharaj.v1i1.1544
Marzuki, Masyhuri, & Muttaqin, Q. (2024). Aktualisasi Prinsip Keadilan Pada Akad Murabahah Dalam Menetapkan Margin Keuntungan Di Lembaga Keuangan Syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 709. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.11936
Muhlis. (2022). Pemanfaatan Fintech Peer To Peer Syariah: Perspektif Fiqih Muamalah. Malia (Terakreditasi), 13(2), 229–244. https://doi.org/10.35891/ml.v13i2.3265
Nugroho, K., Kiram, M. Z., & Andriawan, D. (2023). the Influence of Hermeneutics in Double Movement Theory (Critical Analysis of Fazlurrahman’S Interpretation Methodology). QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 2(3), 275–289. https://doi.org/10.23917/qist.v2i3.2531
Prabowo, B. A., Barus, U. M., & Wau, H. S. M. (2023). Implikasi Hukum Hybrid Contract dalam Akad Al-ijarah Wa Ar-rahn pada Pegadaian Syariah di Kota Yogyakarta. Jurnal Mercatoria, 16(2), 151–167. https://doi.org/10.31289/mercatoria.v16i2.10071
Rahayu, Y., & Nurrohim, A. (2022). Dalil Teologis Wanita Bekerja Dalam Al-Qur’an. QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 1(1), 48–64. https://doi.org/10.23917/qist.v1i1.524
Rosyidah, E., & Rofiah, K. (2023). Implementasinya Pada Akad Jual Beli Dalam Pemikiran Ekonomi Abu Hanifah. Jurnal Impresi Indonesia, 2(11), 1015–1028. https://doi.org/10.58344/jii.v2i11.3760
Royani, Hakim, S. A., & Setiawan, I. (2023). Akad Tabarru’, Qardh, Rahn Dan Wadi’ah: Teori Dan Aplikasinya Pada Lembaga Keuangan Syariah. Al Mashalih - Journal of Islamic Law, 4(1), 9–21. https://doi.org/10.59270/mashalih.v4i1.166
Sholihin, R. (2020). Kedudukan Pencatatan Hutang Perspektif Fiqh Muamalah. AlMudharabah: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 2(1), 142–159. https://doi.org/10.22373/al-mudharabah.v2i1.823
Syah, U. A. (2019). Macam-Macam Akad dan Penerapannya dalam Lembaga Keuangan Syariah. Repositori UIN Alauddin, 1–12. https://core.ac.uk/download/pdf/289296482.pdf
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 94. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39655/uu-no-21-tahun-2008
Zuhdi, M. H. (2017). Prinsip-prinsip Akad Dalam Transaksi Ekonomi Islam. IqtIshaduna: Jurnal Ekonomi Syariah, 8(2), 84–85. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/403/167





